Wertheimer Bersaudara dan Hikayat Coco Chanel

 Wertheimer Bersaudara dan Hikayat Coco Chanel

BIBLIOTIKA - Alain Wertheimer dan Gérard Wertheimer adalah kakak beradik putra pasangan Eliane Fischer dan Jacques Wertheimer. Alain Wertheimer lahir pada 28 September 1948, sedangkan Gérard Wertheimer lahir pada 1 September 1951. Mereka berdua adalah ahli waris perusahaan Chanel.

House of Chanel—atau juga biasa disebut Chanel saja—adalah perusahaan multinasional yang menghasilkan berbagai macam produk busana, parfum, dan perhiasan. Perusahaan itu didirikan oleh Coco Chanel dan Pierre Wertheimer, dan berbasis di Paris, Prancis. Saat ini, perusahaan tersebut mempekerjakan 1.270 karyawan, yang tersebar di 310 lokasi di dunia.

Coco Chanel lahir pada 19 Agustus 1883 di Saumur, Prancis, dengan nama Gabrielle Bonheur Chanel. Pada masa hidupnya, dia terkenal sebagai perancang mode revolusioner dan pembuat parfum terkenal di dunia. Salah satu inovasinya yang terkenal adalah parfum Chanel No. 5 yang diluncurkan pada 1932. Angka 5 merupakan angka kesukaan Coco Chanel, dan semua koleksi produk terbarunya selalu diluncurkan pada hari kelima dari setiap bulan.

Awal popularitas Coco Chanel sebagai seorang perancang busana dimulai ketika dia membuat topi kecil untuk wanita, yang cocok dikenakan di ruangan terbuka. Topi itu menjadi tren di dunia mode selama hampir setengah abad. Dia bersama Pierre Wertheimer lalu mendirikan butik di Deauville, Prancis, yang menjual berbagai topi, jaket, dan pakaian yang cocok digunakan di luar ruangan. Butik itu diberi nama House of Chanel.

Pada masa itu (tahun 1929), hanya wanita kaya yang dapat mengenakan celana panjang. Namun, Coco Chanel mengubah pandangan tentang cara berbusana wanita, dan memperkenalkan wanita pada celana panjang dan pakaian olahraga untuk wanita lainnya. Dari situlah kemudian usaha serta popularitas Coco Chanel terus melambung, hingga terkenal sebagai perancang busana kelas dunia. Sejak itu, House of Chanel memiliki banyak cabang di berbagai tempat.

Setelah Coco Chanel dan Pierre Wertheimer meninggal, usaha butik itu diwariskan kepada putranya, yaitu Jacques Wertheimer. Setelah Jacques Wertheimer meninggal, usaha warisan itu kembali diwariskan kepada dua putranya, yaitu Alain Wertheimer dan Gerard Wertheimer. Meski begitu, Alain Wertheimer lebih terkenal sebagai pengendali House of Chanel, sementara Gérard mengurusi kebun-kebun anggur yang juga milik perusahaan Chanel.

Di bawah kepemimpinan Alain Wertheimer, Chanel kemudian mengakuisisi merek-merek lain, juga membeli saham-saham peruahaan busana lain. Di samping memproduksi pakaian dan tas, Chanel juga mengeluarkan produk berupa parfum, sepatu, aneka aksesoris, perhiasan, hingga anggur. Kebun-kebun anggur milik Chanel di antaranya Château Rauzan di Margaux, Prancis, dan Château Canon di Saint-Emilion, yang keduanya terkenal sebagai kebun-kebun penghasil anggur berkualitas. Kebun-kebun itu dikelola oleh Gérard Wertheimer.

Sejak didirikan puluhan tahun lalu, Chanel telah menjadi trade merk kalangan atas. Pada abad ke-19, Chanel telah menjadi identitas kaum bangsawan, dan identitas itu tetap terjaga hingga di abad ke-21 kini. Kenyataannya, produk-produk Chanel memiliki harga sangat mahal, sehingga konsumennya pun terbatas pada kalangan atas. Model-model yang digunakan untuk memperagakan atau mengiklankan produk-produk Chanel pun biasanya model-model glamor semacam Nicole Kidman, Anna Mouglalis, Audrey Tautou, Keira Knightley, hingga Marilyn Monroe.

Sebagai pemimpin perusahaan yang memproduksi barang-barang untuk orang kaya, tentu wajar kalau si pemilik perusahaan juga masuk dalam jajaran orang-orang kaya. Kenyataannya, Alain Wertheimer dan Gérard Wertheimer, sang pewaris House of Chanel, masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia, dengan kekayaan gabungan sebesar 9,5 miliar dollar.