Panduan Lengkap Menyusun Proposal (2)

 Panduan Lengkap Menyusun Proposal

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Panduan Lengkap Menyusun Proposal 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

Nama kegiatan

Nama kegiatan bisa dianggap sebagai semacam judul dari suatu kegiatan atau progam kerja yang ingin diadakan tersebut. Tentu saja nama kegaitannya itu haruslah memiliki hubungan dengan program kerja atau acara dan kegiatan yang dilangsungkan.

Contoh:

Nama Kegiatan

Kegiatan ini bernama Training of Trainer Pengembangan Pengetahuan Ekonomi Mahasiswa.

Tema kegiatan

Kalau nama kegiatan bisa dikatakan sebagai semacam judul dari acara yang diadakan, maka tema kegiatan lebih layak kalau dibilang sebagai semacam jiwa atau ruh dari pelaksanaan suatu acara atau kegiatan tersebut.

Contoh:

Tema Kegiatan

Kegiatan ini bertemakan “Pembangunan Ekonomi Daerah pada Era Kebangkitan Enterpreneur Muda Indonesia dan Konglomerasi Koperasi yang Demokratis dan Berkeadilan”.

Landasan kegiatan

Landasan kegiatan bisa menggunakan suatu undang-undang tertentu, atau program kerja dari organisasi yang menyelenggarakan acara itu, bisa pula menggunakan suatu hari besar tertentu yang berkaitan dengan acara atau agenda yang dilaksanakan, atau bisa pula untuk memperingati sesuatu.

Contoh:

Landasan Kegiatan

Kagiatan ini berlandaskan pada undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang otonomi daerah dan undang-undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian.

Waktu dan tempat kegiatan

Acara yang diadakan yang dituangkan di dalam proposal itu haruslah jelas kapan waktu penyelenggaraannya serta dimana tempat atau lokasi penyelenggaraannya. Hal ini bukan saja akan menjadi penguat dari proposal tersebut, namun juga bisa dijadikan sebagai semacam bukti valid bahwa acara atau kegiatan tersebut memang benar-benar ada.

Contoh:

Waktu dan Tempat

Kegiatan ini akan dilaksanakan insya Allah pada:
Hari / tanggal: Senin / 28 Januari 2008
Waktu: Pukul 08.00 pagi sampai selesai
Tempat: Kampus Fakultas Ekonomi UNB, Jln. Sriwijaya No. 35 B Jakarta

Maksud dan tujuan kegiatan

Tentu saja sebuah acara atau suatu program kegiatan memiliki motivasi atau maksud dan tujuan dari penyelenggaraannya. Adanya motivasi atau maksud dan tujuan ini akan menguatkan acara tersebut, sehingga acara itu akan berkesan memang memiliki dasar maksud dan tujuan yang pasti dan bukannya asal diselenggarakan.

Ingatlah selalu bahwa pihak yang dimintai untuk membantu acara itu akan memikirkan apakah acara itu sesuai dengan visi mereka ataukah tidak. Karenanya usahakan agar selalu mencantumkan maksud dan tujuan dari kegiatan acara atau program kerja itu sehingga pihak penerima proposal dapat mempertimbangkan secara matang ketika membaca isi dari proposal tersebut.

Contoh:

Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia koperasi dengan titik berat pada pembinaan kewirausahaan, ketrampilan berbisnis dan keahlian manajemen sebagai kader-kader usahawan muda. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih mahasiswa dan masyarakat dalam mengembangkan jiwa wirausaha, sekaligus mempersiapkan mahasiswa untuk mendapatkan penguasaan manajemen dan ketrampilan bisnis sebagai bekal tambahan sebelum terjun ke masyarakat.

Peserta kegiatan

Kebanyakan acara atau suatu program kegiatan yang diadakan oleh sebuah organisasi adalah suatu acara yang hanya melibatkan para anggota organisasi tersebut, atau bisa pula acara yang melibatkan masyarakat luas atau golongan tertentu di luar organisasi mereka. Cantumkan hal tersebut secara jelas di dalam proposal, karena ini akan mempengaruhi besar kecilnya dari dana yang akan disumbangkan oleh si penerima proposal.

Sebagai misal, kalau suatu acara hanya akan dimanfaatkan oleh sekelompok kecil orang saja (misalnya hanya melibatkan para anggota organisasi itu), maka calon penyumbang pun biasanya hanya akan memberikan jumlah sumbangan yang kecil. Lain halnya kalau suatu acara melibatkan orang banyak atau masyarakat umum yang acaranya dibuat dengan cukup besar, maka calon penyumbang pun akan pikir-pikir kalau hanya mengulurkan bantuan yang kecil jumlahnya.

Contoh:

Peserta Kegiatan

Acara ini diikuti oleh mahasiswa ekonomi, serta masyarakat luas yang interes dengan dunia perekonomian Indonesia.

Panitia acara/kepanitiaan

Sebuah acara tentu saja melibatkan sejumlah orang yang menjadi panitia dari acara atau kegiatan itu. Di dalam sebuah proposal, pemberitahuan mengenai siapa-siapa saja yang terlibat sebagai panitia acara dapat disebutkan secara langsung, atau dapat ditulis atau dilampirkan secara terpisah.

Berikut ini adalah contoh penulisan kepanitiaan dalam proposal yang dilampirkan secara terpisah:

Kepanitiaan

Terlampir

Baca lanjutannya: Panduan Lengkap Menyusun Proposal (3)

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.