Makanan untuk Membantu Mempercepat Kehamilan

 Makanan untuk Membantu Mempercepat Kehamilan

BIBLIOTIKA - Sulit mendapatkan anak memang sebagian besar disebabkan oleh faktor kesuburan, baik suami atau istri. Namun bukan berarti hal lain tidak bisa ikut menyebabkan. Secara persentase, faktor infertilitas atau ketidaksuburan seseorang, pria atau wanita, sekitar 40 persen. Sementara 5-10 persen sisanya adalah faktor lain, bisa pola hidup tidak sehat, pola makan yang tidak baik, dan lain-lain.

Dengan kata lain, pasangan yang sulit mendapat anak tidak hanya perlu memfokuskan perhatiannya pada faktor kesuburan diri dan pasangan, namun juga perlu memperhatikan gaya hidup dan pola makan mereka.

Ada pula pasangan yang telah dikaruniai satu anak, dan ingin menambah anak kedua atau seterusnya. Namun sang istri tidak juga hamil, bahkan sampai bertahun-tahun. Kenyataan itu juga membuktikan bahwa kesuburan bukanlah satu-satunya faktor yang menyebabkan terjadinya kehamilan, namun juga dipengaruhi oleh hal lain.

Di antara upaya yang bisa ditempuh agar mudah punya anak adalah berkonsultasi pada ahli berkompeten. Selain itu, mengonsumsi nutrisi seperti asam folat, vitamin B, dan beberapa lainnya, juga bisa membantu meningkatkan produksi hormon yang berhubungan dengan kesuburan, testosteron, dan estrogen.

Berikut ini adalah beberapa makanan yang mengandung nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan untuk membantu Anda agar cepat hamil.

Asam folat

Sayuran hijau, biji-bijian, hati ayam atau hati sapi, juga kacang-kacangan, adalah beberapa jenis makanan yang mengandung asam folat. Asam folat berperan sangat penting dalam memberikan nutrisi sebelum dan selama kehamilan. Asam folat membantu dalam periode pembelahan sel yang cepat dalam pertumbuhannya. Karenanya, Anda bisa mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung asam folat untuk mempercepat kehamilan, serta mengurangi risiko gangguan perkembangan bayi.

Vitamin B

Di antara makanan yang mengandung vitamin B adalah gandum, ikan laut, kacang-kacangan, susu, dan telur. Berdasarkan penelitian, vitamin B diketahui memiliki hubungan dengan kesuburan reproduksi. Kandungan vitamin B yang berperan dalam kesuburan adalah vitamin B12 untuk pria, dan vitamin B6 untuk wanita.

Vitamin D

Selain vitamin B, vitamin D juga memiliki hubungan dengan kesuburan, khususnya dalam menyeimbangkan hormon yang mempengaruhi reproduksi. Makanan yang mengandung vitamin D di antaranya adalah sereal, keju, hati, telur, jamur, dan susu. Selain itu, vitamin D dari sinar matahari juga memberikan sumbangan dalam ovulasi pada wanita, karena menyebabkan sel telur yang akan tertanam lebih berpeluang tinggi terhadap kehamilan.

Zat besi

Tubuh yang mengalami kekurangan zat besi akan mempengaruhi tingkat kesuburan atau fertilitas. Karenanya, untuk menghindarkan hal itu, Anda bisa mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung zat besi tinggi. Selain menunjang kesuburan, zat besi juga membantu menghindarkan kekurangan darah ketika masa kehamilan tiba. Beberapa makanan yang mengandung zat besi di antaranya adalah daging sapi, salmon, tuna, telur, tahu, selai kacang, dan kismis.

Omega-3

Asam lemak omega-3 bisa diperoleh dari minyak ikan, minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Omega-3 memiliki peran dalam membantu memperlancar aliran darah, sehingga menghasilkan plasenta yang sehat yang dibutuhkan bayi.

Air

Mengonsumsi air dalam jumlah cukup tidak hanya membantu tubuh selalu terhidrasi, namun juga membantu mengatasi masalah kesuburan. Air dapat meningkatkan hormon estrogen pada wanita dan hormon testosteron pada pria. Karena kenyataan itu pula, pasangan yang mengikuti terapi kesuburan biasanya disarankan untuk banyak mengonsumsi air mineral agar tubuh selalu terhidrasi setiap hari.

Yang cukup menarik, ada penelitian yang membuktikan bahwa mandi pagi dengan air dingin juga bisa membantu meningkatkan kesuburan pada pria maupun wanita.