Makanan-makanan Penambah Kecerdasan

Makanan-makanan Penambah Kecerdasan

BIBLIOTIKA - Kecerdasan seseorang bisa dibilang tidak memiliki batas maksimal, karena otak dapat terus berkembang melalui banyak cara. Upaya meningkatkan kemampuan otak atau kecerdasan bisa dilakukan melalui pendidikan, rajin membaca buku atau koran dan majalah, menonton tayangan televisi yang menambah wawasan, dan lain-lain.

Di luar hal-hal tersebut, kita bisa mendukung tujuan itu dengan mengonsumsi makanan-makanan yang tepat, sehingga upaya meningkatkan kecerdasan bisa lebih mudah terlaksana, karena otak mendapat asupan nutrisi yang tepat. Berikut ini di antaranya.

Salmon

Ikan salmon adalah sumber terbaik asam lemak omega-3 (DHA dan EPA) yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru menunjukkan bahwa orang yang lebih banyak mendapat asupan asam lemak omega-3 memiliki pemikiran lebih tajam, dan memperoleh hasil memuaskan dalam uji kemampuan, dibanding orang yang tidak mendapat asupan asam lemak omega-3.

Telur

Selain harganya relatif murah dan mudah didapatkan di mana-mana, telur adalah sumber protein yang baik, khususnya dalam mendukung perkembangan kecerdasan. Pada bagian kuning telur terdapat kandungan kolin, zat yang mampu membantu perkembangan memori atau daya ingat.

Kacang tanah

Kacang tanah atau selai kacang adalah sumber vitamin E, yang merupakan antioksidan yang mampu melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E yang terdapat pada kacang membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa dalam tubuh untuk kebutuhan energi.

Gandum murni

Otak kita membutuhkan suplai atau ketersediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan dalam mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Selain itu, gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.

Oat

Oat atau oatmeal mengandung nutrisi yang penting bagi otak, juga mampu menyediakan energi atau bahan bakar bagi otak yang sangat kita butuhkan ketika mengawali aktivitas di pagi hari. Serat dalam oat membantu menjaga otak tetap terpenuhi kebutuhannya sepanjang pagi. Selain itu, oat juga mengandung vitamin E, vitamin B, potasium, dan mineral seng, yang membantu tubuh serta fungsi otak berfungsi pada kapasitas optimal.

Buah beri

Buah-buahan beri, termasuk stroberi, bluberi, blackberry, dan lainnya, mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang bermanfaat mencegah kanker serta membantu perkembangan otak. Secara umum, semakin kuat warna buah beri, semakin banyak pula nutrisi yang dikandungnya.

Daging sapi tanpa lemak

Agar tetap dapat berenergi dan berkonsentrasi dengan baik, tubuh kita membutuhkan zat besi. Daging sapi tanpa lemak adalah sumber makanan yang mengandung banyak zat besi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, tubuh kita akan terbantu dalam penyerapan zat besi dari sumber lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat.

Sayuran berwarna

Sayuran berwarna seperti tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, dan bayam, adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang membantu sel-sel otak selalu kuat dan sehat. Bagi wanita, mengonsumsi sayuran setiap hari dapat mengurangi risiko terkena diabetes hingga 9 persen, karena sayuran mengandung kalori dan lemak yang rendah, antioksidan yang tinggi, serat, bermacam vitamin, serta mineral.

Susu dan yoghurt

Susu atau makanan yang berasal dari susu, semisal yoghurt, mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi itu penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter, dan enzim. Selain menjadi sumber energi bagi otak, kandungan protein dan karbohidrat dalam susu atau yoghurt juga membantu kita merasa kenyang lebih lama.

Kacang-kacangan

Selain mengandung protein serta karbohidrat kompleks, kacang-kacangan juga mengandung serat, vitamin, dan mineral. Jika dikonsumsi pada waktu siang hari, kacang dapat membantu mempertahankan energi dan kemampuan berpikir hingga di sore hari.

Berdasarkan penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega-3 dibanding jenis kacang lain. Asam lemak omega-3 memiliki fungsi penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak.