Kalau Kita Menelan Biji Buah, Kenapa Tidak Tumbuh Pohon di Tubuh Kita?

  Kalau Kita Menelan Biji Buah, Kenapa Tidak Tumbuh Pohon di Tubuh Kita?

BIBLIOTIKA - Orang-orang zaman dulu sering menasihati anaknya, “Jangan makan biji buah, nanti tumbuh dalam perutmu.” Sayangnya, nasihat itu tak pernah terbukti, karena sejauh yang kita tahu, belum pernah ada orang yang mampu menumbuhkan pohon di tubuhnya gara-gara tertelan biji semangka, biji jeruk, atau biji anggur. Faktanya, tubuh manusia memang tidak mungkin menumbuhkan pohon dari biji yang kita telan.

Kalau kita melemparkan biji-biji semangka di halaman rumah kita, kemungkinan besar pohon semangka akan tumbuh dan merambat di sana. Tapi sistem tubuh kita tidak seperti tanah di halaman rumah. Ketika kita memasukkan—atau tanpa sengaja menelan—biji buah tertentu, biji itu akan melewati sistem pencernaan, yang salah satunya melalui lambung.

Lambung dalam tubuh kita memiliki kelenjar yang mengeluarkan cairan pencerna penting, yaitu getah lambung. Getah lambung adalah cairan asam klorida (HCL 0.4%) yang berfungsi mengasamkan semua makanan yang masuk ke lambung, juga sebagai zat antiseptik. Kalau kita muntah, kita merasakan asam di mulut, dan asam itu berasal dari zat asam lambung.

Zat asam itu menghancurkan semua biji buah yang tertelan. Suasana asam di lambung tidak cocok untuk tempat biji-bijian yang kebetulan masuk ke sana, sehingga tubuh kita tidak pernah menumbuhkan pohon anggur meski mungkin kita sering menelan biji-bijinya.


Fakta:

Jambu biji lebih banyak mengandung vitamin C dibanding jeruk.

Jambu biji juga dipercaya bisa melindungi tubuh dari kerusakan sel kulit akibat penuaan.

Jika dikonsumsi setengah cup per hari, kacang-kacangan dan biji-bijian sangat baik untuk jantung, dan memperbaiki fungsi otak.