Meramal dengan Menggunakan Benda

Meramal dengan Menggunakan Benda

BIBLIOTIKA - Selain meramalkan sesuatu dengan menyandarkannya pada identitas kelahiran seseorang, maka kita pun dapat meramalkan sesuatu dengan menggunakan benda-benda yang berwujud, semisal koin, ampas teh atau kopi, kartu remi atau kartu tarot, dan lain-lainnya.

Bedanya, kalau ramalan yang berhubungan dengan identitas kelahiran seseorang biasanya ditujukan untuk meramalkan kepribadian dari orang itu, maka peramalan dengan menggunakan benda-benda yang berwujud biasanya bertujuan untuk menentukan suatu pilihan dari dua atau beberapa pilihan yang tengah dihadapi.

Seperti yang telah dinyatakan di atas, ada cukup banyak macam benda yang dapat digunakan sebagai sarana untuk meramal, namun kita hanya akan mempelajari beberapa saja yang paling mudah digunakan dan yang paling praktis. Berikut ini uraiannya…

Menentukan pilihan dengan koin

Penggunaan koin sebagai ‘alat bantu’ dalam memutuskan sesuatu sudah dilakukan orang semenjak berabad-abad yang lalu. Tentu saja keputusan-keputusan yang disandarkan pada koin ini adalah keputusan-keputusan sulit yang memang tidak bisa diputuskan dengan cara yang biasa. Umpamanya, malam ini kamu berencana menemui kekasihmu, namun langit sepertinya akan turun hujan.

Nah, kamu jadi bingung untuk memutuskan apakah kamu akan berangkat ke tempat kekasihmu ataukah akan menunda keinginanmu. Jika kamu nekat berangkat, kamu khawatir hujan akan turun dan kamu pun khawatir penyakit flu-mu akan kambuh lagi. Tetapi jika kamu memutuskan untuk tidak berangkat, kamu merasa akan menyesal karena kamu tidak akan bisa bertemu dengan kekasihmu.

Kamu ragu-ragu dan tak juga bisa memutuskan pilihan atau keputusanmu. Kamu juga tidak bisa memastikan apakah hujan akan benar-benar turun ataukah tidak. Lebih dari itu, kamu juga bukan pawang hujan yang dapat menghentikan hujan sesuai dengan kehendakmu. Jadi, kamu ragu-ragu dan semakin ragu-ragu, antara mau berangkat menemui kekasihmu atau tidak.

Nah, di sinilah kamu bisa menggunakan koin untuk membantu keputusanmu. Jadi, penggunaan koin untuk menentukan suatu pilihan ini adalah untuk pilihan yang memang tidak bisa kamu putuskan dengan cara yang biasa kamu lakukan. Fungsinya tentu lebih pada ketenangan hati karena setidaknya kamu telah memilih sesuatu.

Cara menggunakan koin untuk tujuan tersebut adalah seperti ini:

Ambillah koin apa saja yang sesuai seleramu. Lebih bagus kalau koin itu agak berat atau terasa di tangan (tidak terlalu ringan). Kemudian, tentukan pilihanmu atas masing-masing keping atas dan keping bawah dari koin itu. Kalau kamu putuskan bahwa keping bagian atas adalah keputusan untuk ‘Ya’, maka keping bagian bawah adalah untuk keputusan ‘Tidak’.

Setelah kamu mantap memberikan keputusan atas masing-masing bagian dari keping koin tersebut, genggamlah koin itu di tanganmu, lalu lemparkan dengan tenang ke udara. Tangkap koin itu di telapak tanganmu, dan lihat apa yang nampak di depan matamu. Jika keping yang terlihat di matamu adalah yang telah kamu putuskan sebagai ‘Ya’, maka kamu bisa berangkat menemui kekasihmu. Namun jika sebaliknya, maka kamu pun bisa menunda keinginanmu dan biarlah malam ini kamu nikmati dengan cukup meneleponnya, dan hanya mendengar suaranya.

Dengan cara seperti ini, maka kamu pun akan tenang, atau setidaknya kamu akan dapat mengurangi kegelisahanmu. Lebih dari itu, keputusan yang kamu ambil melalui bantuan koin itu biasanya merupakan keputusan yang tidak akan membuatmu menyesal.

Penggunaan koin sebagai alat bantu untuk memutuskan sesuatu ini dapat pula digunakan ketika kamu tengah menghadapi dua pilihan yang sama-sama sulit (bahkan lebih sulit dibanding kasus di atas). Umpamanya, suatu malam kamu harus menemui dua orang yang menurutmu sama-sama penting dan kamu tidak bisa membagi waktu untuk keduanya. Dua orang yang harus kamu temui itu sama-sama menginginkan pertemuan jam delapan malam, tidak bisa kurang dan juga tidak bisa lebih dari waktu itu.

Kamu bingung, ragu-ragu dan tak bisa memutuskan salah satunya karena menurutmu keduanya sama-sama penting. Kamu juga akan merasa tidak tenang jika memilih salah satunya dengan meninggalkan yang lain. Ketika menghadapi pilihan yang membingungkan seperti ini, kamu bisa kembali menggunakan koin sebagai alat bantu untuk membantumu memutuskan mana yang akan kamu pilih, orang yang mana yang akan kamu temui.

Cara penggunaannya sama saja dengan cara di atas, hanya kali ini masing-masing bagian dari keping koin itu ditentukan sebagai ‘Si A’ atau ‘Si B’ (nama kedua orang yang akan kamu temui itu). Setelah kamu menentukan masing-masing orang di setiap bagian keping, genggamlah koin itu di tanganmu sesaat, kemudian lemparkan ke udara.

Tangkap dan lihat hasilnya. Jika yang terlihat di matamu adalah bagian keping ‘Si A’, maka temuilah si A. Jika sebaliknya, maka lupakanlah si A dan datangilah si B. Dengan cara yang sederhana ini, kamu akan bisa tenang melakukan apa yang akan kamu lakukan, dan setidaknya kamu akan dapat mengurangi perasaan tidak nyamanmu. Dan sepertinya, keputusan yang diambil melalui koin itu pun akan membawamu kepada sesuatu yang benar-benar kamu sukai.

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.