Panduan Membuat Proposal Permintaan Bantuan Dana untuk Pribadi

Proposal Permintaan Bantuan Dana untuk Pribadi

BIBLIOTIKA - Berbeda dengan proposal pengajuan dana yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat atau suatu organisasi, pengajuan proposal bantuan dana yang diperuntukkan bagi pribadi biasanya membutuhkan persyaratan-persyaratan lain yang lebih khusus.

Yang dimaksud dengan proposal pengajuan dana untuk pribadi adalah proposal yang dikirimkan kepada suatu lembaga, perorangan, perusahaan ataupun instansi, yang mana bantuan dana tersebut dibutuhkan untuk keperluan pribadi, semisal untuk berobat, untuk keperluan studi atau melanjutkan pendidikan, ataupun untuk tujuan menyambung hidup sehari-hari.

Namun, yang paling banyak dan paling umum di antara contoh di atas adalah proposal pengajuan bantuan yang dikirimkan untuk keperluan melanjutkan studi atau pendidikan.

Sebagaimana yang telah kita tahu, di Indonesia ada suatu organisasi atau lembaga yang dikenal dengan nama GNOTA atau Gerakan Nasional Orangtua Asuh. Lembaga ini berisi para dermawan atau hartawan (baik dari kalangan pengusaha ataupun non pengusaha) yang memang ingin menyumbangkan sejumlah dana pribadi untuk keperluan membiayai anak-anak dari keluarga yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikannya.

Nah, gerakan atau lembaga ini mensyaratkan suatu prestasi tertentu bagi anak yang mereka biayai pendidikannya.

Persyaratan proposal untuk bantuan pribadi

Bagi para siswa ataupun mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi namun memiliki prestasi yang cukup membanggakan dapat berharap banyak dengan adanya lembaga-lembaga orangtua asuh yang saat ini sudah cukup banyak berdiri di Indonesia ataupun di luar negeri. Lembaga-lembaga ini banyak mengucurkan dana milik mereka untuk beasiswa-beasiswa bagi siswa ataupun mahasiswa yang memiliki prestasi bagus namun kurang mampu secara ekonomi.

Persyaratan utama untuk bisa mendapatkan beasiswa semacam ini adalah adanya prestasi. Ini bisa dibilang sebagai persyaratan utama. Prestasi yang dimaksudkan di sini bisa berbentuk prestasi sekolah ataupun prestasi di luar sekolah.

Nah, beberapa perusahaan atau instansi yang biasa memberikan bantuan beasiswa semacam di atas itu di antaranya adalah perusahaan rokok Gudang Garam, Yayasan Supersemar, dan lembaga-lembaga lainnya. Informasi untuk mendapatkan beasiswa dari perusahaan atau lembaga-lembaga tersebut bisa diperoleh dari alamat-alamat lembaga bersangkutan.

Selain itu, informasi mengenai program beasiswa ataupun bantuan dana untuk siswa atau mahasiswa tersebut dapat pula diperoleh di sekolah atau di perguruan tinggi tempat siswa atau mahasiswa bersangkutan menuntut ilmu.

Syarat-syarat umum proposal pribadi

Apabila kita ingin memperoleh dana bantuan yang dimaksudkan untuk melanjutkan studi atau meneruskan pendidikan, maka kita bisa mengirimkan proposal bantuan dana tersebut kepada perusahaan-perusahaan atau instansi-instansi tertentu (baik di dalam kota ataupun di luar kota) dengan melengkapi syarat-syarat umum yang biasanya ada dalam sebuah proposal permintaan bantuan dana yang bersifat pribadi.

Berikut ini adalah syarat-syarat umum tersebut yang perlu dilampirkan dalam proposal permintaan dana bantuan yang kita kirimkan:

Surat keterangan berprestasi, baik di sekolah ataupun di luar sekolah. Untuk hal ini kita bisa melampirkan surat keterangan langsung dari pihak sekolah tempat kita menuntut ilmu, atau bisa pula dengan melampirkan piagam atau sertifikat penghargaan atas suatu prestasi yang pernah kita peroleh.

Surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan oleh instansi terkait.

Syarat-syarat khusus proposal pribadi

Sedangkan syarat-syarat khusus untuk persyaratan adiministrasinya adalah sebagai berikut:
  1. Mengajukan surat permohonan atau proposal.
  2. Menuliskan secara jelas dan lengkap mengenai prestasi yang pernah diperoleh, baik di sekolah ataupun di luar sekolah. Dalam hal ini bisa menggunakan fotokopi rapor setiap cawu atau semesternya. Bisa pula dengan melampirkan data nilai, NEM, ataupun surat keterangan langsung dari Kepala Sekolah atau Rektor Universitas.
  3. Melampirkan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat yang ditandatangani oleh Ketua RT, Ketua RW, Kepala Desa atau Lurah, serta Camat di daerah setempat.
  4. Melampirkan surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan atau disahkan oleh Kepala Sekolah.
  5. Melampirkan daftar riwayat hidup.
  6. Melampirkan fotokopi KTP, kartu pelajar atau identitas diri lainnya yang masih berlaku.
  7. Melampirkan fotokopi kartu keluarga.
  8. Melampirkan fotokopi akta kelahiran.

Penjelasan teknis tambahan

Untuk surat permohonan atau proposal, surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat dan dari kepala sekolah serta daftar riwayat hidup haruslah asli dan bukan fotokopi. Apabila menggunakan fotokopi, maka usahakan untuk memperoleh legalisir dari instansi yang berwenang untuk menguatkan keabsahannya.

Masukkan semua dokumen dan hal-hal penting lainnya yang bersangkutan ke dalam sebuah amplop yang bersih dan rapi. Untuk pengirimannya bisa menggunakan jasa pos ataupun dapat diantarkan sendiri ke kantor lembaga, perusahaan, organisasi ataupun instansi yang dituju.

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.