Makanan yang Membantu Menurunkan Risiko Diabetes

 Makanan yang Membantu Menurunkan Risiko Diabetes

BIBLIOTIKA - Diabetes termasuk penyakit berat, selain merepotkan, karena mengharuskan penderitanya menjaga pola makan, rutin memantau kesehatan, menjauhi makanan-makanan tertentu, dan lain-lain. Yang jadi masalah, diabetes telah menjadi penyakit yang menimpa banyak orang di masa kini. Karenanya, bisa dibilang siapa pun dapat terserang diabetes jika tidak berhati-hati menjaga kesehatan dan pola makan.

Mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati, khususnya dalam hal diabetes. Untuk mencegah diabetes, beberapa makanan alami bisa dimanfaatkan, karena mengandung zat atau senyawa yang dapat menurunkan risiko diabetes. Kare, misalnya, diketahui dapat dimanfaatkan untuk hal itu, karena mengandung senyawa curcumin. Berdasarkan penelitian, curcumin membantu menurunkan risiko diabetes.

Selain kare, makanan-makanan berikut ini juga memiliki khasiat yang sama.

Keju

Penelitian yang dirilis dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, orang yang rutin mengonsumsi keju mengalami penurunan risiko diabetes sebesar 12 persen.

Kacang

Mengonsumsi kacang semisal almond, walnut, dan mete, dapat menurunkan risiko diabetes. Kacang mengandung kolesterol baik, dan mengurangi protein penyebab peradangan. Penelitian yang dilakukan tim di Louisiana State University Agricultural Center menemukan orang yang secara teratur mengonsumsi kacang memiliki risiko lebih rendah untuk terkena diabetes, penyakit jantung, dan gangguan metabolisme.

Apel dan bluberi

Penelitian yang dipublikasikan American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa apel, pir, dan bluberi, dapat menurunkan risiko diabetes, karena mengandung zat anthocyannin yang membantu dalam hal tersebut.

Buah dan sayur

Buah dan sayur memang makanan terbaik untuk kesehatan, termasuk dalam hal menurunkan risiko diabetes. Berdasarkan studi, orang yang rutin mengonsumsi makanan yang berupa variasi buah dan sayur memiliki risiko diabetes yang lebih rendah.

Kopi

Penelitian di Cina menemukan bahwa kopi bisa menghentikan kinerja protein yang berkaitan dengan diabetes tipe-2. Kopi mengandung kafein, chlorogenic acid, dan caffeic acid, yang bermanfaat dalam mencegah protein tersebut tumbuh dan berkembang, sehingga menurunkan risiko diabetes.