Kepribadian Perempuan di Balik Warna Kulit

  Kepribadian Perempuan di Balik Warna Kulit

BIBLIOTIKA - Siapa yang pernah memberikan jaminan bahwa lelaki hanya menyukai jenis perempuan yang berkulit putih bersih atau kuning langsat?

Meskipun kebanyakan lelaki mungkin menyukai jenis perempuan yang nampak ‘bersih’ dengan kulit yang putih atau kuning, namun juga ada cukup banyak lelaki yang justru memiliki kecenderungan atau lebih menyukai sosok-sosok perempuan yang berkulit gelap atau berkulit hitam. Dalam soal selera, setiap kita selalu berbeda.

Nah, menyangkut warna kulit perempuan, ada rahasia yang berhubungan dengan titik gairahnya. Apa yang disebut sebagai ‘titik gairah’ ini seumpama sumbu yang apabila disulut maka akan menghasilkan api. Titik gairah atau titik erotis atau titik birahi biasanya berbeda pada setiap perempuan, khususnya pada perempuan yang memiliki jenis warna kulit yang berbeda. Menyangkut hal itu, berikut adalah ciri-ciri warna kulit perempuan, sekaligus rahasia menyangkut titik gairahnya.

(Catatan: ‘Titik gairah’ perlu diketahui oleh setiap suami, khususnya dalam hal pemanasan atau foreplay ketika melakukan aktivitas bercinta dengan pasangannya untuk dapat secara lebih baik dalam menyalakan api gairah pasangannya).

Jika dia berkulit kuning

Perempuan yang berkulit kuning memiliki titik gairah pada kedua pasang alisnya. Meskipun semua bagian tubuh perempuan merupakan titik-titik erotis yang membangkitkan gairahnya, namun perempuan yang berkulit kuning memiliki titik erotis yang lebih besar pada kedua alisnya. Apabila kedua alis itu mendapakan sentuhan atau cumbuan yang tepat, maka gairah yang semula padam pun akan segera menyala dan membara.

Titik tertinggi menyangkut gairahnya terjadi pada waktu tengah malam; dalam arti dia akan lebih mudah terbangkitkan gairahnya jika sentuhan pada kedua alisnya itu terjadi pada waktu tengah malam.

Sedangkan jika kulit kuning perempuan itu termasuk jenis kuning langsat, maka titik gairahnya terdapat pada sepasang pahanya. Untuk dapat menyalakan gairahnya agar membara, dia memerlukan sentuhan pada bagian ini. Sentuhan yang paling tepat adalah dengan menyentuh bagian kanannya terlebih dulu, kemudian bagian paha sebelah kiri.

Titik tertinggi gairahnya terjadi pada saat menjelang fajar. Karenanya, tidak heran kalau perempuan jenis ini sangat panas ketika bercinta pada waktu-waktu menjelang pagi.

Jika dia berkulit hitam

Tak jauh berbeda dengan perempuan yang berkulit kuning langsat, perempuan yang memiliki kulit hitam juga memiliki titik gairah pada pahanya, lebih khusus lagi pada pahanya yang sebelah kiri. Jika titik erotisnya itu disentuh dengan tepat—dengan sentuhan dari bagian bawah menuju ke atas—maka gairah sepadam apapun akan segera menyala dan membara.

Sedangkan apabila kulit hitam dari perempuan itu mengesankan ‘hitam manis’ alias bukan hitam legam, maka titik gairahnya berada di bagian kedua telinganya, lebih tepat lagi pada bagian belakang telinganya. Untuk menyentuhnya secara tepat, maka kedua telinganya itu memerlukan sentuhan ciuman yang disertai bisikan.

Titik gairah tertinggi pada perempuan berkulit hitam ini adalah pada waktu malam hari, namun mereka juga memiliki kepekaan yang sama pada waktu siang menjelang sore.

Jika dia berkulit putih

Perempuan yang memiliki kulit putih bisa dikatakan sebagai perempuan yang tak pernah padam nyala gairahnya. Dia memiliki titik gairah tertinggi pada hampir semua waktu; pagi, sore, siang maupun malam. Meskipun begitu, perempuan dengan kulit putih ini memiliki titik erotis pada bagian pipinya, khususnya bagian pipi yang dekat dengan telinga.

Meskipun pada waktu kapan pun dia memiliki kepekaan atau gairah yang sensitif, namun waktu yang paling tepat dalam merangsangnya adalah saat menjelang malam. Ciuman yang lembut pada pipinya biasanya akan langsung membakar gairahnya.

Jika dia berkulit kemerahan

Biasanya kulit kemerahan ini dimiliki oleh perempuan yang memiliki warna kulit putih. Titik gairah pada perempuan ini berada di dua tempat, yakni pada kedua matanya dan kedua payudaranya. Sekali dua bagian tubuhnya itu tersentuh, maka gairah yang sepadam apapun akan segera menyala dan berkobar.

Titik tertinggi menyangkut titik gairah itu terjadi pada waktu menjelang fajar. Karenanya, perempuan dengan tipe kulit yang kemerahan ini pun biasanya akan semakin menggebu bercinta ketika fajar hampir tiba.

Jika dia berkulit kehijauan

Semua bagian tubuh perempuan, sekali lagi, adalah wilayah yang semuanya peka pada sentuhan rangsangan. Namun perempuan dengan kulit berwarna kehijauan ini memiliki tempat atau titik gairah pada bagian kedua bahunya. Perempuan ini akan langsung bereaksi (gairahnya) bahkan ketika dia mendapat rangkulan atau sentuhan yang halus pada bagian bahunya itu.

Perempuan dengan warna kulit kehijauan juga merupakan tipe perempuan yang akan mau melakukan aktivitas percintaan di manapun selagi dia menginginkannya.

Titik tertinggi menyangkut titik gairahnya terjadi pada waktu menjelang tengah malam.

Tersedia paket buku digital BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.