Cantik dan Awet Muda dengan Vegetarian

 Cantik dan Awet Muda dengan Vegetarian

BIBLIOTIKA - Apakah Anda ingin terlihat cantik dan awet muda? Jadilah vegetarian! Oh, ini bukan propaganda vegetaris. Namun, berdasarkan uraian yang telah cukup panjang lebar di atas tentang bagaimana pengaruh gaya hidup vegetarian dalam menjaga kesehatan, bukankah itu juga sudah memberikan semacam jaminan bahwa orang yang vegetaris juga akan nampak lebih segar dan lebih cantik?

Kecantikan tidak hanya berdasarkan kulit luar yang dipoles dengan make-up semata-mata, namun lebih pada apa yang ada di dalam fisik—yang kemudian memancar keluar melalui sinar di wajah. Kesehatan dan kecantikan adalah dua bagian dari satu keping mata uang. Orang yang cantik adalah orang yang sehat, karena orang tidak mungkin nampak cantik kalau tubuhnya sakit dan wajahnya pucat.

Wanita ataupun pria yang terlihat menarik adalah wanita atau pria yang memiliki wajah yang segar—suatu kesegaran alami yang benar-benar terpancar dari kesehatan fisiknya. Dan kalau apa yang disebut ‘cantik’ itu difokuskan pada wajah, maka kita dapat menemukan tiga bagian yang menjadi ‘pilar utama’ yang membuat seseorang nampak cantik, dan tiga hal itu adalah kulit, mulut dan mata.

Sekarang kita akan lihat, bahwa kesehatan dari tiga hal itu bergantung sepenuhnya pada protein, mineral dan vitamin—dan buah-buahan serta sayur-sayuran sangat kaya akan zat-zat tersebut. Bagaimana dengan daging? Sekarang kita juga akan melihat bahwa daginglah yang seringkali justru mendatangkan masalah pada kecantikan, karena lemak hewani yang dikandungnya seringkali menjadi biang keladi dari jerawat, gatal-gatal pada kulit, juga menimbulkan timbunan lemak pada dagu atau pipi.

Ada cukup banyak orang yang mungkin memiliki fisik indah namun ‘dirusakkan’ oleh bau badan yang tidak sedap. Munculnya bau badan yang tidak sedap ini bisa diakibatkan oleh cukup banyak hal, namun masalah itu bisa diselesaikan dengan konsumsi buah, sayur serta rempah-rempah alami.

Jenis makanan itu juga mendukung pengendalian berat badan, dibanding dengan makanan yang mengandung lemak hewani yang justru seringkali mengakibatkan berat badan tak terkendali, sekaligus juga menjadi salah satu pemicu munculnya bau badan yang tidak sedap.

Bagaimana dengan awet muda?

Gejala yang umum terjadi pada masa sekarang ini adalah sesuatu yang dikenal dengan istilah ‘penuaan dini’. Tentu saja proses penuaan pada seseorang adalah sesuatu yang alamiah dan tak bisa dihindarkan, karena memang manusia harus mengalami pergeseran usia—dari muda menjadi tua. Namun apa yang disebut sebagai ‘penuaan dini’ itu bukanlah proses penuaan yang alamiah, karena penuaan jenis ini ‘berlangsung lebih cepat daripada seharusnya’.

Gejala-gejala penuaan dini dapat ditelusuri dari turunnya kesehatan secara berangsur-angsur, seringnya mengalami sakit karena kekebalan tubuh yang menurun, berwajah pucat dan seperti kehilangan kesegaran alami. Penuaan dini ini bisa disebabkan oleh banyak hal, dan salah satunya adalah karena terjadi peningkatan oksidan di dalam tubuh. Timbunan oksidan inilah yang menyebabkan beberapa fungsi tubuh kemudian menjadi tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Jika ditinjau dari sudut penyebab ini, maka cara untuk menghentikan proses penuaan dini adalah dengan menambahkan antioksidan ke dalam tubuh dengan tujuan untuk mengurangi dan menghambat proses kerusakan yang ditimbulkan oleh zat-zat oksidan. Dan antioksidan yang dapat diharapkan untuk itu bisa didapatkan melalui vitamin C dan vitamin E, mineral, beta karoten—dan semua zat ini dapat diperoleh dari buah-buahan, sayur-sayuran, dan juga kacang-kacangan.