Kumpulan Quote Kahlil Gibran (2)

Kumpulan Quote Kahlil Gibran

BIBLIOTIKA - Kahlil Gibran adalah penyair Lebanon yang legendaris. Popularitasnya menjangkau dunia timur maupun barat, dan namanya abadi serta terus dikenang sampai saat ini, meski ia telah meninggal dunia puluhan tahun yang lalu.

Selama hidupnya, Kahlil Gibran menulis buku-buku yang kemudian terkenal di seluruh dunia, semisal Broken Wings (Sayap-sayap Patah), The Prophet (Sang Nabi), dan lain-lain. Meski sebenarnya Kahlil Gibran juga seorang pelukis, namun dia lebih dikenal sebagai penulis atau penyair, karena keindahan dan kedalaman kata-katanya yang luar biasa.

Keindahan kata-kata itu pula yang menjadikan banyak kalimat Kahlil Gibran menjadi quote atau kata-kata mutiara yang dibagikan banyak orang. Kenyataannya, Kahlil Gibran memang bisa menulis kalimat-kalimat hebat tentang banyak hal, sehingga layak dijadikan quote. Berikut ini adalah qoute-qoute Kahlil Gibran, yang kami hadirkan secara bersambung dalam rangkaian artikel serial.

***

Semoga diberkati tanganmu yang senantiasa terbuka, dan semoga diberkati tangan-tanganmu yang tak terlihat. —Kahlil Gibran

Kasih adalah anggur suci yang disuling para dewa dari hati mereka, dan dicurahkan ke dalam hati manusia. —Kahlil Gibran

Satu jam yang dihabiskan untuk mencari keindahan dan cinta, lebih utama dari satu abad penuh keagungan yang muncul dari ketakutan yang lemah terhadap yang kuat. —Kahlil Gibran

Pemberian yang berasal dari rasa keadilan adalah lebih mulia daripada pemberian yang berasal dari belas kasihan. —Kahlil Gibran

Bagi orang murah hati, mencari seseorang yang akan menerima adalah kebahagiaan yang lebih besar, daripada perbuatan memberinya.  —Kahlil Gibran

Tunjukkan wajah ibumu, dan akan kuceritakan siapa dirimu. —Kahlil Gibran

Lagu yang membisu dalam hati seorang ibu bernyanyi di bibir anaknya. —Kahlil Gibran

Anak-anak kalian bukanlah anak-anak kalian. Mereka adalah anak-anak kehidupan yang merindukan kehidupannya sendiri. —Kahlil Gibran

Ibu adalah sumber cinta, kasih sayang, simpati dan ampunan. Dia yang kehilangan ibunya berarti telah kehilangan jiwa suci yang mampu memberkati, dan memberikan petunjuk yang tiada henti-hentinya. —Kahlil Gibran

Tidurlah, anakku, dan impian manis akan menghampiri jiwamu, tak gentar akan pesona malam dan tak kedinginan. —Kahlil Gibran

Kata paling indah yang keluar dari bibir manusia adalah kata “Ibu”, dan panggilan paling indah adalah “Ibuku”. Sebuah kata yang penuh dengan segala harapan dan cinta. Sebuah kata yang indah dan merdu, yang keluar dari dasar kalbu. Ibu adalah segala-galanya, dia adalah penghibur kita kala ditimpa kesusahan, harapan kita dalam kesedihan, dan kekuatan kita dalam kelemahan. —Kahlil Gibran

Cinta adalah ayahku. Cinta adalah ibuku. Hanya ayah dan ibuku yang tahu tentang cinta. —Kahlil Gibran

Jika kau menemukan sahabat, akan kautemukan kekayaan yang tiada habis-habisnya. —Kahlil Gibran

Setiap orang melihat orang lain melalui seseorang. —Kahlil Gibran

Persahabatan adalah pertanggungjawaban yang manis, bukannya peluang. —Kahlil Gibran

Jalan menjadi luas dan mudah dengan adanya kawan seperjalanan. —Kahlil Gibran

Berikan yang terindah untuk persahabatan. Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu. Sebab apa makna persahabatan jika sekadar mengisi waktu senggang? Carilah ia untuk bersama—menghidupkan sang waktu! —Kahlil Gibran

Jangan ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa. Karena cinta kasih yang masih mengandung pamrih hanyalah jaring yang ditebarkan ke udara—hanya menangkap kekosongan semata. —Kahlil Gibran

Berikanlah yang terbaik milikmu kepada sahabatmu. Jika ia harus tahu saat surut gelombang jiwamu, beritahu juga saat pasangnya. Untuk apa kau bersusah-payah mencari sahabat untuk membunuh? Carilah selalu kawan untuk hidup. Karena tugas sahabatlah memenuhi kebutuhanmu, bukan kehampaanmu. Dan dalam manisnya persahabatan, biarkan tawa berderai, dan saling berbagi kenikmatan, karena dalam bulir-bulir embun jiwa tertemukan pagi dan segar kembali. —Kahlil Gibran