Makanan-makanan untuk Membantu Perut Rata (2)

 Makanan-makanan untuk Membantu Perut Rata

BIBLIOTIKA - Dalam sebutir apel terdapat sekitar 5 gram serat, dan mengandung 85 persen air, yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Selain itu, apel juga mengandung quercetin, yaitu senyawa yang membantu memerangi kanker tertentu, mengurangi kolesterol, dan menyehatkan paru-paru.

Buah-buah beri

Buah-buahan beri, seperti stroberi, bluberi, raspberry, dan lainnya, mengandung banyak serat. Serat sangat penting bagi tubuh, khususnya jika Anda melakukan diet. Semakin banyak serat yang Anda konsumsi, semakin sedikit kalori yang diserap oleh tubuh dari makanan-makanan yang Anda makan. Para ahli merekomendasikan agar Anda mengonsumsi 25-35 gram serat setiap hari.

Serat sangat baik untuk diet, karena serat mengikat partikel makanan dan mengangkut partikel-partikel tersebut keluar dari sistem, sebelum partikel-partikel tersebut sepenuhnya dicerna oleh tubuh. Buah-buahan beri mengandung banyak serat, selain memiliki antioksidan tinggi yang membantu melindungi Anda dari penyakit-penyakit kronis seperti kanker, serta meningkatkan aliran darah dan memperbaiki kontraksi otot.

Sayuran hijau

Sayur-sayuran hijau mengandung karotenoid, selain kalori rendah yang membantu mengecilkan perut. Dalam satu cangkir bayam, misalnya, hanya terkandung 40 kalori. Sedangkan dalam secangkir brokoli hanya terdapat 55 kalori. Sayuran hijau membantu mencukupi kebutuhan serat harian Anda, tanpa memberi banyak tambahan kalori.

Selain itu, sayuran hijau juga merupakan sumber kalsium yang penting bagi kontraksi otot. Karenanya, aktivitas olahraga Anda akan sangat terbantu dengan konsumsi sayuran hijau.

Yoghurt

Penelitian yang dipublikasikan di International Journal of Obesity menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi kalsium dari yoghurt lebih banyak kehilangan lemak di sekitar perut dibandingkan orang yang mendapatkan kalsium dari sumber lainnya. Hal itu dimungkinkan, karena bakteri probiotik yang ada dalam yoghurt membantu sistem pencernaan tetap sehat, serta mengurangi gas, kembung, sembelit, yang dapat menjaga perut tetap rata.

Untuk mendapatkan khasiat yoghurt, Anda bisa mengonsumsi satu hingga tiga cangkir yoghurt bebas kalori. Pilihlah yoghurt tanpa pemanis, yang mengandung senyawa aktif yang hidup. Untuk mendapatkan serat tambahan, Anda bisa menambahkan potongan buah segar ke dalamnya.

Sup sayur

Penelitian yang dilakukan di Pennsylvania State University menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi sayuran dengan kaldu (atau dengan krim yang rendah kalori) dua kali sehari bisa menurunkan berat badan lebih mudah dibandingkan orang-orang yang mengonsumsi jumlah kalori yang sama melalui makanan ringan. Selain itu, orang yang biasa mengonsumsi sup juga mengalami penurunan berat badan rata-rata sekitar 7,25 kilogram setelah satu tahun.

Mengonsumsi sup sayuran tidak hanya membantu Anda menurunkan berat badan, merampingkan tubuh, serta membantu perut rata, namun juga membantu menyuplai kebutuan tubuh Anda terhadap sayuran.

Salmon

Ikan salmon, atau ikan tuna dan makerel, adalah sumber asam lemak omega-3 yang merupakan lemak sehat yang membantu membakar lemak dan meningkatkan metabolisme tubuh sehingga lebih efisien. Studi yang dilakukan di Australia menunjukkan bahwa orang dengan kelebihan berat badan yang mengonsumsi ikan setiap hari mampu meningkatkan respons insulin-glukosa mereka. Artinya, makanan laut itu membantu pencernaan yang lambat, dan mencegah rasa lapar. Yang tidak kalah penting, ikan salmon atau lainnya adalah sumber protein yang juga dibutuhkan oleh tubuh.

Dibanding ikan jenis lain, salmon bisa dibilang paling mahal. Meski begitu, salmon mengandung asam lemak omega-3 paling banyak. Salmon liar juga diketahui mengandung asam lemak omega-3 lebih banyak dibanding ikan salmon hasil peternakan.

Jika kebetulan Anda tidak mengonsumsi makanan laut, Anda masih bisa mendapatkan asupan omega-3 melalui biji rami (yang digiling dan ditaburkan pada sereal) atau biji kenari.