George Kaiser, Miliarder yang Tak Suka Publisitas

 George Kaiser, Miliarder yang Tak Suka Piblisitas

BIBLIOTIKA - George Kaiser adalah pengusaha Amerika yang masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia, juga masuk dalam daftar 50 dermawan Amerika. Dia lahir pada 29 Juli 1942 di Tulsa, Oklahoma, AS, dan mendapat mendidikan di Harvard College (meraih gelar BA), serta di Harvard Business School (meraih gelar MBA).

Setelah lulus dari Harvard Business School pada 1966, dia bergabung dengan perusahaan ayahnya, yaitu Kaiser-Francis Oil Co. Perusahaan itu telah didirikan sejak 1940 oleh ayah dan paman George Kaiser.

Ayah George Kaiser, yaitu Herman Kaiser, semula menjadi hakim di Jerman hingga 1935. Ketika Nazi berkuasa di Jerman, dia dipecat dari pekerjaannya karena keturunan Yahudi. Herman Kaiser dan istrinya lalu pindah ke Inggris pada 1938, kemudian beremigrasi ke Amerika Serikat. Mereka menetap di Tulsa, Oklahoma, bersama adik Herman Kaiser yang telah menetap di sana sebelumnya.

Di Tulsa, Herman Kaiser dan adiknya mendirikan usaha pengeboran minyak. Ketika George Kaiser bergabung pada 1966, usaha tersebut sudah tumbuh besar. Pada 1969, George Kaiser mengambil alih kepemimpinan perusahaan Kaiser-Francis Oil Company, setelah ayahnya mengalami serangan jantung. Kemudian, pada 14 Oktober 1992, Herman Kaiser meninggal dunia, dalam usia 88 tahun.

Meninggalnya sang ayah menjadikan George Kaiser mengendalikan perusahaan sepenuhnya, karena perusahaan itu diwariskan kepadanya. Di bawah kendali George Kaiser, perusahaan itu terus tumbuh hingga menjadi 23 perusahaan yang semuanya bergerak di bidang eksplorasi energi di Amerika Serikat.

Pada 1990, George Kaiser merambah bisnis lain dengan membeli Bank of Oklahoma dari Federal Deposit Insurance Corporation. Waktu itu bank tersebut bisa dibilang tidak berkembang. Tapi George Kaiser kemudian mengembangkannya, hingga dia lebih dikenal sebagai pebisnis di dunia perbankan daripada pengusaha minyak.

Bank yang terkenal dengan singkatan BOK itu lalu memiliki 20 cabang yang tersebar di Oklahoma, dan beroperasi di sembilan negara. Saat ini, BOK adalah bank terbesar ke-23 di Amerika Serikat, dan George Kaiser memiliki 61 persen saham perusahaan tersebut.

Di Amerika, George Kaiser dikenal sangat menutup privasinya, dan menghindari publisitas. Dia tidak pernah menghadiri acara-acara sosial yang biasa diadakan masyarakat, dan tidak pernah memberikan wawancara untuk media.

Dalam urusan pekerjaan, dia dikenal sangat gila kerja. Orang-orang yang bekerja dengannya menceritakan bahwa George Kaiser biasa bekerja 70 jam seminggu di kantornya, dan tidak suka liburan. Karenanya, meski terkenal kaya-raya, dia tidak memiliki pesawat terbang pribadi atau kapal pesiar seperti umumnya para miliuner. Padahal dia diketahui memiliki kekayaan sebesar 9 miliar dollar.

Meski begitu, George Kaiser terkenal sebagai dermawan yang murah hati. Pada 2008, majalah BusinessWeek memasukkan George Kaiser sebagai salah satu dari 50 dermawan Amerika. Dia mendirikan George Kaiser Family Foundation, yang ditujukan untuk memerangi kemiskinan, mendukung kesehatan, mempromosikan pendidikan untuk anak-anak, dan menyumbang banyak yayasan amal untuk kemanusiaan.

Karena tidak menyukai publisitas, George Kaiser biasa menyumbangkan banyak amal tanpa liputan media, bahkan secara anonim. Publik baru tahu sumbangannya, ketika pihak yang disumbang mengumumkan bahwa sumbangan tersebut berasal dari George Kaiser.