Tips Cerdas Belajar Cerdas (1)

 Tips Cerdas Belajar Cerdas

BIBLIOTIKA - Belajar secara tekun saja biasanya tidak cukup. Banyaknya materi yang harus dipelajari tidak jarang menjadikan kita suntuk dan kemudian malas untuk melanjutkan aktivitas belajar. Ketika hal semacam itu terjadi, maka aktivitas belajar pun menjadi terhenti.

Karenanya, selain belajar dengan tekun, kita juga perlu menyiasatinya dengan trik-trik yang cerdas, agar proses belajar kita jadi semakin baik dan aktivitas belajar kita jadi lebih menyenangkan. Berikut ini adalah tips-tips cerdas untuk dapat belajar secara lebih cerdas.

Suasana belajar yang nyaman

Sebisa mungkin, usahakan untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman. Yang dimaksud suasana belajar yang nyaman ini tidaklah harus bersih dan tenang atau steril dari gangguan apapun. Yang penting, Anda bisa merasa nyaman berada di dalam ruang belajar Anda, dan Anda betah belajar di dalamnya.

Menciptakan suasana belajar yang nyaman bisa dilakukan di manapun. Misalnya di kamar tidur Anda sendiri. Atau di halaman belakang. Intinya hanyalah Anda merasa senang saat berada di tempat atau suasana itu. Kalau misalnya Anda menggunakan kamar Anda sebagai tempat belajar, usahakanlah agar kamar Anda benar-benar nyaman selama Anda belajar di dalamnya.

Untuk tujuan itu, anda bisa menata kamar Anda seperti apapun yang Anda inginkan. Misalnya memasang foto-foto atau poster tokoh idola, menghiasi dinding kamar dengan piagam penghargaan atau kutipan kata-kata mutiara, dan lain-lain. Selain itu, usahakan agar penerangan di kamar juga sesuai dengan yang Anda inginkan—tidak terlalu terang, juga tidak terlalu gelap. Suhu ruangan juga bisa disesuaikan dengan keinginan Anda jika itu memang perlu.

Intinya, Anda harus merasa nyaman ketika berada di ruangan tempat Anda belajar di dalamnya, karena kenyamanan atau rasa nyaman ini akan ikut menentukan kualias belajar Anda. Jika Anda merasa nyaman saat belajar, maka hasilnya pun akan lebih baik.

Waktu belajar yang efisien

Waktu belajar yang efisien tidak ditentukan oleh waktu semata-mata, melainkan sepenuhnya ditentukan oleh diri Anda sendiri. Mungkin ada orang yang menyatakan bahwa waktu belajar yang bagus adalah saat malam hari. Tetapi Anda punya kebebasan untuk menentukan sendiri kapan waktu yang paling tepat dan paling efisien bagi Anda untuk belajar. Andalah yang menentukan sendiri kapan waktu yang efisien untuk belajar bagi Anda.

Karenanya, tentukanlah waktu belajar yang pasti, kemudian jadwalkan rencana belajar Anda. Setelah itu, tepatilah jadwal itu sekuat tenaga. Jika Anda telah menjadwalkan waktu sore hari dari pukul empat sampai pukul lima sebagai waktu belajar, tepatilah jadwal itu—dan jangan tergoda untuk melakukan hal lainnya selain belajar. Ini akan melatih kedisiplinan Anda, sehingga pada akhirnya nanti akan membentuk suatu pola kebiasaan yang positif.

Selain itu, dengan adanya waktu atau jadwal belajar yang tepat atau ditepati, Anda juga memiliki kesempatan untuk selalu mengerjakan tugas-tugas seawal mungkin. Jika Anda tidak memiliki jadwal belajar yang tepat, Anda biasanya akan cenderung menumpuk tugas-tugas yang datang dan kemudian baru mengerjakannya jika sudah harus dikumpulkan atau menjelang waktu deadline.

Kebiasaan semacam ini biasanya akan terus terjadi setelah Anda lulus dari sekolah atau kuliah, sehingga pada akhirnya juga akan menjadikan Anda sebagai orang yang tidak efektif di dunia kerja. Anda akan menjadi orang yang baru mengerjakan sesuatu jika sudah ditekan atau menjelang deadline.

Karenanya, mulailah untuk mengerjakan tugas-tugas seawal mungkin. Dengan mengerjakannya seawal mungkin dari waktu deadline, Anda akan memiliki waktu luang yang lebih banyak, sekaligus kesempatan untuk mengoreksi hasil tugas Anda jika ternyata terdapat kesalahan di dalamnya.

Belajarlah dengan aktif

Jangan puas hanya menjadi pelajar atau mahasiswa yang teoritis saja, atau hanya mengetahui sebatas teorinya saja. Hasil belajar Anda akan lebih optimal apabila Anda belajar sambil mempraktekkan apa yang telah Anda pelajari.

Sistem belajar dengan aktif atau belajar sambil praktek ini sudah terbukti berhasil diterapkan dalam banyak bidang pendidikan informal, seperti kursus bahasa asing, mengemudi, informatika, kursus menjahit dan sebagainya. Prinsipnya juga berlaku untuk bidang apapun yang Anda pelajari, termasuk belajar bicara di depan umum, belajar berenang dan lain-lain.

Karenanya, setiap kali Anda mempelajari sesuatu yang baru, cobalah untuk juga mempraktekkannya. Dengan cara itu, Anda tidak hanya akan semakin paham dengan apa yang telah Anda pelajari, tetapi Anda juga akan semakin menguasai isi materi.

Belajarlah dengan minat yang besar

Minat yang besar akan menghasilkan kualitas belajar yang lebih optimal. Inilah yang mendasari mengapa diadakannya penjurusan bidang semenjak masa SMA, atau dibuatnya berbagai fakultas di berbagai perguruan tinggi. Tujuannya adalah agar masing-masing orang dapat memasuki jurusan atau fakultas yang memang mengajarkan bidang ilmu yang disukai atau diminatinya.

Karenanya, sebaiknya Anda memiliki jurusan atau fakultas yang memang Anda sukai dan minati, sehingga proses belajar Anda pun lebih nyaman saat diikuti. Anda tentunya akan tersiksa jika menyukai aktivitas melukis namun masuk ke jurusan matematika—begitu pula sebaliknya. Tanpa minat yang besar, proses belajar tidak akan efektif, aktivitas belajar akan menjadi membosankan, dan hasilnya pun tentunya akan menjadi tidak optimal.

Baca lanjutannya: Tips Cerdas Belajar Cerdas (2)

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.