Kumpulan Quote Kahlil Gibran (1)

Kahlil Gibran

BIBLIOTIKA - Kahlil Gibran adalah penyair Lebanon yang legendaris. Popularitasnya menjangkau dunia timur maupun barat, dan namanya abadi serta terus dikenang sampai saat ini, meski ia telah meninggal dunia puluhan tahun yang lalu.

Selama hidupnya, Kahlil Gibran menulis buku-buku yang kemudian terkenal di seluruh dunia, semisal Broken Wings (Sayap-sayap Patah), The Prophet (Sang Nabi), dan lain-lain. Meski sebenarnya Kahlil Gibran juga seorang pelukis, namun dia lebih dikenal sebagai penulis atau penyair, karena keindahan dan kedalaman kata-katanya yang luar biasa.

Keindahan kata-kata itu pula yang menjadikan banyak kalimat Kahlil Gibran menjadi quote atau kata-kata mutiara yang dibagikan banyak orang. Kenyataannya, Kahlil Gibran memang bisa menulis kalimat-kalimat hebat tentang banyak hal, sehingga layak dijadikan quote. Berikut ini adalah qoute-qoute Kahlil Gibran, yang kami hadirkan secara bersambung dalam rangkaian artikel serial.

***

Kalau kau memberi dari hartamu, tidak banyaklah pemberian itu. Kalau kau memberi dirimu sendiri, itulah pemberian yang penuh arti. Kalau seseorang memberikan sesuatu kepada orang lain dengan kesenangan di hati, maka kesenangan itulah yang menjadi anugerah pengganti. —Kahlil Gibran

Ada yang memberi tanpa merasa gembira atau sedih hati, bahkan tanpa mengingat bahwa ia telah memberi. Mereka hanya memberi, seperti bunga-bunga di lembah sana yang menyebarkan wewangiannya ke udara. Lewat mereka inilah Tuhan berbicara, dan dari sinar lembut tatapan mereka Dia tersenyum kepada dunia. —Kahlil Gibran

Kedermawanan adalah memberi lebih banyak dari kemampuanmu, kebanggaan adalah mengambil lebih sedikit dari yang kaubutuhkan. —Kahlil Gibran

Sungguh baik memberi ketika diminta, tetapi lebih baik lagi adalah memberi tanpa diminta. —Kahlil Gibran

Temukan yang terbaik dari seseorang, dan katakan itu padanya. Kita semua membutuhkan pujian. —Kahlil Gibran

Rasa cinta dan sayang yang kita eluskan ke hati orang yang kesulitan, lebih tinggi dari kebaikan yang tersembunyi di bilik-bilik rumah peribadatan. —Kahlil Gibran

Kesalahan kita yang paling buruk adalah terlalu sibuk mengurusi kesalahan orang lain. —Kahlil Gibran

Air mata kesedihan menyucikan hati. Hati yang suci mengundang senyuman. Senyuman adalah juga perlambang kehidupan yang adil. —Kahlil Gibran

Jarak yang terbentang antara kau dan tetangga dekatmu yang tidak disertai rasa cinta dan persahabatan, akan lebih lebar dari yang terentang antaramu dan orang-orang yang kaucintai, meski terhalang oleh tujuh benua dan tujuh lautan. —Kahlil Gibran

Kehidupan sehari-harimu adalah tempat sembahyangmu. Sulit membayangkan bagaimana seseorang menyebut dirinya beragama tetapi setiap hari pekerjaannya hanya menyakiti hati orang lain. Susah dimengerti, kalau ada orang yang datang ke tempat ibadah demikian rajinnya, atau menyumbangkan dana besar untuk pembuatan tempat ibadah, tetapi hampir setiap hari mencuri uang orang lain. —Kahlil Gibran

Kasih sayang merupakan kebahagiaan yang menggetarkan. —Kahlil Gibran

Manusia diperhitungkan bukanlah berdasar penampilannya, melainkan hatinya. —Kahlil Gibran

Kecantikan adalah kehidupan yang wajah sucinya terungkap. —Kahlil Gibran

Di sini ada sebuah ciuman untuk tanganmu yang diberkati. Dan di sini ada ciuman yang lain untuk matamu yang bercahaya. —Kahlil Gibran

Ada tujuh langit dalam puisi. Ada tujuh langit di antara orang-orang yang kita hargai—di samping orang-orang yang sama sekali tidak memiliki langit. Dan kau selalu berada di langit ketujuh denganku, dan aku selalu mengakuinya. —Kahlil Gibran

Cinta lebih kuat dari kematian, dan kematian lebih kuat dari kehidupan. Betapa menyedihkan jika manusia saling bermusuhan. —Kahlil Gibran

Tuhan memberikan sebuah cahaya dalam setiap ujung jarimu, dan dalam kekuatan hatimu. —Kahlil Gibran