Makan yang Tepat Bisa Meningkatkan Energi

Makan yang Tepat Bisa Meningkatkan Energi

BIBLIOTIKA - Masih merasa lapar meski sudah makan, atau merasa malas sesudah makan, atau sukar makan meski perut terasa lapar? Jika Anda mengalami hal yang semacam itu, mungkin metabolisme tubuh Anda bermasalah. Penyebabnya, bisa jadi pola makan Anda yang perlu diperbaiki. Makan yang benar akan jadi sumber energi yang sangat bagus sekali bagi Anda.

Nah, ada sejumlah kiat agar asupan makanan bisa efektif menjadi sumber energi:

Makanlah saat lapar dan berhentilah saat kenyang

Jika Anda makan saat perut lapar dan berhenti ketika kenyang, Anda akan memiliki cadangan energi yang sangat banyak. Sebaliknya, kalau Anda mengabaikan sinyal lapar saat perut harus diisi, energi Anda akan mudah lenyap. Jangan takut menguji-coba pola makan. Secara umum saja, manusia akan merasa lapar setiap empat jam.

Lantas, mana yang baik, makan tiga kali sehari atau enam kali dengan porsi yang lebih sedikit? Cobalah yang paling sesuai untuk kondisi perut Anda. Dalam dua hari, Anda akan menyesuaikan diri dengan pola makan tersebut.

Hindari makan besar yang kaya lemak

Lemak akan bertahan lama dalam perut, membuat darah menjadi lama untuk mencapai otak, otot, dan jaringan lain. Akibatnya, Anda akan merasa malas dan kekenyangan selama enam jam seusai makan.

Tinggalkan pola makan ‘selalu karbohidrat’

Kebiasaan menyantap karbohidrat di pagi hari mungkin perlu diperbaiki. Cobalah perlahan beralih ke makanan yang kaya protein, seperti susu, telur, atau ikan. Protein adalah sumber makanan yang memproduksi dopamine, zat yang bisa membuat Anda tetap bugar. Sebaliknya, karbohidrat membuat tubuh melepas serotonin, zat kimia dalam otak yang membuat orang menjadi mudah mengantuk dan malas.

Makanlah setidaknya seporsi makanan kaya zat besi

Zat besi membantu membawa oksigen ke jaringan dalam tubuh. Makanan kaya zat besi terdiri dari daging berwarna merah, putih, atau gelap, seperti ayam, bebek, kerang-kerangan, roti yang diperkaya zat besi, sereal, buah-buahan yang dikeringkan, dan juga biji-bijian.

Perhatikan konsumsi kopi dan alkohol

Alkohol adalah zat sedatif yang bisa membuat Anda terdehidrasi, sementara kopi mendorong Anda selalu ingin ke belakang dan pada akhirnya Anda menderita dehidrasi juga. Imbangi setiap gelas asupan kopi dan alkohol Anda dengan segelas air setiap hari.

Jangan makan terlalu sedikit

Perempuan biasanya makan sangat sedikit. Padahal, perempuan membutuhkan lebih banyak lemak dari yang mereka kira. Perempuan aktif dan yang berkarir, tetap dapat mempertahankan berat badan dengan asupan 2000 hingga 4000 kalori perhari.

Tersedia paket buku digital BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.