Tiga Manfaat Penting Membaca

Tiga Manfaat Penting Membaca

BIBLIOTIKA - Secara sadar ataupun tak sadar, orang seringkali berpikir apa manfaat atas suatu perbuatan atau aktivitas yang akan dilakukannya. Begitu pula dengan aktivitas membaca. Orang yang merasa malas membaca, atau yang tidak menyukai aktivitas membaca, biasanya adalah orang yang belum menemukan manfaat membaca, khususnya bagi dirinya sendiri.

Sebaliknya, orang yang mencintai membaca, atau bahkan sampai tergila-gila pada membaca, biasanya juga orang yang telah menemukan manfaat dari aktivitas itu. Karenanya, kalau kita ingin dapat menumbuhkan dan meningkatkan kecintaan terhadap aktivitas membaca, tak ada salahnya kalau kita juga mempelajari manfaatnya terlebih dulu.

Berikut ini adalah delapan manfaat yang dapat kita peroleh dari aktivitas dan kecintaan membaca.

Memperluas wawasan dan pengetahuan

Selalu beda antara orang yang banyak membaca dengan orang yang jarang atau tidak pernah membaca. Dengan membaca, kita akan menjadi tahu banyak hal, tentang apa saja dan berbagai macam persoalan. Membaca majalah otomotif akan menambah wawasan kita terhadap dunia otomotif. Membaca buku sejarah akan memperkaya pengetahuan kita atas suatu perjalanan sejarah, dan lain-lain.

Selain memperluas dan memperdalam pengetahuan, banyak membaca juga membuat seseorang jadi cerdas atau semakin cerdas, karena aktivitas membaca merangsang otak dalam mempertajam pemikiran atau analisis. Banyak buku-buku yang mengajak pembacanya untuk berpikir serius, memberikan informasi serta pengetahuan-pengetahuan, juga menjawab aneka macam pertanyaan.

Proses membaca buku semacam itu akan dapat menumbuhkan serta membentuk jaringan syaraf baru yang mempengaruhi perkembangan otak sehingga menjadikan seseorang lebih cerdas dan lebih mampu menangkap pengetahuan baru.

Banyak membaca juga meningkatkan kepekaan berbahasa, karena segala yang kita baca tidak pernah lepas dari unsur tata bahasa, gramatika, dan hal lainnya yang terkait dengan ilmu bahasa.

Meningkatkan kemampuan imajinasi

Imajinasi adalah bayangan atau khayalan yang kita bentuk di dalam pikiran untuk membayangkan atau menciptakan gambar-gambar (lukisan, kejadian, karangan). Imajinasi dapat membantu hidup kita dalam menghadapi dan menyikapi hidup.

Meskipun bisa dibilang setiap orang dapat menciptakan imajinasi, tetapi orang yang banyak membaca akan lebih memiliki kemampuan ini. Imajinasi yang dibentuk dari pengetahuan dan wawaan karena aktivitas membaca akan lebih terarah karena imajinasi itu dibangun dan didasarkan dari pengetahuan.

Melalui imajinasi yang dibangun di atas pengetahuan ini, kita akan mampu menciptakan solusi atau penyelesaian dari berbagai masalah yang ada atau yang kita hadapi, karena imajinasi merupakan ide-ide yang berkembang. Imajinasi juga mendorong kita untuk mencapai cita-cita yang kita inginkan, karena ide-ide di dalam benak kepala kita akan terus memotivasi kita. Imajinasi ini pulalah yang akan menjadi semacam jembatan penghubung antara motivasi dan pencapaian keinginan kita.

Selain itu, imajinasi juga mengembangkan jalan pikiran kita menjadi lebih kreatif. Kita bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada dengan imajinasi yang terarah. Belajar dari pengalaman orang lain (melalui buku-buku yang kita baca) atas masalah-masalah yang sama atau hampir sama seperti yang kita hadapi akan bisa memperkaya batiniah dan memberikan alternatif jalan keluar.

Mendorong kreativitas berpikir

Sebagaimana yang telah disinggung di atas, membaca dapat mendorong kemampuan kita untuk berpikir secara kreatif. Lebih dari itu, membaca juga dapat membantu kita untuk menemukan hal-hal baru yang berbeda dari sebelumnya atau dari biasanya.

Dengan banyak membaca, kita akan dapat berinovasi atau mendayagunakan kreativitas tertentu menjadi cara atau nilai baru yang berbeda dari sebelumnya.

Misalnya, kalau selama ini kita biasa belajar di malam hari, bisa saja kita menemukan cara lain dalam hal belajar yang lebih efektif. Bisa saja kita menemukan buku yang memberikan ide mengenai cara dan waktu belajar yang lebih efektif yang dapat disesuaikan dengan karakter diri kita, dan kemudian kita mencoba mempraktekkan cara itu.

Atau, bisa pula, dengan membaca kita jadi menemukan suatu metode ampuh untuk mengatasi rasa marah. Kalau dulu biasanya kita selalu merasa jengkel apabila menghadapi sesuatu yang tidak disukai, bisa saja kita kemudian menemukan buku yang mengajarkan cara mengendalikan kemarahan dan sekaligus cara mengobatinya. Inilah yang disebut sebagai penemuan baru yang sebelumnya tidak pernah kita tahu.

Pendeknya, membaca menjadikan kita terdorong untuk berpikir secara kreatif, menemukan sesuatu yang pada mulanya belum diketahui, dan meningkatkan kemampuan kita atas sesuatu.

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.