He Xiangjian, dari Tutup Botol Menjadi Milyarder

 He Xiangjian, dari Tutup Botol Menjadi Milyarder

BIBLIOTIKA - Berawal dari usaha pembuatan tutup botol, He Xiangjian mengubah bisnisnya menjadi perusahaan elektronik terbesar di Cina. Saat ini, lelaki yang lahir pada 1942 itu dikenal sebagai pengusaha Cina yang mendirikan Midea, produsen berbagai alat elektronik kebutuhan rumah tangga.

He Xiangjian memulai usahanya di Beijiao, pada 1968. Waktu itu, dia memiliki sedikit modal yang dapat digunakan untuk memulai usaha. Karena modal yang pas-pasan, dia hanya mampu mendirikan usaha pembuatan tutup botol. Usaha yang dinamai Midea itu berjalan, dan He Xiangjian mendapatkan beberapa klien yang membutuhkan tutup botol untuk produk-produk mereka. Seiring berkembangnya bisnis, He Xiangjian mulai merambah pembuatan onderdil kendaraan.

Selama waktu-waktu itu, bisa dibilang Midea hanya memproduksi barang-barang tidak utuh, semisal tutup botol dan onderdil. Memasuki 1980, He Xiangjian memutuskan untuk mulai memproduksi barang secara utuh, dan sejak itulah Midea mulai memproduksi kipas angin listrik. Lima tahun kemudian, Midea mulai memproduksi AC (air conditioner). Sejak itu, pembuatan AC menjadi pokok produksi Midea.

Selama 15 tahun berikutnya, Midea memproduksi aneka barang, termasuk lemari es, mesin cuci, microwave, dan lain-lain. Barang-barang produksi Midea terus diterima pasar Cina, sampai kemudian He Xiangjian mulai memasuki pasar luar negeri. Pada 2007, dia mendirikan perusahaan Midea di Vietnam. Langkah itu menandai periode ekspansi internasional Midea. Pada tahun berikutnya, Midea bekerja sama dengan produsen microwave Horizont, untuk memasuki pasar di Belarusia.

Memasuki 2010, Midea juga menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan di luar negeri, termasuk produsen AC Amerika, Carrier Corporation. Kerja sama mereka menjadikan Midea bisa menjual produk-produknya ke Kairo, Mesir, Brasil, Argentina Chili, hingga India. Pada April 2013, perusahaan Midea mulai terdaftar di pasar saham Shenzen. Satu tahun berikutnya, pada 2014, perusahaan Xiaomi menginvestasikan 200 juta dollar untuk Midea Group.

Pada saat ini, Midea Group berkantor pusat di Shunde, provinsi Guangdong, Cina, dan terkenal sebagai perusahaan yang memproduksi alat-alat kebutuhan rumah tangga. Perusahaan itu mempekerjakan 135.000 karyawan, dan produk mereka meliputi AC, lemari es, mesin cuci, mesin pencuci piring, oven microwave, ceret, dispenser air, dan vakum pembersih. Semuanya menggunakan merek Midea.

Selain menggunakan merek Midea, perusahaan itu juga memproduksi berbagai peralatan dengan merek lain. Pada 2008, misalnya, Midea mengakuisisi perusahaan Little Swan yang memproduksi peralatan laundry dan pendingin. Sejak itu, Little Swan menjadi salah satu merek milik Midea. Mereka juga menggunakan merek Hualing, setelah mengakuisisi perusahaan tersebut.

Dalam upaya untuk terus melahirkan inovasi produk, Midea telah mempertahankan kebijakan untuk menggunakan 3 persen dari seluruh pendapatan perusahaan ke upaya penelitian dan pengembangan. Dalam hal kekayaan intelektual, Midea telah memiliki sejumlah paten yang telah terdaftar, sehubungan dengan produk-produk mereka. Sementara He Xiangjian, sang pendiri Midea, kini tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia, karena memiliki kekayaan sebesar 9,9 miliar dollar.