Kisah Rasulullah tentang Kambing dan Alat Tenun

Kisah Rasulullah tentang Kambing dan Alat Tenun

BIBLIOTIKA - Imam Ahmad memberitakan dari Humaid bin Hilal, bahwa dia berkata, “Ada seorang lelaki yang sering bolak-balik di kampung kami, lalu dia membawa cerita yang aneh-aneh kepada orang-orang kampung.”

Dia pernah bercerita, “Suatu ketika aku datang ke Madinah dalam rombongan dagang, lalu aku menjual semua barang-barang yang kubawa. Lalu aku berkata kepada diriku, ‘Mengapa aku tidak pergi kepada lelaki yang membawa ajaran baru itu? Barangkali aku dapat mendengar berita-berita yang aneh untuk kubawa kembali bersamaku?’

“Maka aku pun pergi kepada Rasulullah SAW untuk bertanya sesuatu, lalu beliau menunjuki arah sebuah rumah. Katanya, ‘Ada seorang wanita yang tinggal di rumah itu. Pernah dia mengikuti tentara Islam berjihad, dan ditinggalkannya 12 ekor kambingnya, dan sebuah alat tenun yang digunakannya untuk menenun pakaian. Saat dia kembali dari berjihad, didapatinya kambingnya hilang seekor, dan alat tenunnya pun hilang. Dia merasa sedih atas kehilangannya itu. Maka dia pun mengangkat kedua tangannya, dan berdoa kepada Tuhannya dengan penuh kesungguhan. Ia berkata, ‘Ya Tuhanku! Engkau telah memberikan jaminan bahwa siapa yang keluar berjihad pada jalanmu, Engkau akan memelihara harta bendanya, dan sekarang aku telah kehilangan seekor kambing, dan alat tenunanku. Jadi aku minta ganti kambing yang hilang dan alat tenunanku itu!’

“Rasulullah SAW menceritakan betapa sungguh-sungguhnya dia berdoa dan memohon kepada Tuhannya, sehingga pada esok harinya dia mendapati di pintu rumahnya kambingnya yang hilang itu, dengan seekor kambing lagi bersamanya. Dia juga melihat alat tenunnya ada di situ, dengan sebuah alat tenun yang lain. ‘Itulah ceritanya’, kata Rasulullah SAW, ‘dan jika engkau mau, pergilah kepadanya di rumah itu, dan tanyalah dia cerita itu!’

‘Tidak,’ jawabku, ‘aku percaya pada semua yang engkau katakan itu!”

Tersedia paket buku digital BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.

Keutamaan Shalawat untuk Rasulullah

Rasulullah S.A.W telah bersabda, “Malaikat Jibril, Mikail, Israfil, dan malaikat Izrail telah berkata kepadaku.” Kemudian beliau menerangkannya satu per satu:

Malaikat Jibril berkata, “Wahai Rasulullah, barangsiapa yang membaca shalawat kepadamu tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka saya akan membimbing tangannya, dan akan saya bawa dia melintasi titian (sirath) seperti kilat yang menyambar.”

Malaikat Mikail berkata, “Mereka yang bershalawat kepadamu akan kuberi mereka minum dari telagamu.”

Malaikat Israfil berkata, “Untuk mereka yang bershalawat kepadamu, aku akan bersujud kepada Allah S.W.T, dan tidak akan mengangkat kepalaku hingga Allah S.W.T mengampuni orang itu.”

Malaikat Izrail berkata, “Bagi mereka yang bershalawat kepadamu, akan kucabut ruh mereka dengan selembut-lembutnya, seperti aku mencabut ruh para nabi.”

Apakah kita cinta kepada Rasulullah S.A.W? Para malaikat telah memberikan jaminannya masing-masing untuk orang-orang yang bershalawat kepada Rasulullah S.A.W. Karenanya, jangan lepaskan kesempatan untuk bershalawat ke atas junjungan kita, Nabi Muhammad S.A.W. Mudah-mudahan kita menjadi orang-orang kesayangan Allah, Rasul, dan para malaikat.