Panduan Lengkap Menyusun Proposal (1)

  Panduan Lengkap Menyusun Proposal (1)

BIBLIOTIKA - Proposal berisi permohonan dana untuk suatu kelompok atau organisasi yang dikirimkan kepada suatu instansi atau perusahaan disebut sebagai proposal umum. Disebut sebagai proposal umum karena kepentingan dari proposal itu bukanlah untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk suatu kelompok (organisasi) atau untuk sekelompok masyarakat.

Kalau proposal yang kirimkan oleh pribadi atau perorangan dititikberatkan pada dokumen-dokumen yang diperlukan semisal surat keterangan dari sekolah dan tempat tinggal atau desa orang yang bersangkutan, maka proposal umum yang dikirimkan oleh suatu organisasi penitikberatannya pada isi proposal tersebut yang harus benar-benar dibuat secara seksama.

Proposal umum memiliki kandungan sistematika yang bisa dikatakan baku, yang mana dalam hal ini perlu ada dalam setiap proposal yang dikirimkan agar proposal tersebut benar-benar lengkap kandungan isinya. Penulisan proposal umum ini juga harus menggunakan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar (menggunakan EYD atau ejaan yang disempurnakan) dan pola penyusunannya juga harus disesuaikan dengan kebijakan dari instansi atau perusahaan yang akan menerima proposal trsebut.

Secara umum, isi sebuah proposal yang profesional memiliki poin-poin berikut ini:

Kop surat organisasi

Proposal yang dikirimkan oleh sebuah organisasi akan lebih terkesan profesional apabila di dalam proposal tersebut dibubuhkan kop dari organisasi bersangkutan, setidaknya pada halaman surat dan halaman awal dari proposal tersebut. Jadi, sebuah proposal memang tidak mewajibkan akan adanya kop surat organisasi ini, namun alangkah lebih baiknya apabila kop organisasi ini dicantumkan.

Pencantuman kop organisasi ini bisa pada seluruh halaman proposal, atau bisa pula hanya pada halaman surat dan halaman awal proposal.

Contoh:

KOMUNITAS PRAKTISI PENDIDIKAN
(KPP) JAKARTA UTARA
Sekretariat: Jln Progo Jakarta Utara 50000
Telp. 021.0285.4632 - Email: kp2@yahoo.com

Judul Proposal

Yang dimaksud dengan judul proposal ini adalah tidak jauh beda dengan judul artikel, yang mana judul tersebut menyiratkan dari isi proposal yang dikirimkan tersebut. Judul ini akan menyiratkan secara sekilas mengenai isi dari proposal tersebut, dan menjelaskan secara tersirat apakah isi dari proposal itu merupakan suatu acara insidental ataukah suatu program kerja yang memang telah terjadwal.

Contoh:

PROJECT PROPOSAL

KOMUNITAS PRAKTISI PENDIDIKAN
(KPP) JAKARTA UTARA
PROGRAM KERJA 2006 / 2007

Pendahuluan

Bagian pendahuluan ini bisa berisi kalimat pembuka atau salam perkenalan yang ditujukan kepada pihak penerima proposal. Sebagaimana surat biasa pada umumnya, atau perkenalan pada umumnya, tentu saja bagian pendahuluan ini haruslah sopan serta dapat memberikan kesan positif bagi si penerima proposal.

Pembukaan atau kata-kata awal yang baik dalam sebuah proposal dapat membuat si penerima atau si pembaca proposal menjadi berminat untuk membaca isi proposal itu secara lebih lanjut untuk mengetahui isi dari proposal itu.

Contoh:

Maju mundurnya sebuah negara sangat tergantung pada kualitas yang dimiliki oleh para generasi muda dan masyarakatnya. Karenanya, pemerintah dan organisasi-organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab besar untuk terus memajukan dua hal tersebut (generasi muda dan masyarakat) dengan segala sumber daya dan dana yang dimiliki. Dan masing-masing daerah, baik di kota maupun di kabupaten, juga memiliki kewajiban yang sama dalam mengembangkan pemuda dan masyarakatnya.

Komunitas Praktisi Pendidikan (KPP) Jakarta Utara adalah suatu wadah yang didirikan untuk menunjang pengembangan dan kemajuan seperti yang disampaikan di atas. Wadah ini bertujuan untuk mengupayakan kemajuan para pemuda dan mendidik masyarakat untuk terus melaju seiring dengan perkembangan dan kemajuan jaman yang tak bisa lagi ditahan-tahan saat ini.

Dasar pemikiran

Dasar pemikiran atau latar belakang pemikiran adalah sesuatu yang melatarbelakangi dari dibuatnya suatu acara, kegiatan atau program kerja yang dituangkan dalam sebuah proposal. Dasar pemikiran ini merupakan hal penting serta vital dalam sebuah proposal, karena pihak penerima proposal biasanya akan melihat latar belakang dari acara atau kegiatan ataupun program kerja yang ingin dibantunya.

Akan lebih baik kalau dasar pemikiran atau latar belakang pemikiran ini masih bersinambungan kalimatnya dengan kata-kata pendahuluan sebelumnya.

Contoh:

Era globalisasi membawa kita pada suatu jaman yang sangat kompetitif dan dinamis, dan itu harus disikapi bukan hanya dengan kearifan dan kebijaksanaan, namun juga dengan pendidikan dan pengetahuan yang memadai. Dan di sinilah Komunitas Praktisi Pendidikan (KPP) Jakarta Utara akan membantu proses pendidikan serta kemajuan pengetahuan masyarakat itu, dengan cara mengadakan acara-acara tertentu yang bermanfaat bagi pendidikan masyarakat, menerbitkan jurnal dan buletin-buletin ilmu pengetahuan yang bisa diambil manfaatnya oleh para pemuda dan masyarakat, serta menyelenggarakan program-program kerja lain yang ditujukan untuk mengembangkan intelektualitas pemuda dan masyarakat Jakarta Utara, pada khususnya, dan Kota Jakarta pada umumnya.

Memasuki pergantian kepengurusan tahun ini, Komunitas Praktisi Pendidikan (KPP) Jakarta Utara telah menyusun kepengurusan baru, dan juga telah menyusun program-program kerja untuk satu tahun mendatang.

Baca lanjutannya: Panduan Lengkap Menyusun Proposal (2)

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.