Khasiat Kesehatan di Balik Teh Hitam

Khasiat Kesehatan di Balik Teh Hitam

BIBLIOTIKA - Teh yang benar-benar baik umumnya berasal dari ujung atau pucuk daun teh muda yang belum mekar. Tahukah Anda, untuk mendapatkan 1 pound (0,45 kg) teh yang memiliki kualitas paling baik, dibutuhkan lebih dari 80.000 petikan. Produksi teh memang suatu proses yang padat sekaligus menyibukkan, dan setiap tahap pembuatannya merupakan tahap yang penting untuk bisa mendapatkan teh yang berkualitas tinggi.

Teh hitam adalah teh yang difermentasi sebelum pengeringan dan merupakan variasi dari teh hijau. Teh hitam ini juga dikenal dengan sebutan teh merah atau hong cha. Beberapa merek teh hitam terkenal yang berasal dari Cina adalah Dianhong dari daerah Yunnan, Chuanghong dari daerah Sechuan, Qihong dari daerah Anhui, dan Suhong dari daerah Jiangsu.

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa mengkonsumsi teh hitam dapat melindungi tubuh dari sel kanker. Ketika pertama kali penelitian itu dilakukan, para pakar masih belum menemukan jawaban dari kesimpulan tersebut, namun sekarang mereka telah mulai menemukan kaitannya, yakni karena teh hitam mengandung senyawa Tehaflavin-3-monogallate atau yang disingkat dengan istilah TF-2. Ini adalah salah satu senyawa yang berfungsi memerangi kanker.

Sel normal (bukan kanker) yang menerima pasokan TF-2 tidak rusak dan tetap dapat berkembang, namun sel kanker yang menerima pasokan TF-2 akan mati. Hal tersebut telah dibuktikan di laboratorium dalam penelitian, dimana masing-masing sel (sel normal dan sel kanker) diberikan suntikan TF-2, dan hasilnya adalah seperti yang telah disebutkan di atas; sel normal tetap dapat hidup dan berkembang, sementara sel kanker menjadi hancur dan mati.

Hasil penelitian di India menyebutkan kesimpulan yang menambah manfaat dari konsumsi teh hitam ini. Para pakar kesehatan di India menyatakan bahwa mengkonsumsi teh hitam secara teratur dapat membantu mencegah timbulnya penyakit katarak. Tim yang terdiri atas enam orang peneliti itu menyatakan bahwa baik teh hitam ataupun teh hijau memiliki khasiat dalam mencegah penyakit katarak, hanya saja teh hitam lebih efektif untuk tujuan itu.

Selain manfaat-manfaat di atas, teh hitam juga dipercaya (berdasarkan penelitian) dapat mengatasi serangan bakteri yang berbahaya bagi mulut yang biasanya menjadi biang keladi dari sakit pada gusi. Selain itu, teh hitam juga mampu mengurangi atau bahkan menghentikan pertumbuhan plak pada gigi dan juga memproduksi asam yang berfungsi untuk membunuh bakteri-bakteri yang tumbuh pada daerah gigi.

Para ilmuwan yang intens meneliti kandungan manfaat dalam teh hitam ini juga menemukan bahwa teh hitam dapat melindungi seseorang dari penyakit jantung. Hasil penelitian yang terbaru menyatakan bahwa teh hitam juga dapat membantu memulihkan ketidaknormalan fungsi pembuluh darah pada para penderita penyakit jantung koroner.

Untuk memastikan hasil atau kesimpulan penelitian tersebut, para peneliti ini melakukan pengamatan atas pengaruh jangka pendek dan jangka panjang dari konsumsi teh dan air putih pada 50 (lima puluh) sukarelawan pria dan wanita penderita jantung koroner.

Kesehatan dinding pembuluh darah para sukarelawan ini kemudian diperiksa dengan mengukur kemampuan pembuluh nadi di bagian lengan untuk melebar selama periode aliran darah yang deras. Hasilnya menunjukkan bahwa fungsi endotel (permukaan dalam pembuluh darah) para sukarelawan meningkat selama dua jam setelah mengkonsumsi teh hitam (dengan takaran 240 cc).

Peningkatan yang mengesankan juga terlihat setelah mereka (para sukarelawan dalam studi ini) mengkonsumsi empat cangkir teh hitam perhari selama satu bulan, sementara sukarelawan yang mengkonsumsi air putih selama periode waktu yang sama tidak membawa dampak apa-apa.