Makanan Penangkal Demensia dan Alzheimer

Makanan Penangkal Demensia dan Alzheimer

BIBLIOTIKA - Sebagaimana tubuh, otak kita juga membutuhkan asupan nutrisi yang tepat. Tubuh yang kekurangan nutrisi akan kehilangan energi dan kesehatan serta mudah digerogoti penyakit, begitu pula dengan otak. Jika tubuh membutuhkan gizi yang tepat untuk menjaga kesehatan serta tetap berenergi, otak membutuhkan asupan nutrisi untuk menjaga serta meningkatkan kemampuan memori dan intelegensi.

Berikut ini adalah makanan-makanan yang baik untuk otak, karena membantu menjauhkan penyakit demensia serta Alzheimer yang biasa menyerang otak.

Gandum

Selain baik untuk menjaga kesehatan jantung, gandum juga mampu mendorong aktivitas regenerasi sel. Selain gandum, biji-bijian juga baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan otak.

Tiram

Di antara makanan laut atau seafood, tiram adalah makanan yang baik dikonsumsi untuk kesehatan otak. Tiram mengandung seng dan zat besi, yang membantu pikiran lebih tajam dan tetap fokus.

Bluberi

Bluberi mengandung antioksidan yang membantu mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. Bluberi juga membantu menjaga keseimbangan dan sinkronisasi sel-sel tubuh, seiring bertambahnya usia.

Kacang-kacangan

Sama seperti buah bluberi, kacang-kacangan juga mengandung antioksidan. Almond, kenari, dan kacang-kacangan lain juga diperkaya asam lemak esensial.

Ceri

Ketika dikonsumsi, ceri membantu tubuh dalam mengatasi peradangan. Buah ini memiliki peran besar dalam mengurangi risiko penyakit jantung dan demensia.

Ikan

Selain mengandung protein dan kalsium yang baik untuk kesehatan, ikan semacam salmon atau tuna juga membantu pertumbuhan otak dengan kandungan asam lemak omega-3 yang dimilikinya.

Tomat

Kandungan zat likopen di dalam tomat membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel-sel, serta mengurangi risiko demensia dan Alzheimer.

Telur

Zat kolin dan vitamin B12 yang terdapat dalam telur sangat membantu dalam membangun sel-sel otak, sehingga dapat meningkatkan kemampuan memori.

Brokoli

Brokoli mengandung berbagai nutrisi, salah satunya vitamin K, yang membantu meningkatkan kekuatan otak secara keseluruhan.

Daging sapi

Daging sapi, khususnya yang tanpa lemak, merupakan sumber zat besi, vitamin B12, dan seng, yang kesemuanya membantu meningkatkan memori serta jaringan saraf di otak.

Yoghurt

Dalam jangka panjang, stres dapat mempercepat sel-sel otak mengalami penuaan. Yoghurt mengandung asam amino, yang salah satu fungsinya mengurangi tingkat stres.

Cokelat

Cokelat, khususnya cokelat hitam, mengandung flavonol yang mampu membantu meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga otak dapat bekerja dengan baik dan optimal.

Kopi

Kopi mengandung kafein, namun juga mengandung antioksidan. Kedua zat yang terdapat dalam kopi tersebut bisa membantu mengurangi risiko Alzheimer dan demensia. Meski begitu, sebaiknya jangan mengonsumsi kopi dalam jumlah berlebihan.