10 Hal Seputar Etika Menggunakan Handphone

 10 Hal Seputar Etika Menggunakan Handphone

BIBLIOTIKA - Secara resmi, atau secara detail, memang sepertinya belum ada aturan yang secara khusus mengatur etika penggunaan handphone. Setiap negara, setiap wilayah, memiliki perbedaan dalam hal mengenai apa yang bisa dianggap sebagai pelanggaran dalam hal menggunakan handphone. Namun, sebagai gambaran, setidaknya ada sepuluh hal yang perlu diperhatikan menyangkut penggunaan handphone. Berikut adalah sepuluh hal itu:

Ketika handphone Anda berbunyi, maka angkatlah dan terimalah dengan sikap yang sewajarnya.

Ketika menggunakan handphone untuk berkomunikasi, perhatikanlah reaksi orang-orang di sekitar Anda.

Sebaiknya, Anda mematikan atau menonaktifkan nada dering handphone Anda ketika berada di tempat-tempat umum yang tidak mengijinkan keributan atau keramaian. Anda bisa mengganti nada dering dengan nada getar (vibrasi) sehingga Anda akan tetap dapat mengetahui adanya panggilan tanpa harus menggangu orang lain dengan nada dering handphone Anda.

Ketika berada di depan umum, misalnya sebagai pembicara di suatu acara, maka sebaiknya Anda mematikan handphone Anda sama sekali. Jika ini tidak memungkinkan, maka nonaktifkan semua dering yang mungkin berbunyi atau nada apapun di handphone Anda, sehingga acara Anda tidak terganggu hanya karena suara dari handphone di saku Anda.

Kalau Anda meletakkan handphone di ikat pinggang, maka sebaiknya cukup satu perangkat saja yang diletakkan di situ. Rasanya aneh kalau Anda meletakkan dua buah handphone di ikat pinggang, dan kemudian ditambah lagi dengan perangkat lainnya.

Ketika sedang mengendarai kendaraan, hindari melakukan percakapan melalui handphone. Jika memang harus segera menerima telepon yang mungkin penting dan mendesak, maka sebaiknya pinggirkanlah terlebih dulu kendaraan ke tepi jalan untuk kemudian menerima panggilan telepon itu.

Ketika Anda tengah berada bersama kawan atau rekan-rekan, sebaiknya tidak menggunakan earphone atau earpiece ketika menerima telepon, karena ini akan mengakibatkan kebingungan rekan-rekan Anda. Mereka akan kacau untuk menentukan apakah Anda berbicara pada mereka ataukah sedang berbicara pada orang di handphone.

Ketika berbicara melalui handphone, gunakan volume atau intonasi suara yang rendah. Intonasi suara yang tinggi biasanya akan menarik perhatian orang yang kemudian akan memandang Anda dengan sinis karena Anda dianggap mengganggu.

Usahakan untuk tidak menggunakan handphone kalau memang tidak penting. Hal ini khususnya ketika Anda sedang berada di kawasan-kawasan umum. Sepertinya aneh kalau orang terlihat begitu ketergantungan pada perangkat yang satu itu sehingga telinganya sepertinya tak pernah bisa lepas dari handphone.

Fungsi dari sebuah handphone adalah sebagai alat komunikasi. Jadi, sebagus dan sehebat dan semahal apapun perangkat handphone Anda, tak usahlah jadikan handphone sebagai sarana untuk pamer atau untuk menarik perhatian orang.

Catatan:

Etika dalam menggunakan handphone sebagaimana peraturan lainnya yang bersifat umum, dijadikan sebagai pedoman oleh sebagian orang di berbagai belahan dunia dalam menggunakan suatu perangkat—dalam hal ini perangkat handphone. Bagi negara yang heterogen seperti Indonesia, tentu saja ada beberapa hal yang dianggap tidak etis untuk dilakukan oleh seseorang namun dianggap sebagai sesuatu yang wajar bagi orang yang lainnya.