Makanan untuk Mengatasi Detak Jantung Cepat

Makanan untuk Mengatasi Detak Jantung Cepat

BIBLIOTIKA - Umumnya, jantung berdetak lebih cepat saat kita melakukan aktivitas fisik seperti jogging, berlari, berjalan cepat, atau semacamnya. Namun, jika jantung tetap berdetak lebih kencang setelah selesai olahraga dan beristirahat, maka kita perlu mewaspadainya.

Di antara banyak gangguan jantung yang ada, serangan jantung merupakan hal terburuk yang dapat terjadi. Detak jantung cepat (tarkikardia) adalah salah satu faktor yang meningkatkan risikonya. Meski begitu, Anda tidak perlu buru-buru panik. Jika diperlukan, Anda bisa menghubungi dokter berkompeten untuk mendapat saran medis yang baik. Di samping itu, Anda juga bisa mengonsumsi makanan-makanan untuk mengatasi detak jantung cepat yang Anda alami. Berikut ini di antaranya.

Tahu

Selain mampu membantu menurunkan berat badan, tahu adalah makanan alami yang mengandung kalsium serta vitamin, sehingga baik untuk kesehatan jantung.

Pisang

Pisang mengandung mineral potasium tinggi, yang sangat efektif dalam mengurangi atau menurunkan kecepatan detak jantung.

Kismis

Kismis mengandung potasium tinggi, namun rendah sodium. Hal itu menjadikan kismis termasuk makanan yang baik dalam hal mengatasi detak jantung yang cepat secara alami.

Bayam

Kekurangan magnesium diketahui sebagai salah satu penyebab tingginya detak jantung dan gangguan jantung lainnya. Sayuran hijau, khususnya bayam, sangat kaya magnesium, sehingga baik untuk meredakannya.

Almond

Kandungan antioksidan dan vitamin dalam kacang almond menjadikannya sangat baik dikonsumsi untuk mencegah penyakit jantung, karena mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu, almond juga dapat membantu mengontrol nafsu makan, sehingga disebut sebagai camilan terbaik.

Susu

Detak jantung cepat atau tarkikardia bisa disebabkan pula karena tubuh kekurangan kalsium. Susu adalah sumber kalsium yang tinggi, sehingga bisa digunakan untuk mengatasinya.

Bawang putih

Bawang putih baik untuk kesehatan jantung, terutama dalam mencegah penyumbatan pada pembuluh darah. Bawang putih mampu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh, selain kaya antioksidan yang melawan radikal bebas penyebab penuaan.

Tomat

Berdasarkan sejumlah studi, tomat mampu mengurangi risiko penyakit jantung, selain membantu mengurangi nyeri dada karena heartburn.

Alpukat

Alpukat mengandung potasium, senyawa yang diperlukan tubuh untuk mengatur aliran listrik di seluruh bagian tubuh. Mengonsumsi alpukat bisa mengatasi detak jantung yang cepat.

Ikan

Ikan, khususnya ikan-ikan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti tuna, salmon, atau sarden, juga sangat efektif dalam mengatasi detak jantung yang cepat.