Mengambil Keputusan dengan Bantuan Kata-kata

Mengambil Keputusan dengan Bantuan Kata-kata

BIBLIOTIKA - Tidak jarang kita harus menghadapi sesuatu yang membuat kita bingung tak karuan, dan kita pun merasa tak tahu lagi apa yang harus kita lakukan. Yang lebih parah, kadang-kadang kita tidak bisa menyatakan masalah yang kita hadapi itu kepada orang lain untuk mendapatkan saran, nasihat atau bantuan karena kita merasa malu atau segan untuk menceritakannya.

Umpamanya seperti ini: kamu tengah naksir seorang cowok, tapi kamu tidak tahu apakah cowok itu naksir juga sama kamu ataukah tidak. Kamu ingin berusaha menunjukkan kepada cowok itu bahwa kamu menyukainya dan berharap ia memahami perasaan cintamu, tetapi kamu tidak tahu bagaimana caranya. Kamu juga tidak bisa curhat ke kawan atau sohibmu mengenai masalah itu karena kamu merasa malu dengan berbagai alasan.

Nah, apa yang harus kamu lakukan…?

Sesungguhnya, semua masalah yang kita hadapi telah memiliki solusinya, dan solusinya ada begitu dekat dengan diri kita. Kamu pasti pernah mendengar ungkapan terkenal yang menyatakan bahwa ‘segala penyakit pasti ada obatnya’. Nah, begitu pula dengan setiap masalah, problem, atau apapun yang membingungkan yang tengah kita hadapi, selalu saja ada solusinya, hanya saja kita mungkin belum menemukannya.

Lalu di mana solusinya itu? Solusinya ada pada diri kita sendiri, terselip di antara hamparan luas pikiran kita. Sesungguhnya, di dalam pikiran kita telah terdapat semua solusi untuk mengatasi setiap masalah yang kita hadapi, hanya saja kita perlu mengambil solusi itu terlebih dulu sebelum menggunakannya. Umpama menghadapi sebuah pintu yang terkunci, maka sesungguhnya kita telah memiliki ribuan anak kunci yang salah satunya dapat digunakan untuk membuka pintu yang terkunci itu. Hanya saja, karena kita memiliki begitu banyak anak kunci, biasanya kita justru menjadi kebingungan.

Nah, begitu pula dengan banyaknya pemecahan masalah yang kita miliki. Sesungguhnya kita memiliki begitu banyak cara, langkah dan segala bentuk pemecahan masalah untuk berbagai macam masalah. Hanya saja semuanya itu terkumpul secara acak di dalam pikiran kita, sehingga kita justru seringkali tidak mengenalinya.

Padahal, jika kita dapat mengenalinya dengan baik dan kemudian menggunakannya dengan sungguh-sungguh, maka kita pun akan dapat menyelesaikan masalah apapun yang kita hadapi. Jadi kuncinya di sini adalah mengambil simpulan yang tepat untuk menguraikan masalah yang tengah kita hadapi.

Bagaimana cara yang mudah untuk melakukan hal itu…? Salah satunya adalah dengan menggunakan majalah atau buku atau ensiklopedia atau bisa pula kamus.

Cara kerjanya adalah sebagai berikut: Umpama kamu sedang menghadapi suatu masalah seperti yang diilustrasikan di atas. Nah, ambillah sebuah buku, kemudian peganglah sesaat buku itu di tanganmu dalam keadaan tertutup. Setelah kamu merasa mantap, bukalah buku itu secara otomatis dan biarkan buku itu terbuka pada halaman berapa saja.

Setelah itu, lihatlah ke dalam halaman buku yang telah terbuka itu, dan tangkaplah sebuah kata dengan matamu. Fokuskan pandanganmu pada kata yang telah tertangkap di halaman buku itu dan terus fokuskan. Lalu lihatlah kata apa yang telah kamu tangkap itu.

Kalau kamu merasa kesulitan untuk dapat menangkap sebuah kata dari sebuah buku yang baru terbuka, kamu bisa menggunakan jari telunjukmu untuk menunjuk kata yang ada di dalam halaman buku itu. Jadi, begitu buku itu terbuka, segera tunjuklah satu kata di halaman buku itu dan kemudian lihat kata apa yang telah kamu tunjuk itu.

Setelah kamu mendapatkan sebuah kata yang kamu pilih itu (baik dengan menggunakan mata atau jari telunjuk) maka pikirkanlah makna dari kata tersebut. Umpama, kamu ternyata menangkap atau menunjuk kata yang berbunyi ‘Ponsel’. Kamu mungkin saja akan bingung dan memikirkan apa hubungan masalahmu dengan ponsel? Bagaimana pula sebuah ponsel akan dapat mengatasi masalahmu?

Nah, pikirkan dan terus pikirkanlah hubungan antara ponsel (kata ‘ponsel’ yang telah kamu tunjuk itu) dengan masalah yang sedang kamu hadapi, sampai kamu menemukan satu kaitan atau keterhubungan antara ponsel dengan masalahmu. Pikir dan terus pikirkan, cari dan terus carilah maknanya. Biasanya, setelah kamu menguras sedikit pikiran, kamu pun akan mulai melihat keterkaitannya.

Bisa saja kemudian kamu tiba-tiba berteriak, “Aaaah…! Aku tahu! Aku tahu! Kenapa nggak terpikir dari kemarin-kemarin, ya…???”

Mungkin kamu jadi menemukan solusi jitu bahwa cara untuk membuat cowok itu memahami perasaanmu adalah dengan mencoba berkirim SMS kepadanya, mencoba berbasa-basi menunjukkan perhatianmu kepadanya, menanyakan kabar atau keadaannya, bla-bla-bla… Ini masih berkaitan dengan ponsel, kan…?

Jadi, yang diperlukan di sini adalah kreativitasmu dalam memecahkan masalah dengan cara yang unik, dengan teknik yang berbeda, dengan jalan pikiran yang belum pernah kamu bayangkan sebelumnya. Selain akan membantumu menemukan banyak jawaban bagi setiap masalahmu, cara ini juga akan memacu kreativitas pikiranmu.

Tersedia paket buku digital BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.