Fakta-fakta Penting Seputar Lemak

 Fakta-fakta Penting Seputar Lemak

BIBLIOTIKA - Setiap kali mendengar kata “lemak”, yang sering terbayang dalam benak orang adalah “berat badan”. Tampaknya, lemak telah dihubungkan dengan pasti dengan berat badan, atau dianggap sebagai penyebab berat badan berlebih. Karena hal itu pula, banyak orang yang mati-matian menjauhi atau bahkan membenci lemak demi menjaga berat badan ideal, tanpa berpikir bahwa lemak juga dibutuhkan oleh tubuh.

Berikut ini adalah beberapa fakta penting tentang lemak yang perlu Anda tahu, agar lebih bijak dalam menghadapi lemak.

Lemak berguna untuk kesehatan

Lemak tidak selamanya menjadi musuh kesehatan, karena lemak juga dapat berguna untuk menunjang kesehatan. Di dalam tubuh, lemak memiliki peran penting dalam menyerap empat vitamin larut yang penting bagi tubuh, yaitu vitamin A, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Lemak juga penting bagi produksi cairan tubuh dan membran sel. Selain itu, lemak mampu menimbulkan perasaan cepat kenyang.

Lemak mengandung kalori tinggi

Semua lemak mengandung kalori yang tinggi. Karenanya, jika Anda ingin menurunkan berat badan, mengurangi konsumsi lemak menjadi hal penting. Lembaga kesehatan di Amerika merekomendasikan untuk membatasi konsumsi lemak sekitar 15-30 persen dari total kalori Anda setiap harinya.

Lemak memicu serangan jantung dan stroke

Ketika berada di dalam tubuh, lemak jenuh dan lemah trans akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Kolesterol itu lalu dapat menyumbat pembuluh darah, dan menghambat sirkulasi darah ke jantung. Selain dapat memicu serangan jantung, penyumbatan itu dapat mengakibatkan stroke atau kelumpuhan.

Dua jenis lemak

Tidak semua lemak buruk, karena ada pula lemak yang baik. Ada dua jenis lemak, yaitu lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Lemak jenuh memang tidak baik untuk kesehatan jantung, karena dapat meningkatkan kolesterol LDL. Lemak jenuh terdapat pada olahan hewani (daging-dagingan), minyak kelapa, dan kuning telur.

Lemak mempengaruhi kesuburan

Selain mempengaruhi kesehatan, terlalu banyak mengonsumsi lemak juga dapat mempengaruhi kesuburan, khususnya pada kaum pria. Berdasarkan penelitian, pria yang mengonsumsi asupan lemak total dalam jumlah tinggi memiliki jumlah dan konsentrasi sperma yang rendah.