Makanan-makanan Penangkal Batuk dan Pilek

Makanan-makanan Penangkal Batuk dan Pilek

BIBLIOTIKA - Pergantian cuaca yang ekstrem kadang membawa dampak bagi sebagian orang, di antaranya flu, batuk, dan pilek. Meski bisa dibilang masalah tersebut tergolong penyakit ringan, namun batuk dan pilek bisa mengganggu pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.

Biasanya, orang menggunakan bantuan pil atau obat tertentu untuk mengatasi batuk dan pilek. Namun, jika Anda menginginkan cara yang lebih alami, Anda bisa memanfaatkan makanan-makanan berikut ini.

Susu skim

Darah putih dalam tubuh kita sangat dibutuhkan untuk melawan penyakit yang datang, khususnya batuk dan pilek. Kekurangan vitamin D dapat mempengaruhi kerja darah putih dalam melawan penyakit, sehingga tidak dapat bereaksi atau melawan penyakit secara efektif. Susu skim banyak mengandung vitamin D yang diperlukan tubuh, sehingga Anda bisa mengonsumsinya untuk mengefektifkan kinerja darah putih di tubuh Anda.

Paprika merah

Selain vitamin D, tubuh kita juga membutuhkan vitamin C untuk melawan penyakit yang datang. Selama ini, kebanyakan orang mungkin mengira jeruk merupakan sumber vitamin C. Namun, paprika merah memiliki kandungan vitamin C tiga kali lebih banyak dari jeruk.

Teh hijau

Semua jenis teh memiliki kandungan manfaat bagi kesehatan, namun teh hijau dianggap sebagai salah satu yang baik dalam mengatasi penyakit, khususnya batuk dan pilek. Studi dari Harvard University menyatakan bahwa peminum teh memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dalam melawan penyakit daripada peminum kopi. Dalam hal ini, teh hijau dinilai lebih baik, karena mengandung antioksidan yang tinggi.

Yoghurt


Yoghurt mengandung bakteri probiotik yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan menurunkan risiko penyakit gusi atau bahkan beberapa jenis kanker.

Keju dari susu kambing

Keju dibuat dari bahan susu, umumnya susu sapi. Namun, keju yang dibuat dari susu kambing memiliki kandungan zat tembaga yang mampu menjaga sistem kekebalan tubuh Anda. Selain itu, keju jenis ini hanya mengandung 76 kalori dan 4 gram lemak jenuh.

Bluberi

Penelitian di USDA Agriculture Research Service di Little Rock, Arkansas, menyebutkan bahwa buah beri, khususnya bluberi, sangat baik dalam melawan penyakit karena mengandung antioksidan.

Kwaci labu

Kwaci yang berasal dari biji labu mengandung zinc, mineral yang baik untuk sistem kekebalan tubuh, selain mampu mengurangi gejala flu. Meski begitu, sebaiknya jangan mengonsumsinya secara berlebihan. Wanita usia 19 tahun ke atas hanya perlu 8 mg per hari, sedangkan pria membutuhkan 11 mg per hari.

Jamur

Jamur mengandung antiviral dan atibakterial yang dapat menangkal virus dan bakteri. Selain itu, jamur juga merupakan sumber vitamin D yang baik untuk sistem kekebalan tubuh.

Brokoli

Studi yang dipublikasikan di The Journal of Nutritional Biochemistry menyatakan bahwa sayur berdaun hijau mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Brokoli memiliki berbagai nutrisi yang dapat membantu tubuh Anda melawan penyakit.

Pasta

Tidak sedikit orang yang melakukan diet dengan menjauhi karbohidrat atau lemak, dan bisa jadi Anda juga melakukannya. Jika Anda sedang terserang flu, batuk, atau pilek, Anda perlu memikirkannya kembali. Karbohidrat dan lemak mengandung nutrisi penting seperti zat besi dan zinc, yang membantu menjaga sistem kekebalan tubuh dan memberi energi.