Galen Weston, Pengusaha Makanan Inggris

 Galen Weston, Pengusaha Makanan Inggris

BIBLIOTIKA - Nama lengkapnya Willard Gordon Galen Weston, dan dia lahir pada 29 Oktober 1940 di Marlow, Britania Raya. Dia dikenal sebagai pengusaha Inggris-Kanada yang memimpin George Weston Limited, perusahaan pengolahan dan distribusi makanan terkemuka.

George Weston Limited sebenarnya didirikan oleh ayah Galen Weston, yaitu George Weston, yang memiliki usaha perdagangan roti dan biskuit. Pada 1930-an, George Weston mengakuisisi cukup banyak pabrik roti di Inggris, dan memodernisasi pabrik-pabrik tersebut. Dari situlah kemudian George Weston Limited berdiri, sebagai perusahaan induk yang membawahi berbagai perusahaan yang dikelolanya. Tapi Galen Weston tidak serta-merta mewarisi perusahaan ayahnya. Sebaliknya, dia merintis usahanya sendiri, hingga juga tumbuh dan berkembang.

Pada 1961, setelah lulus dari kuliahnya di University of Western Ontario, Galen Weston pindah ke Dublin, dan mendirikan sebuah toko kelontong dengan uang milik sendiri. Usaha toko kelontong itu tumbuh, dan diikuti cabang kedua dan seterusnya, yang lalu berkembang menjadi supermarket dengan nama Powers. Pada 1965, supermarket milik Galen Weston telah menjadi enam buah.

Empat tahun kemudian, pada 1969, Galen Weston mengakuisisi sebuah departement strore yang nyaris bangkrut, dan memperbaruinya. Departement store itu ia beri nama Penneys. Dalam waktu satu tahun, Penneys telah memiliki empat cabang. Dua tahun kemudian, Penneys mulai dibangun di luar Dublin, diikuti sebelas cabang lain, termasuk di Irlandia Utara. Pada awal 1970-an, Galen Weston memperluas usahanya dengan mengakuisisi Quinnsworth, yang merupakan pesaingnya dalam bidang ritel.

Pada 1971, Galen Weston mengakuisisi Loblaw, supermarket di Ontario yang nyaris bangkrut. Satu tahun kemudian, pada 1972, Loblaw menjadi usaha yang menguntungkan. Pada 1984, Loblaw telah menjadi supermarket terbesar dan paling menguntungkan di Kanada. Pada akhir 1980-an, Loblaw memiliki lebih dari 300 toko dan lebih dari 1.200 operasi waralaba.

Semua usaha yang dibangun Galen Weston tersebut bisa dibilang lepas dari peran ayahnya, karena dia membangun usahanya secara mandiri. Namun, ketika ayahnya meninggal dunia, Galen Weston pun menerima warisan sang ayah, yaitu perusahaan yang dibangun ayahnya, George Weston Limited.

Setelah George Weston Limited menjadi milik Galen Weston, dia menjadikan perusahaan tinggalan ayahnya sebagai perusahaan induk yang membawahi semua perusahaan lain yang telah dibangunnya sendiri. Sementara perusahaan roti yang dulu dirintis ayahnya dibuatkan perusahaan tersendiri, dengan nama Weston Food, yang juga ada di bawah George Weston Limited.

Karenanya, sekarang, Galen Weston tidak hanya terkenal sebagai pengusaha yang bergerak di bidang ritel dan supermarket, tapi juga sebagai produsen roti dan biskuit. Menggunakan jaringan supermarket yang dimilikinya, Galen Weston pun mendistribusikan roti serta biskuit yang dibuat perusahaannya dengan mudah, dan menjangkau banyak wilayah.

Atas semua keberhasilannya dalam bisnis tersebut, Galen Weston memiliki kekayaan sebesar 9,6 miliar dololar, dan menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Dia mendirikan yayasan amal bernama Garfield Weston Foundation, yang telah menyumbangkan banyak dana untuk tujuan pendidikan, program beasiswa, hingga konservasi dan pemeliharaan ekologi.