Aneka Cara dan Alternatif Mempromosikan Produk

Aneka Cara dan Alternatif Mempromosikan Produk

BIBLIOTIKA - Anda memiliki suatu produk, namun masih bingung bagaimana mempromosikannya? Berikut ini adalah ide-ide seputar cara promosi, yang bisa Anda coba. Ide-ide berikut ini mencakup cara yang konvensional sampai cara-cara yang kreatif.

Memasang iklan baris di koran. Iklan baris biasa dibaca para pembaca koran, dan memiliki tarif yang relatif murah.

Memasang iklan di buku telepon kuning (yellow pages). Jika Anda berlangganan telepon melalui Telkom, Anda pasti mengenal buku telepon yang di dalamnya juga terdapat iklan untuk berbagai produk. Iklan melalui yellow pages dianggap bagus, karena buku itu selalu digunakan para pengguna telepon di rumah.

Berpromosi di pusat perkulakan. Anda bisa menugaskan beberapa orang/SPG khusus untuk memperkenalkan produk serta brosur/katalog di tempat-tempat perkulakan, baik yang tradisional maupun yang modern. Di tempat-tempat semacam itu, ada banyak orang yang mencari produk untuk dijual kembali.

Mendatangi orang yang prospektif. Jika Anda memiliki produk yang bagus, Anda bisa mencari orang-orang tertentu yang sekiranya bisa ikut membantu memasarkannya. Misalnya pemilik jaringan toko, atau semacamnya. Jika orang tersebut tertarik dengan produk Anda, maka produk itu bisa tersebar ke mana-mana tanpa Anda harus susah-payah. Selain mendatangi secara langsung, Anda juga bisa mencobanya melalui surat, khususnya jika tempat atau alamat orang yang dituju jauh dari tempat Anda.

Beriklan di radio. Berbeda dengan televisi yang sifatnya lebih luas (regional atau nasional), siaran radio lebih bersifat lokal. Karenanya, beriklan di radio pun jauh lebih murah dibanding beriklan di televisi. Selain itu, beriklan di radio juga bisa lebih fokus, karena Anda bisa menilai radio tersebut sebagian besar didengarkan kalangan mana.

Biasanya, masing-masing stasiun radio memiliki segmen pendengar sendiri-sendiri. Ada yang pendengarnya terdiri dari anak-anak muda (karena radio itu memang menyasar segmen tersebut), ada pula stasiun radio yang didengarkan kalangan ibu rumah tangga, para eksekutif, dan lain-lain. Anda bisa memilih stasiun radio yang pendengarnya sesuai dengan produk Anda. 

Terbitkan semacam buletin yang menjelaskan perkembangan terbaru usaha Anda, paling tidak tiga bulan sekali. Anda bisa membagikan buletin itu kepada para pelanggan atau calon-calon pelanggan yang potensial. Dengan adanya buletin semacam itu, masyarakat akan tahu perkembangan usaha Anda, produk-produk baru yang Anda buat, dan sebagainya.

Buat souvenir, seperti kalender, pena, mug, kertas memo, dan sebagainya, yang menampilkan gambar produk Anda. Paling tidak, nama produk atau perusahaan Anda. Dengan cara yang efektif itu, nama atau gambar produk Anda akan melekat dalam ingatan masyarakat. Gambar produk di kalender, misalnya, akan bertahan setidaknya setahun di rumah orang yang memasangnya. Jika Anda membuat kalender yang berisi iklan semacam itu, dan mencetaknya dalam jumlah banyak, lalu membagi-bagikannya ke berbagai restoran atau rumah makan, misalnya, bisa dibayangkan berapa banyak orang yang akan melihat produk Anda.

Rancanglah kaos dengan logo dan nama perusahaan, atau gambar produk Anda. Tidak jauh beda dengan kalender dan souvenir lain, kaos semacam itu bisa dikatakan sebagai iklan berjalan. Orang yang mengenakannya secara tak langsung akan mengiklankan produk Anda melalui kaos tersebut. Tentu saja kaos itu harus dibuat sebaik dan selayak mungkin, sehingga orang juga nyaman memakainya.

Buat kampanye sosial yang berhubungan dengan produk Anda. Misalnya, jika produk Anda sabun cuci, buatlah kampanye mengenai cara mencuci baju yang sehat dan efektif. Jika produk Anda pasta gigi, adakan kampanye perawatan gigi yang baik.

Jajaki kerjasama promosi dengan perusahaan lain yang bukan pesaing. Jika usaha Anda belum bisa dibilang besar, selalu ada usaha lain yang juga sekelas dengan Anda. Bukalah kemungkinan untuk bekerjasama dalam iklan, sehingga biayanya dapat ditanggung bersama. Cara ini efektif, karena menggabungkan dua sumber daya.

Menjaga hubungan dengan pelanggan dengan cara mengiriminya kartu ulang tahun, Lebaran, Natal, atau tahun baru. Anda juga bisa mengirimkan surat berisi ucapan terima kasih karena telah menggunakan produk Anda. Ini cara yang sangat bagus, karena akan mendekatkan pelanggan dengan usaha serta produk Anda.

Selenggarakan sayembara yang bersifat promosi. Ada banyak cara untuk melakukannya. Misalnya dengan mengadakan lomba menulis, yang persyaratan di dalamnya harus mencantumkan nama usaha atau produk Anda.

Selenggarakan seminar yang khusus membahas produk, jasa, dan perusahaan Anda. Misalnya, jika produk Anda adalah shampo, Anda bisa mengadakan seminar yang berhubungan dengan perawatan rambut indah dan sehat, dan Anda bisa membagikan shampo produk Anda kepada para peserta seminar.

Sebarkan brosur dengan menyelipkannya di wiper kaca mobil. Atau bisa pula tugaskan beberapa orang untuk membagikan brosur di perempatan-perempatan lampu merah.

Buatlah video yang khusus berisi penjelasan mengenai produk Anda, dan unggah video tersebut di Youtube. Semakin bagus atau semakin menarik video yang Anda buat, semakin banyak orang yang akan tertarik melihat. Dan semakin sering video itu ditonton, video Anda pun akan semakin populer, begitu pula produk yang diiklankan di dalamnya.

Beriklan dengan menjadi sponsor acara tertentu yang diminati masyarakat. Menjadi sponsor acara-acara tertentu bisa mengenalkan produk Anda dengan mudah sekaligus murah. Sebagai misal, dengan menjadi sponsor acara musik, yang perlu Anda lakukan hanya memberikan sejumlah biaya kepada panitia acara, dan Anda akan diberi hak untuk memasang spanduk, umbul-umbul, dan sebagainya, di tempat acara yang tentunya dihadiri banyak orang.