Makanan-makanan yang Meningkatkan Pendengaran

 Makanan-makanan yang Meningkatkan Pendengaran

BIBLIOTIKA - Umumnya, ketajaman indra pendengaran mulai berkurang saat usia semakin tua. Namun, karena berbagai hal—misalnya karena sering terpapar suara bising—indra pendengaran juga bisa mengalami masalah. Untuk mengatasi hal itu, Anda bisa mengonsumsi makanan-makanan yang dapat membantu meningkatkan pendengaran, agar telinga dapat selalu mendengar dengan baik. Berikut ini di antara makanan yang bisa diperhatikan.

Kalium

Makanan yang mengandung kalium adalah sumber yang baik dalam hal menjaga kesehatan pendengaran atau meningkatkan pendengaran. Kalium adalah mineral yang membantu menjaga kadar cairan dalam darah sehingga dapat meningkatkan kemampuan pendengaran. Di dalam telinga kita juga terdapat cairan yang kaya kalium.

Beberapa makanan yang merupakan sumber kalium di antaranya kentang, bayam, tomat, kismis, aprikot, pisang, melon, jeruk, yoghurt, dan susu rendah lemak.

Folat

Selain kalium, folat sama pentingnya dalam menjaga dan meningkatkan indra pendengaran. Asam folat diperlukan tubuh untuk menghasilkan sel-sel baru, serta meningkatkan sirkulasi darah. Sirkulasi yang baik memastikan bagian dalam telinga ikut sehat.

Makanan-makanan yang merupakan sumber asam folat di antaranya adalah sereal, hati, bayam, brokoli, asparagus, kacang hijau, alpukat, selada, kacang, jus tomat, telur, stroberi, pepaya, pisang, dan melon.

Magnesium

Di antara penyebab masalah pendengaran adalah radikal bebas yang diakibatkan paparan suara keras. Magnesium dapat melindungi telinga dan indra pendengaran Anda, karena dapat melindungi tubuh dari radikal bebas. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat magnesium yang rendah dalam tubuh menyebabkan pembuluh darah di telinga menyusut, merampas oksigen dan membuat telinga mudah tuli.

Karenanya, mengonsumsi makanan yang mengandung magnesium dapat mengatasi masalah pendengaran, serta meningkatkan kemapuan telinga untuk mendengar. Anda bisa mendapatkan sumber magnesium dari pisang, kentang, bayam, dan brokoli.

Seng

Seng atau zinc termasuk mineral yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membantu mencegah infeksi telinga.

Sumber makanan zinc di antaranya adalah kacang mete, kacang almond, kacang tanah, kacang polong, lentil, cokelat hitam, tiram, daging sapi, dan ayam.

Mineral mikro

Mineral mikro, di antaranya mangan, memiliki fungsi dalam meningkatkan pendengaran Anda, dengan cara membantu otak dan saraf berfungsi dengan baik.

Anda bisa mendapatkan asupan mineral mikro dari apel, aprikot, alpukat, kacang-kacangan, nanas, kismis, seledri, dan kuning telur.

Vitamin D

Vitamin D dibutuhkan untuk membantu penyerapan kalsium bagi tulang. Hal itu juga mempengaruhi telinga. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan osteopenia, yaitu kondisi ketika tulang-tulang dalam telinga mengeras dan berpori, yang menyebabkan hilangnya pendengaran.

Anda bisa mendapatkan asupan vitamin D dari minyak ikan cod, minyak ikan, salmon, makarel, ikan tuna, hati, dan kuning telur. Sinar matahari pagi juga termasuk sumber vitamin D yang baik.

Vitamin B12

Tidak hanya vitamin D, vitamin B12 juga membantu meningkatkan pendengaran dengan cara mengendalikan produksi sel darah merah, menurunkan produksi homosistein, yang menyebabkan gangguan pendengaran, dan mencegah timbulnya tinnitus.

Makanan-makanan yang termasuk sumber vitamin B12 di antaranya adalah susu, telur, daging sapi tanpa lemak, dan kerang.

Omega-3

Asam lemak omega-3 membantu meningkatkan pendengaran, karena asam lemak tersebut mempengaruhi otak dalam berkomuniasi dengan telinga. Kandungan omega-3 juga mencegah peradangan, dan memastikan pesan-pesan antara otak dan telinga dikirim secara efektif.

Sumber makanan yang mengandung asam lemak omega-3 di antaranya adalah ikan, udang, kenari, biji rami, daging sapi, kedelai, tahu, dan kembang kol.