Problem Seputar Virus Handphone dan Solusinya

Problem Seputar Virus Handphone dan Solusinya

BIBLIOTIKA - Tanya jawab berikut ini hanya ilustrasi untuk memudahkan pemahaman serta mendapatkan gambaran mengenai hal-hal yang bisa menjadi problem atau masalah seputar virus handphone, serta solusi yang dapat dilakukan.

Problem:

Pada handphone yang saya gunakan muncul tulisan yang aneh, sekaligus muncul folder yang juga sama anehnya. Apakah itu merupakan virus? Karena semenjak munculnya tulisan serta folder yang aneh itu, handphone saya jadi tidak bisa menerima atau mengirim data. Apabila digunakan untuk berinternet sering mati. Bagaimana solusinya?

Solusi:

Kemungkinan besar itu adalah virus. Untuk menghapusnya, lakukanlah scan kartu memori handphone dengan menggunakan aplikasi antivirus yang terbaru atau yang sudah di-update.

Apabila virus tersebut juga ada di dalam kartu memori internal handphone, maka sebaiknya hapus saja semua data yang ada di dalamnya. Seringkali virus-virus semacam itu mengubah data-data yang ada menjadi berekstensi hidden files sehingga tidak dapat dibaca. Cara menghapus data dalam kartu memori internal adalah dengan mengklik: MENU \ SETTING \ MASTER RESET.

Problem:

Saya menggunakan handphone Nokia yang ber-OS S40. Apakah handphone saya memiliki kemungkinan untuk terkena virus apabila dihubungkan dengan komputer?

Solusi:

Kemungkinannya selalu ada untuk dapat tertular virus dari komputer, namun virus tersebut biasanya hanya bekerja pada lingkungan sistem operasi Windows. Jadi, dalam hal ini, handphone menjadi media penyebaran virus dari satu komputer ke komputer lainnya (setelah dihubungkan dengan komputer yang lain).

Problem:

Saya heran dengan handphone yang saya gunakan. Setiap pagi bisa dikatakan handphone saya mengirim MMS sendiri tanpa saya ketahui. Mengapa hal semacam ini bisa terjadi?

Solusi:

Handphone yang mengirim MMS sendiri seperti kasus di atas tersebut biasanya terjadi karena handphone telah terserang oleh virus. Virus yang pernah dikenal karena melakukan ‘pekerjaan’ semacam itu adalah virus CommWarrior. Cara menghapusnya adalah dengan menggunakan aplikasi NetQin.

Problem:

Memori handphone saya sepertinya telah terkena virus. Apa yang harus saya lakukan? Apakah harus memformat ulang? Bagaimanakah caranya agar data-data saya di dalam memori handphone tersebut tidak hilang karena diformat ulang?

Solusi:

Cobalah untuk menggunakan antivirus terlebih dulu untuk membasmi virus yang ada di dalam memori handphone. Bisa digunakan antivirus dari Kapersky, Mobile Security atau yang lain.

Format ulang adalah cara yang paling terakhir dilakukan, apabila memang virus yang ada tersebut tidak dapat dihilangkan dengan menggunakan aplikasi antivirus. Agar data-data di dalamnya tidak hilang karena format ulang, pindahkanlah terlebih dulu data-data itu ke komputer.

Caranya, sebelum diformat ulang, salinlah data yang ingin disimpan ke dalam komputer dengan menggunakan card reader. Lalu format ulanglah memori handphone. Setelah itu salin kembali data-data dari komputer ke dalam kartu memori kembali.

Problem:

Saya menggunakan PDA yang masih dalam kondisi standar. Nah, pada kondisi standar seperti ini, apakah program antivirus sudah terinstal di dalamnya? Kalau belum, antivirus apa saja yang dapat diinstal untuk PDA saya? Kemudian, bisakah PDA saya diinstal berulang-ulang sebagaimana komputer?

Solusi:

Pada kondisi standar, aplikasi antivirus biasanya belum diinstal ke dalamnya. Beberapa antivirus yang dapat di-download untuk diinstal di antaranya adalah Airscanner Mobile Antivirus dan Symantec Mobile Security Suite (bisa di-download dari situs mereka). Hingga saat ini bisa dikatakan belum ada virus yang berbahaya bagi sistem operasi Windows Mobile, sehingga penggunaan aplikasi antivirus pun belum terlalu dibutuhkan.

Sistem operasi pada PDA dapat diinstal berulang-ulang sebagaimana layaknya komputer, namun sebaiknya lakukan penginstalan ulang apabila memang diperlukan saja.

Problem:

Sebagaimana komputer, handphone pun sekarang juga rentan terkena virus. Nah, bagaimana sih ciri-ciri handphone yang terkena virus itu?

Solusi:

Tergantung pada virusnya. Ada virus yang berusaha menjangkiti handphone lain dengan melalui bluetooth yang diaktifkan. Untuk jenis virus ini, maka setiap kali handphone diaktifkan bluetooth-nya, maka ia pun akan segera menyebar ke handphone-handphone lain yang juga aktif bluetooth-nya.

Ada pula virus yang merusak atau mengubah tampilan logo operator di layar handphone. Kemudian ada juga yang mengubah tampilan gambar folder di dalam handphone. Yang paling parah adalah virus yang kerjanya mengirim MMS tanpa diketahui oleh pemiliknya.

Problem:

Saya menggunakan handphone yang dilengkapi dengan memori eksternal. Nah, setelah saya menghubungkan memori eksternal tersebut dengan komputer, folder di dalam memori tersebut tidak dapat dibuka oleh handphone saya. Yang muncul justru folder-folder kosong yang tidak pernah saya buat sebelumnya. Kalau folder-folder ini saya hapus, sesaat kemudian muncul kembali.

Apakah kartu memori eksternal saya terkena virus? Bagaimana cara mengatasinya? Dan kalau saya memasukkan kartu memori eksternal yang lain, apakah nantinya juga akan tertular virus itu?

Solusi:

Kemungkinan besar memang kartu memori tersebut telah terkena virus, dan virus itu didapatkan dari komputer yang pernah dihubungkan dengan memori eksternal tersebut. Jadi di sini yang memiliki virus adalah komputer dan bukan handphone-nya.

Untuk menghapus virus yang ada di kartu memori, bisa dengan memformat ulang kartu memori tersebut atau men-scan kartu memori tersebut dengan program antivirus yang sesuai. Karena virus tersebut berada di komputer dan bukan di handphone, maka kemungkinannya handphone tidak akan menulari kartu lain apabila dimasuki kartu memori eksternal lain.

Problem:

Saya sering menggunakan handphone saya untuk dijadikan sebagai modem. Apakah hal semacam itu ada pengaruhnya bagi handphone saya? Selain itu, apakah handphone yang dijadikan modem seperti itu dapat terkena virus?

Solusi:

Pada umumnya, handphone yang sering dijadikan modem menjadi cepat panas pada hardware-nya. Contoh yang paling sering terjadi adalah baterai handphone yang jadi menggelembung. Kalau memang sering berinternet hingga dalam waktu yang relatif lama, sebaiknya gunakan modem biasa saja.

Handphone yang dijadikan modem tentu saja tidak dapat terkena virus, tetapi komputer yang digunakan untuk berinternet tetap saja dapat terkena virus.

Dapatkan banyak e-book bermanfaat secara mudah dan aman. Baca penjelasannya di sini.