Tips Menggunakan Kawat Gigi

Tips Menggunakan Kawat Gigi

BIBLIOTIKA - Kawat gigi, atau yang biasa disebut behel, pada saat ini tidak hanya berfungsi untuk merapikan gigi, tetapi juga telah menjadi bagian dari tren. Karenanya, banyak wanita sekarang yang menggunakan behel untuk giginya, dengan tujuan untuk mempercantik penampilan.

Nah, kalau Anda berencana menggunakan kawat gigi untuk tujuan merapikan gigi, berikut ini tip yang bisa Anda ikuti.

Temui dokter yang tepat

Tidak semua dokter yang dapat memasang kawat gigi. Hanya dokter gigi tertentu yang bisa memasangkan behel, yakni dokter spesialis orthodentis. Karenanya, pastikan dokter yang akan memasang behel pada gigi Anda benar-benar dokter yang tepat, agar hasilnya juga benar-benar tepat.

Gunakan karena kebutuhan

Seperti yang dibilang di atas, behel telah menjadi bagian tren pada masa sekarang. Padahal, pemakaian behel tidak semudah kelihatannya. Seharusnya, behel hanya digunakan untuk orang yang giginya memang rusak atau bermasalah. Karenanya, jika gigi Anda baik-baik aja, maka sebaiknya tidak perlu memakai kawat gigi.

Orang yang dapat memakai behel adalah mereka yang memiliki gigi yang letaknya tidak pada tempatnya, bertumpuk dan berjejal-jejal, tumbuh terlalu jarang sehingga ada celah di antara gigi, atau letaknya terlalu maju atau terlalu mundur. Fungsi behel adalah untuk merapikan gigi. Karenanya gunakanlah sesuai fungsinya.

Pilihlah jenis behel yang sesuai

Ada berbagai jenis behel yang dapat dipilih, yaitu yang terbuat dari metal, juga ada yang clear atau transparan yang berwarna seperti warna gigi. Untuk clear, bahannya bisa terbuat dari composite, porselin, atau plastik. Ada pula behel yang menggunakan penahan karet atau karet pengikat.

Apa pun jenis dan bahannya, pilihlah behel yang benar-benar cocok untuk Anda, dalam arti terasa nyaman saat Anda gunakan.

Perhatikan efek pemakaiannya

Perlu Anda ketahui, bahwa pemakaian kawat gigi bukannya tanpa efek tertentu. Akan timbul beberapa efek ketika Anda mengenakan kawat gigi, yaitu rasa sakit ketika pertama kali menggunakannya. Selain itu, jika Anda tidak menyikat gigi dan kurang dapat menjaga kebersihan mulut selama pemakaian behel, maka lubang gigi dan karang gigi akan cepat terjadi.

Kemudian, pemakaian kawat gigi juga memberikan efek pada jaringan lunak, terutama pada gusi, bibir, dan pipi, sehingga lebih mudah timbul radang gusi serta sariawan.

Jangan melanggar larangan

Sebelum mengenakan kawat gigi, ada beberapa tahapan yang mesti dilalui, yaitu membuat cetakan model gigi, memotret gigi, me-rontgen gigi, kepala, serta wajah pasien secara keseluruhan. Hal ini diperlukan agar semua perawatan benar-benar sempurna, karena biasanya keberadaan kawat gigi akan membuat wajah tampak berubah.

Karenanya, setelah kawat gigi terpasang, ada beberapa larangan yang tidak boleh dilanggar. Beberapa larangan itu adalah; mencoba melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang. Hal ini dapat mengubah susunan yang telah ditetapkan. Selain itu, memakan permen karet, permen keras, daging yang liat, keripik, atau kerupuk yang keras, juga dilarang.

Terakhir, jika ada bracket yang lepas atau kawat yang menusuk gigi, sebaiknya jangan diutak-atik sendiri, tetapi hubungi dokter untuk mengatasinya.

Tersedia paket buku digital BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.