Kumpulan Quote Kahlil Gibran (5)

Kumpulan Quote Kahlil Gibran

BIBLIOTIKA - Kahlil Gibran adalah penyair Lebanon yang legendaris. Popularitasnya menjangkau dunia timur maupun barat, dan namanya abadi serta terus dikenang sampai saat ini, meski ia telah meninggal dunia puluhan tahun yang lalu.

Selama hidupnya, Kahlil Gibran menulis buku-buku yang kemudian terkenal di seluruh dunia, semisal Broken Wings (Sayap-sayap Patah), The Prophet (Sang Nabi), dan lain-lain. Meski sebenarnya Kahlil Gibran juga seorang pelukis, namun dia lebih dikenal sebagai penulis atau penyair, karena keindahan dan kedalaman kata-katanya yang luar biasa.

Keindahan kata-kata itu pula yang menjadikan banyak kalimat Kahlil Gibran menjadi quote atau kata-kata mutiara yang dibagikan banyak orang. Kenyataannya, Kahlil Gibran memang bisa menulis kalimat-kalimat hebat tentang banyak hal, sehingga layak dijadikan quote. Berikut ini adalah qoute-qoute Kahlil Gibran, yang kami hadirkan secara bersambung dalam rangkaian artikel serial.

***

Dari hati seorang wanita yang peka mengalir kebahagiaan manusia, dan dari kebaikan jiwanya yang mulia hadirlah kasih sayang manusia. —Kahlil Gibran

Cinta lewat di hadapan kita, dihiasi kelembutan hati; tetapi kita lari dari padanya dalam ketakutan, atau kita malah bersembunyi di dalam kegelapan, atau kita merenggutnya untuk melakukan perbuatan jahat atas nama cinta. —Kahlil Gibran

Cinta adalah seekor burung jelita, yang berharap untuk ditangkap, namun menolak untuk disakiti. —Kahlil Gibran

Cinta adalah pengetahuan surgawi yang menyalakan mata kita dengan menunjukkan kepada kita segala sesuatu seperti para dewa melihatnya. —Kahlil Gibran

Cinta adalah istirahat panjang bagi raga di dalam kesunyian makam, kedamaian bagi jiwa dalam kedalaman keabadian. —Kahlil Gibran

Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan dan yang mampu membuka pikirannya, merasakan kesabaran yang pahit, dan kesulitan yang menyedihkan. —Kahlil Gibran

Jangan mengira bahwa kau dapat mengarahkan arah jalan cinta, sebab apabila kau dianggap layak baginya, maka cinta akan mengarahkan jalan bagimu. —Kahlil Gibran

Cinta ada di dalam jiwa sendiri, bukan di dalam raga. Dan laksana anggur, cinta membangkitkan diri kita untuk menerima anugerah Cinta Ilahi. —Kahlil Gibran

Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta. —Kahlil Gibran

Kenangan adalah anugerah Tuhan yang tidak dapat dihancurkan oleh maut. —Kahlil Gibran

Kenangan manis adalah hadiah terbaik yang kita bawa kemana-mana. —Kahlil Gibran

Wanita itu laksana agama ketika kebodohan belum mencemarinya, bagai bulan purnama ketika awan tak menghalanginya, seperti angin sepoi yang tak tersentuh oleh kecurangan dan kekotoran. —Kahlil Gibran

Jika kau mencintai seseorang, biarkan saja dia pergi, sampai dia kembali, dia sepenuhnya selalu menjadi milikmu. Tetapi jika dia tidak kembali, dia sebenarnya tidak pernah ada di hatimu. —Kahlil Gibran

Cinta adalah semua yang dapat kucapai, dan tidak ada yang akan dapat mencabut diriku dari padanya. —Kahlil Gibran

Bibir yang berciuman mengucapkan rahasia yang tak terpahamkan oleh lidah. —Kahlil Gibran

Orang tak akan memetik cinta kecuali setelah menderita ketidakhadiran dan kesabaran yang getir serta putus asa yang hitam. —Kahlil Gibran

Jika cinta tidak membawamu kembali kepadaku dalam kehidupan ini, maka cinta akan menyatukan diriku dengan dirimu dalam kehidupan mendatang. —Kahlil Gibran

Cinta yang terbatas hanya menampakkan rasa kepemilikan kepada kekasihnya. Namun cinta yang tidak terbatas hanya menginginkan cinta itu sendiri. Cinta yang berasal dari kenaifan dan gelora masa muda akan terpuaskan dengan cara memiliki, dan tumbuh dengan pelukan dan ciuman. Tapi cinta yang dilahirkan di pangkuan cakrawala dan diperanakkan oleh rahasia-rahasia sang malam tidak memuaskan dirinya dengan apa pun, kecuali kekekalan dan keabadian. —Kahlil Gibran