Panduan Membeli Handphone dan Memilih Operator

Panduan Membeli Handphone dan Memilih Operator

BIBLIOTIKA - Ketika televisi swasta mulai booming beberapa tahun yang lalu, mata kita pun akrab dengan berbagai iklan yang bermunculan di sela-sela acara televisi yang mengiklankan berbagai macam barang. Tentu saja tujuan dari iklan-iklan itu adalah untuk menarik calon konsumen (dalam hal ini para pemirsa televisi) agar membeli produk mereka.

Karena begitu intensnya iklan-iklan itu ditayangkan di televisi, maka disadari ataupun tidak, masyarakat pun kemudian mulai mengenal budaya konsumtif; mereka ingin dapat membeli dan memiliki banyak hal dan banyak barang yang ditampilkan dan diiklankan di televisi itu. Dari sinilah kemudian munculnya kampanye yang kemudian disebut sebagai ‘smart buyer’, yakni ajakan untuk membeli secara cerdas, bukan hanya karena tergiur oleh iming-iming iklan.

Nah, bagaimana menerapkan ‘smart buyer’ ini dalam halnya dengan rencana pembelian handphone dan segala hal yang berkaitan dengannya? Berikut ini adalah ulasan dan tips-tips yang dapat digunakan:

Cara aman membeli handphone

Ingin membeli handphone, atau ingin mengganti handphone lama dengan yang baru? Jangan buru-buru datang ke toko dan langsung pilah-pilih, karena bila tidak hati-hati, Anda bisa terkecoh. Berikut ini adalah kiat-kiat aman dalam membeli handphone:

Kenali dulu handphone macam apa yang ingin Anda beli, pilihlah sesuai dengan jenis yang diinginkan.

Biasanya, tidak semua fitur yang ditawarkan sesuai dengan yang diperlukan, karena itu seleksilah terlebih dulu.

Carilah informasi tentang spesifikasi handphone dan harganya, baik di majalah, koran, maupun situs-situs di internet. Atau juga bisa bertanya pada seseorang yang dipercaya.

Kenalilah harga di pasaran dari produk itu sebagai perbandingan, jangan sampai Anda menjadi bulan-bulanan pedagang yang hanya memanfaatkan ketidaktahuan konsumen.

Pastikan handphone yang dibeli itu bergaransi sesuai dengan vendornya masing-masing, dan pastikan nomor serinya sesuai seperti yang tertulis di kartu garansi.

Lebih amannya, sebaiknya Anda membeli di counter-counter resmi vendor, karena dijamin Anda akan membeli produk dengan spesifikasi dan harga yang benar.

Tips pintar memilih operator

Bagi Anda yang sudah lama menggunakan handphone, mungkin memilih operator bukan lagi masalah. Tapi bagi yang baru menggunakan handphone dan belum terlalu mengenal karakter masing-masing operator, perlu kiranya tahu bagaimana cara yang baik dalam memilih operator untuk handphone yang dimiliki.

Nah, jika Anda kebetulan baru menggunakan handphone dan masih bingung dalam memilih operator yang akan dipakai, cermati saja tips berikut ini:

Tentukan dulu apakah akan memakai kartu prabayar atau pascabayar. Jika pemakaian perbulannya di bawah Rp. 100.000,- lebih baik pakai saja kartu prabayar karena kini pulsa isi ulang tersedia dengan aneka pilihan harga, dari Rp. 10.000,- sampai Rp. 500.000,-

Jika pemakaian pulsa perbulan lebih dari Rp. 200.000,- perbulannya, pertimbangkan untuk memakai kartu pascabayar, karena perhitungan pulsanya yang jauh lebih murah. Kalau mau jeli, tarif pulsa prabayar disetel secara flat, dan itu meng-cover biaya abonemen dan fasilitas roaming, namun ditutupi dengan iming-iming bebas roaming.

Untuk menentukan operator mana yang cocok, selidiki dulu mana sinyal dari operator yang paling kuat di sekitar rumah Anda. Jangan sampai mengalami blank-spot justru di rumah sendiri.

Karena tarif tiap operator sebenarnya hampir sama satu sama lain untuk pelanggan pascabayar, pilihlah layanan tambahan apa dari operator yang sekiranya cocok dengan kebutuhan Anda. Misalnya diskon pada hari-hari libur atau yang lainnya.

Dapatkan banyak e-book bermanfaat secara mudah dan aman. Baca penjelasannya di sini.