Joseph Lau, Raja Departemen Store Hong Kong

 Joseph Lau, Raja Departemen Store Hong Kong

BIBLIOTIKA - Joseph Lau dikenal sebagai pengusaha Hong Kong, yang memimpin Chinese Estates Holdings, perusahaan yang bergerak di bidang properti. Bisa dibilang, masa lalunya kurang diketahui publik. Namanya baru menjadi perbincangan setelah ia diketahui memiliki department store Sogo di wilayah Hong Kong.

Nama lengkap Joseph Lau adalah Joseph Lau Luen-hung. Ia lahir pada 1951 sebagai warga Hong Kong, dengan akar keluarga di Chaozhou, Guangdong, Cina. Dia mendapat pendidikan di Universitas Windsor, lalu berbisnis di bidang properti dengan mendirikan Chinese Estates Holdings. Diketahui, dia memiliki saham sebanyak 61 persen pada perusahaan tersebut.

Pada tahun 2000, nama Joseph Lau santer diberitakan di mana-mana, saat dia berhasil mengembangkan bisnis departement store Sogo di Hong Kong, dengan membeli aset-aset Sogo. Sogo adalah departement store dari Jepang. Departement store itu nyaris gulung tikar, karena memiliki setumpuk utang. Joseph Lau kemudian membeli departement store tersebut—yang waktu itu kondisinya sudah menyedihkan—lalu memperbaiki dan mengembangkannya.

Sepuluh tahun kemudian, pada 2010, departement store yang semula bobrok itu telah menjadi bangunan mewah, bahkan menjadi yang paling megah di kawasan perbelanjaan Hong Kong. Melalui departement store itu pula, Joseph Lau mengembangkan bisnis ritel pakaian di bawah bendera Sogo Hong Kong. Bahkan, dari kesuksesannya mengelola departement store tersebut, Joseph Lau bisa mengembangkan usaha real estate dengan mendirikan rumah dan apartemen di Hong Kong.

Pada saat ini, departemen store Sogo yang ada di kawasan Causeway Bay menjadi salah satu pusat berbelanja terbesar di Hong Kong. Sukses mengelola departement store tersebut, Joseph Lau lalu mendirikan perusahaan induk yang khusus membawahi bisnis departement store, bernama Lifestyle Internasional Holding. Melalui perusahaan induk itu, Joseph Lau mendirikan dua cabang Sogo di daerah Kowloon dan Tsuen Wan. Sogo di kedua tempat itu kemudian menjadi landmark pusat belanja bagi warga Hong Kong dan wisatawan.

Di setiap gerai Sogo, Joseph Lau mengadopsi toko fashion Jepang yang memperkenalkan konsep one stop shop; satu kawasan yang menawarkan aneka jenis belanja sekaligus. Dengan mengutamakan kualitas barang, jasa, kenyamanan berbelanja, dan lingkungan belanja yang menyenangkan, popularitas Sogo pun menanjak sejak 2004. Departement store itu menjual lebih dari 150 merek lokal dan internasional.

Lifestyle Internasional Holdings, induk usaha Sogo, masuk Bursa Hong Kong melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO), yang menghasilkan dana 1,26 miliar dolar Hong Kong. Bisnis departement store itu, juga bisnisnya di bidang real estate, menjadikan Joseph Lau memiliki kekayaan mencapai 10,9 miliar dollar, dan namanya masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia.

Sebagai miliuner, Joseph Lau terkenal sebagai orang yang menyukai kemewahan. Selain banyak uang, dia juga diketahui memiliki tiga jet pribadi dan koleksi berlian yang sangat mahal.