Kumpulan Quote Kahlil Gibran (6)

Kumpulan Quote Kahlil Gibran

BIBLIOTIKA - Kahlil Gibran adalah penyair Lebanon yang legendaris. Popularitasnya menjangkau dunia timur maupun barat, dan namanya abadi serta terus dikenang sampai saat ini, meski ia telah meninggal dunia puluhan tahun yang lalu.

Selama hidupnya, Kahlil Gibran menulis buku-buku yang kemudian terkenal di seluruh dunia, semisal Broken Wings (Sayap-sayap Patah), The Prophet (Sang Nabi), dan lain-lain. Meski sebenarnya Kahlil Gibran juga seorang pelukis, namun dia lebih dikenal sebagai penulis atau penyair, karena keindahan dan kedalaman kata-katanya yang luar biasa.

Keindahan kata-kata itu pula yang menjadikan banyak kalimat Kahlil Gibran menjadi quote atau kata-kata mutiara yang dibagikan banyak orang. Kenyataannya, Kahlil Gibran memang bisa menulis kalimat-kalimat hebat tentang banyak hal, sehingga layak dijadikan quote. Berikut ini adalah qoute-qoute Kahlil Gibran, yang kami hadirkan secara bersambung dalam rangkaian artikel serial.

***

Laki-laki membeli kemegahan dan kemasyhuran, tapi perempuanlah yang membayarnya. —Kahlil Gibran

Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya. —Kahlil Gibran

Sepanjang masa mudaku, cinta akan menjadi guruku. Saat umurku separuh baya, ia akan menjadi penolongku. Dan ketika aku tua nanti, ia akan menjadi kesenanganku. —Kahlil Gibran

Cinta adalah satu-satunya bunga yang tumbuh dan mekar tanpa pertolongan musim. —Kahlil Gibran

Cinta yang dibasuh dengan air mata akan suci dan indah selamanya. —Kahlil Gibran

Cinta bukanlah tanpa pengorbanan—tak ada mawar yang tak berduri, tidak akan ada penghargaan terhadap kebahagiaan sebelum jiwa merasakan kegetiran. —Kahlil Gibran

Setiap orang adalah putra dari perempuan yang mencintainya. —Kahlil Gibran

Cinta adalah kebahagiaan yang bergetar. —Kahlil Gibran

Kemarilah, kekasihku, dan jangan tinggalkan aku. Kehidupan lebih lemah dari kematian, dan kematian lebih lemah dari cinta. —Kahlil Gibran

Bisakah kebahagiaan perempuan dibeli dengan penderitaan suaminya? Tapi bolehkah seorang lelaki menundukkan perasaan istrinya supaya ia dapat tetap bahagia? —Kahlil Gibran

Cinta adalah kelemahan alam yang ditimpakan kepada kita oleh manusia pertama. —Kahlil Gibran

Cinta di dalam hati kita terbagi-bagi seperti dahan-dahan pohon cedar. Jika suatu saat pohon itu kehilangan salah satu dahan yang kuat, ia akan menderita namun tidak mati. Pohon itu mengerahkan seluruh daya kehidupannya ke dalam dahan yang lain, sehingga dahan tersebut tumbuh dan mengisi tempat yang kosong. —Kahlil Gibran

Bagi jiwa, cinta seperti anggur dalam gelas. Yang kau lihat adalah airnya, dan yang tersembunyi adalah semangatnya. —Kahlil Gibran

Cinta adalah pengetahuan agung yang memungkinkan manusia untuk melihat sebanyak yang dilihat ara dewa. —Kahlil Gibran

Perempuan masa lalu adalah istri yang bahagia, namun perempuan masa kini adalah seorang nyonya yang menderita. Di masa lalu ia berjalan dalam cahaya dengan mata buta, sedangkan sekarang ia berjalan dengan mata terbuka di dalam kegelapan. —Kahlil Gibran

Cinta akan menyertaiku hingga akhir hidupku, dan sesudah kematian pun tangan Tuhan akan menyatukan kami kembali. —Kahlil Gibran

Cinta ibarat seekor burung cantik, berharap ditangkap, tetapi menolak untuk disakiti. —Kahlil Gibran

Hati seorang perempuan tak berubah oleh waktu dan musim. Bahkan jika mati abadi, hati itu takkan hilang wujudnya. —Kahlil Gibran

Cinta memperlakukan kita seperti matahari yang menghidupi dan mematikan padang-padang dengan panas teriknya. —Kahlil Gibran

Cinta menyatukan masa kini dengan masa lalu dan masa depan. —Kahlil Gibran

Cinta pertama adalah kenangan paling indah bagi setiap manusia. —Kahlil Gibran

Hati yang disatukan kesedihan tak akan terpisahkan oleh kemenangan dan rasa bahagia. Cinta yang dibasuh oleh air mata akan tetap murni dan indah senantiasa. —Kahlil Gibran