Fakta-fakta Penting Seputar Roti

 Fakta-fakta Penting Seputar Roti

BIBLIOTIKA - Selain nasi, roti adalah makanan yang sangat populer di Indonesia. Sebegitu populer, hingga kita bisa mendapatkan roti di mana pun, karena banyak dijual di berbagai tempat. Yang menarik, roti memiliki berbagai penampilan dan bentuk yang sering kali sangat menggoda, dengan aneka rasa yang membuat lidah kita menyukainya. Karenanya tidak heran kalau banyak orang menyukai roti.

Pertanyaannya sekarang, apakah roti memang baik untuk kesehatan kita, sebaik rasanya di lidah? Berikut ini beberapa fakta penting seputar roti yang perlu Anda tahu.

Tidak bernutrisi

Meski rasanya enak, sayangnya roti tidak mengandung nutrisi, khususnya roti putih. Memakan roti tidak akan menjadikan Anda memperoleh serat atau manfaat gandum utuh yang ada di dalamnya. Meski begitu, roti yang dibuat dari gandum masih mengandung sedikit nutrisi. Karenannya, jika Anda ingin mengonsumsi roti untuk memperoleh nutrisi, pilihlah roti gandum.

Terlalu banyak garam

Di swalayan atau supermarket banyak tersedia roti dalam aneka bentuk dan kemasan. Sayangnya, kebanyakan roti yang ada di pasaran semacam itu mengandung banyak garam dan sodium. Artinya, Anda harus mewaspadai asupan garam yang telah Anda konsumsi. Tentu saja tidak masalah jika Anda sesekali makan satu dua roti yang dibeli di swalayan. Namun, akan lebih baik jika Anda membuat dan memanggang roti sendiri di rumah, tanpa terlalu banyak menggunakan garam.

Menyebabkan gemuk

Selain garam yang tinggi, roti juga mengandung karbohidrat, zat pengganti gula, juga bahan pengawet. Karenanya, banyak mengonsumsi roti dapat menyebabkan berat badan bertambah. Tentu saja sesekali menikmati roti tidak masalah. Namun, jika Anda ingin menurunkan berat badan, mengurangi konsumsi roti adalah salah satu yang perlu Anda lakukan.

Tidak menimbulkan puas

Memakan roti memang bisa membuat kenyang, khususnya jika kita makan dalam jumlah banyak. Meski begitu, kenyang akibat makan roti tidak memberi kepuasan sebagaimana ketika kita kenyang memakan nasi. Hal itu terjadi karena kurangnya nutrisi yang terkandung di dalam roti.