Tips Belajar untuk Persiapan Ujian (1)

Tips Belajar untuk Persiapan Ujian

BIBLIOTIKA - Siswa yang akan menghadapi ujian di sekolahnya itu tak jauh beda dengan atlit yang akan memasuki saat-saat pertandingannya. Semua atlit selalu berlatih setiap hari, tak peduli akan bertanding ataukah tidak, dan tingkat latihannya pun akan meningkat drastis ketika menjelang hari pertandingan.

Beberapa minggu sebelum hari H pertandingan diadakan, biasanya seorang atlit akan sangat sibuk. Dia akan semakin intens berkonsultasi dengan pelatihnya, meningkatkan kadar latihannya, juga mengelilingi dirinya dengan pakar-pakar olahraga yang digelutinya untuk satu tujuan yang pasti; meraih kemenangan, menjadi sang juara!

Siswa yang baik seharusnya juga seperti itu. Pada saat-saat hari biasa (bukan menjelang ujian), kamu bisa belajar dengan “ala kadarnya” dalam bentuk mereviu atau membaca-ulang pelajaran yang tadi siang kamu terima di sekolah, dengan tujuan agar otakmu menyerap pelajaran itu dengan lebih baik. Tetapi pada saat-saat menjelang ujian, proses belajarmu tentu harus ditingkatkan secara drastis, jika kamu memang menginginkan untuk menjadi yang terbaik.

Apa saja yang perlu dilakukan saat akan menghadapi ujian, dan bagaimana cara belajar yang baik untuk dapat mewujudkan keinginan menjadi yang terbaik…? Tip berikut ini akan memandumu meraih tujuan itu.

Buatlah perencanaan yang baik

Untuk kesekian kalinya, tidak ada orang yang bersemangat melakukan sesuatu jika tidak memiliki suatu motivasi di dalamnya. Semua orang yang rajin belajar juga memiliki motivasi dalam aktivitasnya. Karenanya, agar kamu semakin bersemangat dalam belajar, kamu pun harus memiliki motivasi yang akan menggerakkanmu. Untuk dapat memiliki motivasi itu, kamu bisa memulainya dengan membuat suatu rencana bagi dirimu sendiri.

Buatlah rencana yang baik, sekaligus realistis. Kalau misalnya saat ini kamu masuk sepuluh besar, kamu bisa merencanakan untuk menjadi lima besar atau tiga besar. Dengan adanya rencana ini, maka kamu akan lebih bersemangat dalam belajar, karena kamu telah memiliki motivasi atau tujuan. Siswa yang biasa berpikir, “Ah, yang penting aku bisa mengerjakan soal ujiannya,” biasanya tidak terlalu bersemangat dalam belajar, karena motivasinya juga sangat rendah (yang penting bisa mengerjakan soal ujian).

Dengan adanya motivasi yang cukup tinggi, kamu pun akan terdorong untuk belajar secara lebih tinggi atau lebih baik. Tetapi kamu juga harus menetapkan rencana yang realistis, karena rencana yang terlalu tinggi dan sulit diraih juga akan bisa mengecewakanmu ketika kamu tak berhasil meraihnya.

Siapkan catatan kecil

Konon, ini adalah resep ampuh yang selalu digunakan oleh orang-orang pintar sejak masa kecil mereka. Banyak tokoh yang diketahui melakukan tip yang satu ini, yang kemudian membawa mereka menjadi sosok yang “terbaik” di bidangnya. Jika kamu juga ingin menjadi yang terbaik di sekolahmu, tak ada salahnya untuk mencontoh mereka.

Caranya mudah. Yang perlu kamu lakukan hanyalah menyiapkan sebuah buku tersendiri—usahakan yang berukuran kecil atau tipis—kemudian jadikan buku itu sebagai tempat mencatat intisari-intisari pelajaran yang telah kamu peroleh. Ketika kamu mempelajari sebuah buku pelajaranmu, catatlah bagian-bagian yang penting dalam buku kecil tadi, hingga buku itu jadi semacam rangkuman yang penting.

Setelah semua hal penting terangkum di situ, kamu bisa membawa buku kecil itu kemana pun dan kamu bisa mempelajarinya kapan saja, dan dimana saja. Saat menemani kakakmu ke salon, misalnya, kamu bisa duduk di kursi dan membuka buku kecil itu sementara kakakmu memotong rambutnya.

Dengan cara yang mudah dan praktis seperti itu, kamu bisa membuktikan sendiri bahwa tingkat ingatanmu akan meningkat secara drastis dibanding sebelumnya. Segala sesuatu yang kita ingat dengan kuat adalah segala sesuatu yang kita lakukan secara berulang-ulang. Karenanya, ketika kamu terus mengulang-ulang membaca catatan-catatanmu di buku kecil itu, mau tak mau semua yang kamu baca dan kamu pelajari itu pun akan terpahat sangat kuat dalam ingatanmu.

Catat keterangan gurumu

Ketika mengajar, guru biasanya merasa perlu untuk menerangkan dan menjelaskan sesuatu yang telah tercatat di dalam buku. Keterangan itu biasanya bermaksud menjelaskan hal-hal yang mungkin belum jelas, atau menjelaskan sesuatu yang mungkin belum tercakup di dalam catatan.

Di sinilah perlunya mendengarkan penjelasan dan keterangan guru di kelas dengan baik, karena bisa saja keterangan yang diberikannya belum ada dalam catatan di buku. Agar proses mendengarkan keterangan dari guru ini bisa lebih efektif, siapkanlah buku kecil yang telah kamu miliki tadi, kemudian catatlah poin-poin penting keterangan gurumu yang memang belum ada di buku catatanmu.

Dengan cara ini, pengetahuanmu atas suatu pelajaran akan menjadi lebih lengkap, sekaligus akan membantumu lebih mudah dalam belajar nantinya.

Buatlah jadwal, dan disiplinlah

Sebagaimana yang telah dinyatakan di atas, aktivitas belajar di hari-hari biasa tentunya akan berbeda dengan aktivitas belajar saat menjelang ujian. Ketika akan menghadapi ujian, kamu perlu membuat jadwal baru dalam hal aktivitas belajarmu. Kalau biasanya kamu mungkin hanya menggunakan waktu satu jam untuk belajar setiap harinya, maka sekarang kamu bisa meningkatkannya sesuai dengan kapasitas kemampuanmu.

Sebenarnya, yang penting menyangkut pembuatan jadwal di sini bukanlah lamanya belajar semata-mata, tetapi efektivitasnya. Waktu belajar yang sampai lima atau enam jam, misalnya, belum tentu lebih bagus dengan waktu belajar yang hanya dua jam tetapi efektif. Untuk itulah kamu bisa menyesuaikan rencana jadwal belajarmu dengan dirimu sendiri.

Baca lanjutannya: Tips Belajar untuk Persiapan Ujian (2)

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.