Bagaimana Orang-orang Super Kaya Mendapatkan Kekayaannya

  Bagaimana Orang-orang Super Kaya Mendapatkan Kekayaannya

BIBLIOTIKA - Dalam daftar orang-orang terkaya di dunia, ada yang mendapatkan kekayaan dari hasil penemuan atau penciptaan, membangun perusahaan, atau bekerja sebagai pegawai di perusahaan orang lain. Yang memiliki bisnis sendiri, ada yang kaya karena bergerak di bidang minyak, di bisnis pakaian, di bidang media, di sektor properti atau investasi, dan lain-lain.

Memang, tidak semua orang super kaya itu mendapatkan kekayaannya dari hasil usaha sendiri. Beberapa ada yang memperoleh kekayaan besar sebagai warisan. Selain itu, ada beberapa orang super kaya yang tidak menyukai publisitas, sehingga kehidupan pribadinya sangat tertutup dan sulit dilacak, selain fakta bahwa mereka sangat kaya.

Bill Gates, sebagai contoh, tentu tidak sekonyong-konyong masuk dalam daftar orang terkaya di dunia. Dia baru masuk daftar itu—bahkan menduduki posisi pertama—setelah mendirikan Microsoft dan menciptakan Windows, kemudian tahun demi tahun usahanya terus membesar hingga mendatangkan kekayaan luar biasa untuknya. Begitu pula orang-orang lain, yang semula “bukan siapa-siapa”, kemudian masuk dalam daftar orang-orang terkaya karena usaha atau bisnis tertentu.

Nama yang masih relatif baru dalam daftar orang-orang terkaya di dunia adalah Jack Ma dan Lei Jun.

Jack Ma semula bekerja sebagai guru, dengan gaji pas-pasan. Sampai kemudian dia menemukan ide untuk membuat situs di internet, yang ditujukan sebagai sarana mempertemukan pengusaha Cina dengan para pengusaha di luar negeri. Situs itu diberi nama AliBaba (alibaba.com).

Tidak lama setelah muncul di internet, situs itu segera populer karena mengisi celah yang belum ada, tapi dibutuhkan orang banyak. Lalu para investor pun masuk, dan menginvestasikan uangnya. AliBaba kemudian menjadi perusahaan besar dengan omset miliaran dollar, dan Jack Ma pun masuk dalam daftar orang-orang terkaya di dunia.

Hal tak jauh beda terjadi pada Lei Jun. Semula, dia bekerja di perusahaan orang lain, sampai kemudian terpikir untuk membuat smartphone yang canggih, tapi memiliki harga terjangkau. Idenya diwujudkan dengan membuat smartphone bermerek Xiaomi. Kehadiran ponsel Xiaomi pun segera disambut publik, karena memiliki dua hal yang sangat dibutuhkan, yaitu canggih dan harganya terjangkau. Xiaomi memiliki prospek yang sangat bagus dalam bisnis di masa depan, dan para investor pun masuk.

Dalam waktu singkat, Xiaomi segera bersaing dengan perusahaan-perusahaan smartphone canggih lain, yang telah berdiri jauh-jauh hari sebelumnya. Makin membesarnya bisnis Xiaomi juga memberikan penghasilan yang luar biasa besar bagi Lei Jun, hingga namanya masuk dalam daftar orang-orang terkaya di dunia.

Jack Ma dan Lei Jun bisa dibilang “anak kemarin sore” dalam daftar orang-orang terkaya di dunia, karena mereka baru masuk daftar itu belum lama. Kenyataan itu menunjukkan bahwa daftar orang-orang terkaya sebenarnya tidak tertutup bagi orang baru, meski tentu bukan pekerjaan mudah untuk dapat masuk daftar tersebut.