Kepribadian Perempuan di Balik Bentuk Mulut (1)

 Kepribadian Perempuan di Balik Bentuk Mulut

BIBLIOTIKA - Ada adagium yang menyatakan bahwa lelaki memiliki satu mulut, tapi perempuan mempunyai dua mulut. Tentu saja maksud adagium itu bukanlah menyiratkan sesuatu yang berbau porno, tetapi maksudnya adalah bahwa perempuan biasanya lebih sering bicara (baca: cerewet) dibandingkan lelaki.

Tentu saja ada lelaki yang cerewet, namun perempuan yang cerewet jumlahnya lebih banyak. Karenanya, mulut atau bentuk mulut menjadi salah satu indikasi untuk menebak watak dan karakter seorang perempuan. Berikut ini penjelasannya…

Mulut yang bibir bagian atas dan bawahnya sama tebal

Bentuk mulut dengan bibir yang berukuran sedang atau sama antara bagian atas dan bawahnya biasanya menunjukkan bentuk mulut yang terbuka atau terangkat sedikit bagian atasnya. Nah, perempuan dengan bentuk mulut seperti ini biasanya merupakan sosok perempuan yang blak-blakan kalau berbicara, dan cenderung pedas bahasanya sehingga kerapkali ucapannya menyinggung perasaan orang lain.

Dia adalah tipe perempuan yang biasa disebut ‘judes’ karena kesan galak yang biasa ditampakkannya. Namun, meski mungkin nampak judes di mata sesama jenis, perempuan ini memiliki nilai yang berbeda di mata lawan jenisnya. Para lelaki menilai perempuan ini adalah sosok yang menantang dan menggairahkan, sekaligus menggoda lelaki untuk mendekat.

Perempuan tipe ini memiliki gairah yang menyala-nyala, pandai bermain cinta, dan tahu tentang apa yang diinginkan lelaki—dan dia pun memberikannya. Namun, meski sehebat apapun gairahnya terhadap seorang lelaki, perempuan ini bukanlah jenis perempuan yang setia.

Mulut yang bibir bagian btasnya lebih tipis dibanding bibir bawah

Bibir bagian atasnya terlihat tipis, sedang bibir bagian bawahnya terkesan lebih tebal. Biasanya, jenis mulut ini membuat kedua bibirnya jadi sering terbuka. Perempuan dengan bentuk mulut seperti ini biasanya merupakan tipe perempuan yang memiliki pendirian kuat dan pandai menyimpan rahasia.

Dalam pergaulan sehari-harinya, dia adalah sosok perempuan yang disukai oleh orang lain, baik sesama jenis maupun oleh lawan jenisnya. Dalam hubungan percintaan, dia adalah sosok yang mudah tergoda, gampang terhanyut oleh bujuk rayu, sekaligus mudah terangsang.

Dia memiliki tingkat gairah yang biasa-biasa saja, dan perempuan jenis ini biasanya sering putus cinta. Bukan karena dia tidak setia, namun karena selalu ada masalah yang datang dalam hubungan percintaannya.

Mulut yang bibir bagian bawahnya lebih tipis dibanding bibir atas

Kebalikan dari yang di atas, ini adalah bentuk mulut yang apabila pemiliknya tertawa maka akan menampakkan deretan gigi bagian depannya secara jarang-jarang. Perempuan dengan bentuk mulut seperti ini biasanya merupakan sosok perempuan yang pandai menyimpan rahasia. Dia jujur, juga suka terus-terang. Dia selalu tahu mana yang perlu disimpan dan mana yang perlu diceritakan kepada orang lain.

Namun, kekurangannya, perempuan ini kadang-kadang suka bicara melantur dan terkadang pula tidak mampu mengerem ucapannya hingga kadang-kadang ucapannya menyinggung perasaan orang lain.

Perempuan tipe ini biasanya memiliki gairah yang stabil, sekaligus selalu dapat membuat pasangannya bergairah. Memiliki semangat yang tinggi dalam bercinta, dan biasanya juga mendambakan pasangan yang sama semangatnya. Bagi perempuan tipe ini, aktivitas bercinta adalah sesuatu yang menyenangkan sekaligus memberikan kegairahan dalam hidup. Baginya, hidup akan menjadi hampa sekaligus sia-sia tanpa aktivitas bercinta.

Mulut yang sudut kedua bibirnya memiliki guratan ke bawah

Ini adalah tipe perempuan perayu, penggoda, dan menganggap cinta sebagai semacam permainan yang menyenangkan. Baginya, ukuran cinta bukanlah seberapa lama waktu yang ditempuh dalam sebuah hubungan, namun seberapa banyak orang yang telah masuk dalam pelukannya selama dalam jangka waktu tertentu. Dia bisa dikatakan tidak memiliki kesetiaan, dan dia memang memilih untuk tidak setia.

‘Keanehan’ perempuan yang satu ini barangkali karena tingkat gairahnya yang amat tinggi hingga menjadikannya ‘hobi’ bercinta. Dan memang, dia adalah sosok perempuan yang tahu betul bagaimana cara bercinta yang memberikan efek luar biasa bagi dirinya sendiri maupun kepada pasangannya. Dia adalah tipe petualang yang tahu bagaimana menjelajahi lahan petualangannya.

Namun, seliar dan sebinal apapun perempuan ini, bagaimanapun juga dia tetap akan menjadi pasangan yang baik dan setia—biasanya setelah menikah. Karena baginya, pernikahan adalah batas antara masa lalu dengan masa depan. Masa lalu mungkin gelap, namun ia pun berharap masa depan lebih terang.

Lanjut baca: Kepribadian Perempuan di Balik Bentuk Mulut (2)

Tersedia paket buku digital BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.