Perpustakaan Sekolah dan Minat Baca Siswa

 Perpustakaan Sekolah dan Minat Baca Siswa

BIBLIOTIKA - Undang-undang nomor 25 tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (Propenas) menjelaskan bahwa perpustakaan merupakan sumber daya pendidikan yang penting dalam upaya meningkatkan kualitas Pendidikan Prasekolah, Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dalam Renstra Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Departemen Pendidikan Nasional disebutkan bahwa kegiatan pokok dalam upaya peningkatan kualitas Pendidikan Prasekolah, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah di antaranya adalah peningkatan penyediaan penggunaan dan perawatan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk buku dan alat peraga pendidikan, perpustakaan dan laboratorium bagi sekolah negeri dan swasta secara bertahap.

Apabila konsep tersebut telah terwujud, maka betapa pentingnya perpustakaan di sekolah sehingga merupakan pusat sumber belajar yang begitu besar dalam mendapatkan berbagai informasi dan pengetahuan. Fungsi perpustakaan sekolah dengan demikian tidak dapat dipandang remeh. Sekolah harus menyadari betul tentang hal ini sehingga:

Sekolah akan berusaha mengembangkan perpustakaannya karena informasi dan pengetahuan baru lebih cepat berkembang dibanding dengan apa yang telah ada di sekolah.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat, maka guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber belajar bagi peserta didik namun beralih fungsi untuk memfasilitasi belajar mengajar peserta didik.

Membangun perpustakaan sekolah yang bermutu membutuhkan dana yang cukup besar, berbagai aspek perpustakaan yang harus dipenuhi, meliputi status perpustakaan, ruang perpustakaan, tenaga terampil, sarana dan prasarana, koleksi, layanan, pengguna perpustakaan, dana, dan lain-lain.

Pemerintah seharusnya menyediakan sarana tersebut dan hal itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam pengembangan perpustakaan sekolah agar berfungsi sebagaimana mestinya.

Perpustakaan menjadi jantung suatu lembaga pendidikan, yang memiliki kekuatan dan kemampuan yang langsung mempengaruhi hasil pendidikan serta menentukan masa depan pendidikan itu sendiri. Perpustakaan sebagai pusat kegiatan belajar, sehingga mutu perpustakaan menentukan mutu pendidikan di suatu lembaga pendidikan.

Perpustakaan dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperluas dan menghidupkan pembelajaran. Dengan mengoptimalkan peran dan fungsi perpustakaan sekolah, otomatis akan memupuk dan meningkatkan minat baca peserta didik.

Minat baca akan menjadi budaya baca yang dapat meningkatkan kualitas generasi muda ke arah yang lebih baik lagi dan tentunya dapat meningkatkan kualitas bangsa. Jika para pustakawan dan guru bekerja sama, maka pesrta didik akan mencapai tingkat literasi, kemampuan membaca, belajar, memecahkan masalah serta keterampilan teknologi informasi dan komunikasi yang lebih tinggi.

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.