Makanan-makanan untuk Mengatasi Depresi

 Makanan-makanan untuk Mengatasi Depresi

BIBLIOTIKA - Di masa lalu, para dokter percaya bahwa depresi disebabkan terjadinya ketidakseimbangan neurotransmitter dalam otak yang disebut serotonin. Karenanya, pengobatan depresi di masa lalu difokuskan dengan meningkatkan kadar serotonin di otak, untuk menghilangkan depresi.

Namun, di masa sekarang, diketahui bahwa depresi juga bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin dan mineral, yang sebagian besar terdiri dari karbohidrat, kafein, dan gula. Dengan kata lain, depresi sering kali juga disebabkan oleh penyebab umum, yaitu nutrisi yang buruk.

Karenanya, kita bisa mencegah atau mengatasi depresi dengan meningkatkan konsumsi pada makanan-makanan yang mampu mengatur pengiriman gizi yang akan meningkatkan fungsi otak, serta mengatur kimiawi otak. Berikut ini di antaranya.

Ikan

Penelitian telah menunjukkan, bahwa orang yang mengalami depresi sering kali juga mengalami kekurangan asam lemak yang disebut EPA. Ikan, semacam salmon atau tuna, mengandung asam lemak tersebut. Selain itu, omega-3 yang terkandung di dalam salmon atau tuna juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, dan memperbaiki kesehatan kardiovaskular.

Beras cokelat

Beras cokelat (brown rice) adalah makanan rendah glikemik, yang berarti bahwa makanan tersebut melepaskan glukosa secara perlahan ke dalam aliran darah, mencegah penurunan gula darah dan perubahan mood.

Beras cokelat juga makanan yang tinggi serat juga mengandung vitamin B1 dan B3, serta berbagai mineral yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi optimal. Di antara manfaatnya yang lain adalah menjaga kesehatan sistem pencernaan dan menurunkan kolesterol.

Brewer’s yeast

Brewer’s yeast mengandung vitamin B1, B2, dan B3, juga mineral termasuk seng, protein berkualitas tinggi, dan asam lemak omega-3. Selain itu, makanan ini juga mengandung amino acid yang sangat penting untuk sistem saraf, yang menjadikannya sangat baik dalam mengatasi depresi.

Jika Anda mengalami intoleransi terhadap yeast (ragi), Anda tidak perlu mengonsumsinya. Namun, jika Anda tidak masalah dengan ragi (tidak mengalami intoleransi), Anda bisa mencampurkan brewer’s yeast ke dalam smoothie apa pun untuk dosis harian anda.

Gandum utuh

Gandum utuh mengandung folic acid, pantothenic acid, dan vitamin B6 serta B1, yang memberikan gizi peningkat kemampuan otak. Selain itu, gandum utuh juga membantu menurunkan level kolesterol, meringankan saluran pencernaan, dan membantu menghindari penurunan gula darah yang dapat mengarah pada perubahan mood.

Kubis

Menurut American Association for Cancer Research, kubis membantu memberikan perlindungan terhadap stres, infeksi, dan penyakit jantung, juga berbagai jenis kanker. Hal itu dimungkinkan, karena kubis mengandung vitamin C dan folic acid.

Selain makanan, berikut ini hal-hal di luar makanan yang juga bisa membantu meminimalisir kemungkinan depresi:

Sinar matahari adalah penyembuh depresi yang alami. Karenanya, dapatkan sinar matahari yang cukup.

Berolahraga dapat meningkatkan mood dan mengubah kimiawi otak dengan cara positif. Karenanya, sebaiknya rutinlah berolahraga, setidaknya tiga kali dalam seminggu.

Banyak tertawa juga merupakan obat depresi yang ampuh. Tontonlah film-film lucu, atau bacalah buku-buku humor, untuk bisa tertawa lepas.