Rahasia Cassanova

Rahasia Cassanova

BIBLIOTIKA - Anda tentu pernah mendengar, atau pernah membaca, atau setidaknya mengenal nama Cassanova. Dia adalah sosok legendaris yang namanya dikenang secara abadi karena pernah memacari lebih dari 2.000 (dua ribu) perempuan.

Meskipun ada cukup banyak literatur yang mengupas kisah perjalanan hidup si Cassanova ini beserta petualangan cintanya, namun nyaris tidak ada satu pun literatur yang menjelaskan tentang bagaimana taktik, teknik atau rahasia sukses Cassanova dalam menundukkan perempuan-perempuan yang kemudian jatuh ke dalam pelukannya itu. Dan kita tak pernah tahu…

Berpuluh-puluh tahun kemudian setelah Cassanova meninggal, ada lelaki lain yang juga memiliki ‘prestasi’ yang mirip dengan Cassanova. Lelaki Perancis ini berhasil memacari begitu banyak perempuan dari kalangan bangsawan dan putri-putri kerajaan di Perancis dan di Inggris. Namun berbeda dengan Cassanova yang memacari banyak perempuan dengan tujuan untuk kesenangan semata, lelaki Perancis ini menggunakan hubungannya dengan para perempuan itu dengan tujuan keuntungan bagi dirinya sendiri; dia menguras harta dari para perempuan yang dikencaninya. Karenanya tak heran kalau dia memilih ‘korban’nya dari kalangan jetset dan lingkungan bangsawan kerajaan. Karena tindak kejahatannya itu pula (dan juga karena terlibatnya sekian banyak nama penting di kalangan keluarga kerajaan Inggris dan Perancis) nama lelaki Perancis ini pun cenderung disembunyikan dari publik.

Namun, yang menggemparkan adalah, ketika persidangan terhadap lelaki ini diadakan atas tindak kejahatannya terhadap para perempuan itu, terungkap kalau lelaki ini bukanlah dari golongan kelas atas atau kaum bangsawan sebagaimana para perempuan korbannya. Lelaki ini dari kalangan biasa, dari golongan biasa, namun dia sanggup menundukkan begitu banyak perempuan dari kalangan bangsawan dan keluarga kerajaan, bahkan menguras harta mereka! Tentu saja ada begitu banyak orang yang kemudian bertanya-tanya; rahasia apa yang telah menjadikannya mampu melakukan hal semacam itu?

Ketika kemudian lelaki Perancis itu dipenjarakan, seorang wartawan Amerika, Doroty Dix, terbang dari Amerika ke Perancis hanya untuk menemui lelaki tadi—untuk menanyakan apa rahasia lelaki itu hingga sukses menaklukkan begitu banyak perempuan untuk jatuh ke dalam pelukannya.

Di dalam keremangan ruang tamu penjara, lelaki Perancis itu tersenyum kepada Doroty Dix dan menyatakan rahasianya. Dia berkata, “Aku berhasil menaklukkan para perempuan itu hanya dengan cara yang sangat mudah. Bila aku berbicara dengan seorang perempuan, maka aku mengajak perempuan itu untuk berbicara tentang dirinya sendiri.”

Itu adalah rahasia yang mudah, sebagaimana yang dinyatakan oleh lelaki Perancis tersebut, namun juga merupakan rahasia yang ‘berbahaya’, sekaligus sulit untuk dilakukan oleh orang-orang ‘awam’. Itu adalah intisari dari psikologi persuasi; cara menghadapi orang lain dengan sangat efektif sekaligus manis, dan rahasia bagaimana menyentuh untuk mengambil hati mereka.

Kevin Hogan, seorang pakar psikologi terkenal, menulis sebuah buku yang besar sekaligus tebal dengan judul The Psychology of Persuasion hanya untuk menjelaskan inti rahasia itu. Dale Carnegie, yang dianggap sebagai pakar komunikasi terbesar yang pernah dimiliki oleh sejarah, juga menulis sebuah buku yang sangat tebal berjudul How to Win Friends and Influence People, hanya untuk menjelaskan intisari rahasia itu.

Jadi, lelaki Perancis tadi berhasil ‘mencuri’ rahasia inti tersebut untuk digunakannya dalam menaklukkan para perempuan yang menjadi korbannya. Dan memang, baik lelaki apalagi perempuan, sangat suka jika diajak ‘berbicara tentang diri mereka sendiri’. Semua orang menyukai membicarakan dirinya sendiri, khususnya kaum perempuan, dan Cassanova yang legendaris itu pun kemungkinan besar menggunakan rahasia itu dalam menaklukkan setiap perempuan yang kemudian menjadi teman kencannya.

Tersedia paket buku digital BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.