Dampak Positif Rutin Mengonsumsi Probiotik

 Dampak Positif Rutin Mengonsumsi Probiotik

BIBLIOTIKA - Makanan dengan probiotik tidak hanya bermanfaat untuk mengatasi masalah pencernaan. Para ahli menjelaskan bahwa 70-80 persen sistem kekebalan tubuh kita terletak pada usus, sehingga pencernaan yang baik sangat penting—tidak hanya bagi kesehatan sistem pencernaan, namun juga seluruh tubuh. Karenanya, mengonsumsi probiotik setiap hari memberikan dampak positif yang besar bagi tubuh, dan berikut ini di antaranya.

Kesehatan saluran kemih

Saluran kemih, khususnya pada wanita, bisa mengalami masalah karena paparan antibiotik, pil KB, atau hal lain. Penelitian mengungkapkan bahwa probiotik dapat membenahi sistem tersebut, dan mengatasi masalah saluran kemih pada wanita, semisal infeksi jamur atau infeksi saluran kemih. Jika Anda memiliki masalah dengan saluran kemih, makanan dengan kandungan probiotik bisa sering dikonsumsi.

Mengatasi iritasi usus

Selain mengatasi masalah saluran kemih, probiotik juga diketahui dapat membantu mengatasi iritasi usus dan lambung serta penyakit Crohn. Dua penyakit tersebut menyerang sistem pencernaan, dan bisa jadi sangat menyakitkan serta sulit disembuhkan. Meski kenyataan itu masih membutuhkan penelitian lanjutan, namun probiotik terbukti mampu membantu meredakan rasa sakit akibat penyakit tersebut.

Kesehatan mulut dan gigi

Jika Anda memiliki masalah dengan kesehatan mulut dan gigi, Anda bisa menambahkan probiotik dalam diet sehari-hari. Probiotik bisa menghasilkan bakteri baik yang akan menggantikan bakteri penyebab bau mulut, penyakit gigi, atau masalah kesehatan mulut lain. Di samping itu, probiotik juga diketahui mampu mencegah infeksi mulut dan tenggorokan pada anak-anak.

Kesehatan tenggorokan dan telinga

Tidak hanya menjaga kesehatan mulut dan gigi, probiotik juga mampu mengatasi masalah kesehatan atau infeksi pada tenggorokan dan telinga. Penelitian menunjukkan bahwa infeksi tenggorokan dan telinga dapat berkurang hingga 60-80 persen ketika pasien mengonsumsi probiotik setiap hari.

Emosi dan aktivitas otak

Penelitian yang dilakukan di University of California, Los Angeles, menunjukkan bahwa probiotik mampu meningkatkan aktivitas otak, serta dapat mempengaruhi emosi dan sensasi pada otak.