Makanan-makanan yang Meningkatkan Kesuburan

Makanan-makanan yang Meningkatkan Kesuburan

BIBLIOTIKA - Tingkat kesuburan yang baik menjadi hal penting bagi pasangan yang mendambakan anak atau keturunan. Sayangnya, beberapa pasangan mengalami masalah dalam hal ini, sehingga anak yang didambakan tidak juga terwujud. Infertilitas atau ketidaksuburan bisa terjadi pada pihak istri atau pihak suami, atau bahkan pada kedua belah pihak.

Ketidaksuburan bisa disebabkan oleh banyak hal, misal karena faktor keturunan atau pola makan. Standard American Diet (SAD), misalnya, menyatakan bahwa infertilitas atau ketidaksuburan terjadi sebanyak 30 persen akibat pola makan tidak sehat, pola makan tinggi lemak, tinggi gula, namun rendah asupan nutrisi lain.

Jika Anda dan pasangan merencanakan kehamilan untuk mendapatkan anak namun tampaknya mengalami masalah, solusi yang terbaik tentu mengonsultasikannya dengan dokter yang berkompeten untuk mengetahui masalahnya. Jika dokter menyatakan tidak ada masalah serius, Anda bisa meningkatkan kesuburan dengan mengonsumsi makanan-makanan tertentu yang dapat membantu meningkatkan kesuburan. Makanan berikut ini di antaranya.

Produk susu

Susu dan produk susu adalah sumber protein tinggi yang baik dalam meningkatkan kesuburan. Anda bisa mengonsumsi susu sapi, susu kedelai, yoghurt, atau pun keju.

Kacang hijau


Kacang hijau kaya vitamin E yang dapat membantu meningkatkan potensi terjadinya kehamilan. Vitamin E merupakan antioksidan yang melindungi sel dari serangan radikal bebas, serta melindungi sel-sel telur Anda dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain kacang hijau, kecambah juga baik dikonsumsi untuk tujuan sama, karena mengandung vitamin B6 yang merupakan salah satu nutrisi untuk mengatur hormon reproduksi.

Teh

Mengonsumsi teh bisa membantu mencegah terjadinya oksidasi dalam tubuh. Oksidasi dapat merusak sel-sel dalam tubuh, dan teh bisa membantu menangkal kerusakan sel-sel tersebut.

Alpukat

Alpukat mengandung vitamin B6 yang berfungsi meningkatkan produksi hormon pria, dan mengandung potasium yang berfungsi mengatur hormon wanita. Selain itu, alpukat juga mengandung betakaroten, klorofil, vitamin E, vitamin B kompleks, dan asam folat, yang membantu kelancaran metabolisme protein, sehingga dapat menaikkan energi dalam tubuh.

Madu

Madu adalah makanan yang berfungsi seperti obat. Zat-zat yang dikandung dalam madu mudah dicerna oleh tubuh, dan memiliki efek dalam hal menjaga kesehatan.

Asparagus

Asparagus mengandung asam amino asparagines, zat yang berfungsi untuk merangsang ginjal dan membuang sisa metabolisme dalam tubuh. Selain itu, asparagus juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan melepaskan lemak yang berada di dinding pembuluh darah, sehingga dapat meningkatkan kesuburan pria.

Tiram

Tiram sangat kaya zinc atau seng yang diperkaya senyawa L-carnitine dan L-arginine. Hasilnya, tiram mampu meningkatkan kualitas dan produksi sperma, sehingga volume ejakulasi meningkat.

Serat

Serat sangat baik dalam membantu meningkatkan kesuburan. Karenanya, rutin mengonsumsi makanan berserat semisal gandum atau sayuran bisa dilakukan pasangan yang mengalami masalah kesuburan.

Kurma

Kurma bisa membantu mengatasi masalah kemandulan, baik pada pria maupun wanita. Karenanya, kurma pun telah lama dipercaya sebagai salah satu makanan obat yang baik dikonsumsi pasangan yang menginginkan keturunan.

Ginseng

Ketika dikonsumsi, ginseng mampu memperbaiki metabolisme tubuh dan membantu membentuk hormon testosteron. Karena kenyataan itu pula, ginseng pun telah lama dikenal sebagai sumber afrodisiak.

Jahe dan lengkuas

Jahe mengandung zat sineol, yang berfungsi dalam mencegah ejakulasi dini, merangsang ereksi, dan melancarkan peredaran darah. Lengkuas juga memiliki kandungan serta manfaat sebagaimana jahe.

Vitamin D

Kekurangan vitamin D diketahui dapat menurunkan tingkat kesuburan. Di dalam tubuh, vitamin D berperan penting dalam metabolisme kalsium di jaringan reproduksi. Karenanya, untuk meningkatkan kesuburan, Anda bisa mengasup vitamin D dalam jumlah cukup. Vitamin D bisa didapatkan dari telur, minyak ikan, tuna atau salmon, atau bisa pula dari sinar matahari pagi.