Manfaat Madu untuk Menyedapkan Makanan

 Manfaat Madu untuk Menyedapkan Makanan

BIBLIOTIKA - Seiring dengan kemajuan jaman dan perkembangan teknologi, madu pun kini telah mengalami banyak ‘modernisasi’. Kalau dulu madu hanyalah hasil dari ‘karya’ lebah, maka kini madu juga telah diolah dengan mencampurkannya dengan beberapa macam tanaman tertentu untuk menjadikan rasanya semakin khas.

Melalui modifikasi pencampuran tertentu, rasa madu pun kini telah beraneka macam, sehingga dapat disesuaikan dengan selera atau kebutuhan. Madu rambutan, misalnya, memiliki rasa manis yang agak pahit, sedang madu kelengkeng lebih terasa murni manisnya, sementara madu kapuk memiliki rasa manis yang agak asam dan terasa menyegarkan. Namun meskipun beraneka macam rasanya, khasiat madu tetap saja tak tergantikan.

Tidak hanya sebatas untuk tujuan dan keperluan kesehatan, madu juga memiliki kegunaan dalam hal pengolahan makanan, dengan tujuan untuk semakin melezatkan masakan atau memberikan rasa yang khas atau lebih sedap bagi suatu makanan.

Dengan adanya rasa madu yang kini telah beraneka macam dan memiliki rasa khas yang berbeda, para juru masak atau ahli tata boga mulai menyadari bahwa madu dapat digunakan sebagai salah satu resep makanan atau pelezat masakan yang dapat memberikan rasa khas yang semakin menyedapkan atau semakin melezatkan.

Jika digunakan atau dicampurkan untuk memasak daging, umpamanya, madu diketahui dapat menjadikan daging menjadi semakin empuk. Sedangkan jika dioleskan pada masakan panggang, madu dapat menjadikan masakan menjadi nampak lebih kekuningan sehingga lebih menggugah selera.

Sementara itu, para pakar tata boga telah menemukan bahwa madu juga dapat dijadikan sebagai campuran yoghurt atau susu asam, dan makanan yang dihasilkan dari hasil pencampuran ini pun kini telah menjadi salah satu makanan favorit di berbagai negara.

Sebagai minuman atau makanan—jika madu dikonsumsi tanpa dibuat menjadi apapun atau dicampurkan dengan apapun—madu merupakan zat makanan yang sangat kaya akan gizi. Satu kilogram madu adalah setara dengan 50 butir telur, atau setara dengan 5,6 liter susu, atau juga setara dengan 1,7 kilogram daging kambing. Jika melihat perbandingan tersebut, maka kita pun dapat meyakini bahwa hampir mustahil menemukan zat makanan lain yang memiliki kandungan sebesar itu selain madu.

Selain itu, madu juga merupakan bahan pangan yang sangat bermanfaat bagi metabolisme tubuh. Setelah masuk ke dalam sistem pencernaan tubuh, maka enzim katalase yang terdapat di dalam madu akan bekerja melenyapkan zat buangan yang dihasilkan oleh metabolisme tubuh. Manfaatnya, apabila limbah tubuh ini berkurang, maka proses penuaan pada tubuh pun dapat diperlambat atau dalam kata lain menjadikan orang awet muda.

Terakhir, madu juga memiliki khasiat untuk menjaga kebugaran tubuh. Karenanya, orang-orang yang sering menderita lesu atau lemah dan letih sangat dianjurkan untuk sering-sering mengkonsumsi madu dalam kehidupan sehari-harinya untuk tetap menjaga vitalitas dalam keadaan bagus.