Pembuatan Proposal dan Pihak Pemberi Bantuan (2)

Pembuatan Proposal dan Pihak Pemberi Bantuan

BIBLIOTIKA - Biasanya, dana yang disumbangkan dari pihak institusi pemerintah untuk organisasi-organisasi ini telah diatur oleh kebijakan institusi bersangkutan. Ada institusi yang memberikan bantuan dananya secara sekaligus yang dihitung pertahun untuk setiap organisasi, ada pula yang memberikannya secara ‘mencicil’ tergantung pada acara yang diselenggarakan oleh organisasi bersangkutan.

Institusi yang memberikan bantuannya secara sekaligus biasanya memberikan bantuan dana dalam jumlah yang besar sekaligus, dan setelah itu pihak organisasi yang menerimanya harus dapat mengalokasikan sejumlah dana bantuan itu untuk membiayai program kerja mereka selama satu tahun ke depan.

Sedangkan institusi yang memberikan bantuan dananya secara reguler biasanya memberikan bantuan dana yang lebih kecil, dan bantuan ini diberikan setiap kali suatu organisasi mengirimkan proposal permintaan bntuan dana kepada mereka. Jumlah yang diberikan untuk jenis sumbangan ini bisa ditetapkan berdasarkan kuota tertentu dari institusi tersebut, atau bisa pula diperhitungkan dari prosentase jumlah total yang dibutuhkan oleh pihak organisasi yang meminta bantuan.

Mengapa institusi pemerintah semacam Pemkot atau Pemkab mengalokasikan sejumlah dana untuk membantu organisasi semacam itu? Jawabannya juga ada beberapa, di antaranya adalah yang berikut ini:

Pihak pemerintah di suatu daerah (entah Pemkab ataupun Pemkot) tentunya akan merasa senang kalau di daerahnya sering diadakan kegiatan-kegiatan atau acara-acara yang positif dan mencerdaskan atau setidaknya mendidik masyarakat. Karenanya mereka pun sengaja mengalokasikan sejumlah dana untuk membantu organisasi-organisasi ini agar mereka terus giat mengadakan acara yang positif bagi masyarakat di daerah institusi itu berada.

Sumbangan yang diberikan oleh pihak institusi pemerintah itu bisa merupakan wujud dukungan dari pemerintah (kota ataupun daerah / kabupaten) terhadap keberadaan organisasi-organisasi yang hidup di dalam lingkungan pemerintahannya.

Dana yang dilakokasikan untuk memberikan bantuan kepada organisasi-organisasi itu biasanya diambil dari hasil pajak daerah, dan alokasi dana untuk bantuan tersebut sudah merupakan bagian dari kebijakan pemerintah bersangkutan bahwa sekian persennya diperuntukkan untuk membantu keberlangsungan organisasi yang hidup di daerah tersebut.

Berdasarkan alasan-alasan di atas, maka institusi pemerintah biasanya cukup selektif dalam memberikan bantuannya kepada suatu organisasi. Maksudnya, mereka akan lebih menyukai memberikan bantuan kepada organisasi yang hidup dan beroperasi di daerah mereka daripada organisasi yang berada di daerah lain.

Begitu pun, mereka lebih menyukai mendukung acara-acara atau kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di daerah mereka daripada acara-acara yang diselenggarakan di daerah pemerintahan lain atau di luar daerah pemerintahan mereka.

Jadi, kalau Anda memiliki organisasi di Surabaya dan ingin menyelenggarakan suatu acara di Surabaya, maka sebaiknya kirimkan proposal Anda ke pemerintah kota Surabaya; ini tentu memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk memperoleh bantuan dibanding kalau seumpama Anda mengirimkannya kepada pemerintah kota Yogyakarta.

Pihak perorangan

Selain perusahaan dan pihak institusi pemerintah, pihak lain yang terkadang juga memberikan bantuan dana adalah pihak-pihak perorangan. Pihak-pihak perorangan yang juga memberikan bantuan dana untuk suatu organisasi biasanya adalah para pengusaha (khususnya pengusaha yang besar), para pejabat, konglomerat, ataupun orang-orang tertentu lainnya yang dianggap mampu memberikan bantuan dana.

Tentu saja bantuan yang diberikan oleh pihak perorangan ini biasanya lebih kecil dibandingkan dana bantuan yang diberikan oleh pihak institusi pemerintah atau suatu perusahaan. Namun bukan mustahil pula kalau suatu saat ada perorangan yang memberikan jumlah bantuan dana yang lebih besar dibanding perusahaan atau institusi pemerintah. Hal ini biasanya tergantung pada kecenderungan si pemberi bantuan dana tersebut.

Baca lanjutannya: Pembuatan Proposal dan Pihak Pemberi Bantuan (3)

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.