Khasiat Kesehatan di Balik Teh Hijau

Khasiat Kesehatan di Balik Teh Hijau

BIBLIOTIKA - Selain teh hitam yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh, teh hijau juga memiliki kandungan manfaat yang sama. Tidak hanya baik untuk kesehatan jantung, teh hijau juga dapat mencegah timbulnya penyakit kanker. Para peneliti yang aktif menggeluti penelitian terhadap teh hijau ini menemukan bahwa kanker payudara dan juga kanker prostat dapat dikurangi dengan mengkonsumsi teh hijau.

Suatu penelitian pernah dilakukan untuk meneliti 12 macam produk teh yang semuanya diproduksi di Cina. 12 macam teh itu adalah 6 teh hijau, 2 teh hitam, dan 4 teh oolong yang telah difermentasi. Penelitian itu kemudian membuktikan bahwa secara umum ekstrak teh hijau menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibanding teh ekstrak hitam atau teh yang difermentasi.

Penelitian lain dilakukan dengan membandingkan orang Cina dengan orang Australia. Penelitian itu kemudian menemukan kenyataan bahwa orang-orang Cina lebih jarang menderita kerusakan fungsi endotel atau permukaan dalam pembuluh darah, dibandingkan dengan orang-orang Australia. Hal itu kemudian dikaitkan dengan fakta bahwa masyarakat Cina mengkonsumsi teh hijau dalam jumlah yang lebih besar dibanding orang-orang Australia pada khususnya.

Di antara berbagai jenis teh, teh hijau memang bisa dikatakan lebih populer. Pada mulanya, teh hijau hanya populer di negara-negara Timur, namun sekarang dunia Barat pun kecanduan dengan keharuman dan kesegaran teh hijau.

Popularitas teh hijau dibanding dengan jenis teh yang lainnya memang terletak pada keharuman aroma alaminya dan juga manfaatnya bagi kesehatan yang terbukti amat besar. Aroma teh hijau yang khas ini adalah harum dan lembut, sementara citarasanya terasa ringan di mulut. Teh ini juga terlihat lebih jernih dibanding dengan teh hitam atau teh oolong.

Orang-orang Cina biasa meminum teh hijau setelah mengkonsumsi makanan-makanan yang berlemak atau berminyak, karena teh hijau ini akan menyerap minyak dan membersihkan mulut dari sisa minyak yang berasal dari makanan tadi—dan memang itulah salah satu manfaat khas dari teh hijau ini.

Selain itu, teh hijau juga merupakan jenis teh yang paling cocok jika dikombinasikan dengan bahan teh lain dengan tujuan untuk menambah selera atau melezatkan aroma minuman, misalnya jika dicampur dengan jenis teh melati, teh anggur atau jenis yang lainnya.

Secara garis besar, teh hijau dibagi menjadi dua, yaitu teh hijau Jepang dan teh hijau Cina. Bisa dikatakan bahwa hampir semua teh yang dikonsumsi di Jepang ataupun di Cina adalah teh hijau. Sedangkan di Amerika dan di negara-negara Eropa, popularitas teh hijau baru meningkat dan mulai banyak dikonsumsi masyarakat di sana setelah banyaknya publikasi yang mengaitkan teh hijau dengan manfaatnya yang dapat menangkal kanker.

Yang paling terkenal dari manfaat teh hijau ini adalah senyawa yang dikandungnya dapat melindungi payudara dari serangan kanker. Berdasarkan banyak penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa negara-negara yang mayoritas penduduknya terbiasa mengkonsumsi teh (lebih khusus teh hijau) memiliki tingkat kasus kanker payudara yang lebih rendah dibanding negara-negara lain yang penduduknya tidak atau jarang mengkonsumsi teh hijau.

Bagaimana dengan efek samping teh yang mungkin negatif bagi tubuh?

Yang menggembirakan adalah; teh tidak memiliki efek samping negatif apa-apa bagi tubuh orang yang mengkonsumsinya. Hal ini ditekankan oleh Dr. Gail Sonenshein, seorang pakar tanaman teh, yang menyebutkan bahwa teh sama sekali tidak memiliki efek samping yang merugikan, sehingga orang tidak perlu takut atau khawatir jika mengkonsumsi banyak teh sekalipun.

Karenanya, kalau tujuannya adalah menjaga kesehatan atau mencegah penyakit, orang tidak dilarang jika mengkonsumsi teh hijau sampai 3 gelas atau 5 gelas perhari.