Ciri-ciri Perempuan yang Tidak Patut Dijadikan Istri

Ciri-ciri Perempuan yang Tidak Patut Dijadikan Istri

BIBLIOTIKA - Setelah mempelajari ciri-ciri perempuan yang patut dijadikan istri, sekarang kita akan mempelajari beberapa ciri perempuan yang tidak patut untuk dijadikan istri.

Tentu saja dalam hal ini, secara logika, kita bisa langsung mencirikan sifat-sifat yang berkebalikan dari ciri-ciri perempuan yang layak dijadikan istri sebagai tanda dari ciri perempuan yang tidak layak untuk dijadikan istri. Namun kenyataannya tidak sesederhana itu. Ada beberapa poin lain yang perlu diperhatikan dalam hal yang satu ini. Berikut ulasannya…

Dia memiliki tubuh yang bungkuk

Dalam ajaran Kamasutra-nya Vatsyayana, perempuan yang bungkuk bukan hanya tidak enak dipandang dan terkesan tak mampu memberikan kepuasan fisik kepada pasangannya, namun juga tidak membawa keberkahan dalam hidup berumahtangga.

Dia pernah ternoda

Terlepas bagaimana pandangan kita terhadap perempuan yang telah ternoda, namun biasanya perempuan ini akan memiliki semacam perasaan yang amat rendah dalam menilai dirinya sendiri—atau justru sebaliknya—dia akan menaruh dendam kepada setiap lawan jenisnya. Hidup dengan jenis perempuan ini tak ubahnya seperti hidup dengan harimau. Mungkin dia tidak menggigit, namun mungkin pula dia akan menggigit.

Dia tidak menyukai kemurnian

Tidak menyukai kemurnian atau tidak menyukai kesucian, sama saja. Setiap perempuan tentunya memiliki naluri dasariah dalam hal mencintai segala sesuatu yang bersih, indah, murni dan suci. Apabila ada perempuan yang justru menunjukkan naluri yang sebaliknya, maka itu bisa disebut perempuan yang ‘tidak umum’ atau abnormal.

Dia sangat suka tidur

Orang-orang bijak seringkali menganalogikan sifat suka tidur sebagai sifat pemalas. Rasanya memang tak jauh jarak antara suka tidur dengan sifat pemalas itu. Karenanya, perempuan yang menunjukkan kesukaannya yang teramat besar kepada aktivitas tidur perlu diwaspadai karena bisa saja dia juga memiliki sifat pemalas.

Dia suka meninggalkan rumah

Ini biasanya adalah tipe perempuan yang suka kebebasan dan tidak ingin dikekang. Dia juga biasanya menyukai kemewahan, keglamouran, dan apabila telah bersuami, maka dia pun tak segan-segan untuk menghambur-hamburkan uang suaminya demi kesenangan dan kepuasan pribadinya.

Dia berpenyakit parah

Dia memiliki penyakit parah atau penyakit yang tidak sembuh-sembuh sampai dalam waktu yang lama. Ini tentu akan membuat suaminya menjadi repot dan menjadikan beban dalam berumahtangga.

Kalau salah satu tujuan orang menikah adalah karena menginginkan kebahagiaan dan ketenteraman, bisa saja perempuan ini justru akan membawa penderitaan dan kesusahan karena beban penyakit yang dibawanya.

Dia telah tercemar

Terserah bagaimana persepsi kita untuk mengartikan makna ‘tercemar’ ini. Bisa saja dia tercemar dalam arti pergaulannya yang rusak, atau bisa pula karakternya yang telah hancur di mata orang-orang lain, atau kesan-kesan sejenisnya.

Biasanya, tidak ada asap tanpa api, karenanya apabila seorang perempuan telah dianggap sebagai ‘tercemar’, maka biasanya memang ada hal-hal yang membuatnya kemudian dianggap ‘tercemar’ itu. Terlepas dari apakah dia benar-benar ‘tercemar’ ataukah tidak, perempuan ini perlu diwaspadai.

Dia memiliki lubang hidung di depan

Ini ciri yang paling khas. Kalau kebanyakan orang, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki dua lubang hidung yang menghadap ke bawah hingga orang biasanya tidak bisa melihatnya, maka perempuan dalam ciri ini memiliki lubang hidung yang menghadap ke depan hingga orang-orang yang berpapasan dengannya dapat melihat lubang hidungnya itu.

Ini memang ciri yang tidak umum, dan biasanya ciri tersebut menunjukkan kalau perempuan ini merupakan sosok yang tidak enak dilihat.

Tersedia paket buku digital BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.