Mengenal Komputer dan Harddisk untuk Pemula

Mengenal Komputer dan Harddisk untuk Pemula

BIBLIOTIKA - Komputer dan harddisk bisa dibilang dua hal dalam satu paket. Apa arti sebuah komputer jika tidak ada harddisk? Sebaliknya, harddisk baru bisa dimanfaatkan secara optimal jika tersambung komputer. Berikut ini adalah uraian mengenai pengenalan komputer dan harddisk, yang mungkin akan berguna bagi orang yang masih baru mengenal komputer.

Cara melihat isi sebuah komputer

Pada dasarnya ada dua cara untuk melihat isi komputer, yaitu dengan menggunakan fasilitas My Computer atau dengan menggunakan Windows Explorer. Di bawah ini akan diulas satu persatu.

My Computer

Satu jendela My Computer secara sekaligus akan membantu kita untuk melihat isi dari suatu folder atau disk drive. Ikon My Computer bisa kita temukan di desktop komputer. Ketika ikon tersebut di-klik dua kali, maka akan muncul satu tampilan jendela yang akan menampilkan ikon-ikon yang menunjukan berbagai drive yang terhubung ke komputer seperti harddisk, drive CD ROM, floppy disk, flash disk, atau juga drive jaringan.

Daftar file dan folder yang tersimpan di dalamnya juga bisa dilihat dengan meng-klik ikon tersebut. My Computer juga memberikan akses ke dalam beberapa system tools, misalnya ke Control Panel dan lain-lainnya.

Windows Explorer

Jendela Windows Explorer memberikan fasilitas untuk melihat seluruh isi komputer dalam satu daftar. Windows Explorer ini dapat dibuka dengan menggunakan menu Start yang ada di bagian ujung bawah sebelah kiri desktop komputer. Fasilitas ini menampilkan dua jendela yang bersebelahan.

Jendela sebelah kiri memuat daftar drive, folder dan jaringan atau koneksi internet, sedangkan jendela di sebelah kanan menampilkan isinya. Melakukan pemindahan, pengkopian atau juga membuang file dan folder dalam Windows Explorer sangat mudah dilakukan.

Pada Windows Explorer, seberapa banyak informasi yang ingin dilihat pada jendela di bagian kanan dapat dikontrol dengan menggunakan perintah-perintah yang ada pada menu View. Misalnya, apabila pilihan Details Link di-klik, maka kita akan bisa mengkustomisasi urutan file berdasarkan nama atau jenis file dengan cara meng-klik judul kolom.

Mengenali dan memahami harddisk di komputer

Para pemakai komputer biasanya sering mendapatkan kasus kehilangan data akibat berbagai macam kerusakan atau kesalahan pemakaian, baik software maupun hardware. Sebagian besar mereka menganggap bahwa kesalahan dan kerusakan data sebagian besar sukar diselamatkan. Sementara itu berbagai informasi yang berkembang di dunia komputer sering membingungkan bagi pemakai komputer yang masih awam.

Ketidakakuratan data dan kurangnya pengetahuan secara teknis seringkali mengakibatkan kasus kehilangan data sangat merugikan perusahaan atau pihak-pihak lain yang begitu terlibat dengan komputer namun masih tergolong awam dalam menggunakannya.

Berikut ini adalah hal-hal yang berkaitan dengan harddisk dan seputar kerusakan data yang bisa Anda kenali pada komputer Anda:

Semakin banyak data digital yang disimpan pada harddisk saat ini. Artinya, media harddisk rata-rata digunakan menyimpan 500 kali lipat jumlah data yang disimpan daripada harddisk yang diproduksi sepuluh tahun yang lalu. Kapasitas harddisk yang semakin besar dan semakin kecilnya ukuran harddisk berbanding lurus dengan risiko kerusakan dan kehilangan data. Presisi mekanis dalam pembuatan harddisk menjadi unsur kritis dalam penyelamatan data.

Data yang disimpan dalam harddisk menjadi sebuah kebutuhan mutlak saat ini. Sebagian data penting seperti data pasien rumah sakit, tesis universitas, data finansial bank, data penggajian dan data gaji adalah contoh sebagian data yang memerlukan penanganan dan perawatan ekstra ketat.

Efisiensi dan efektivitas proses penyimpanan data secara digital menjadi pilihan mutlak bagi perusahaan-perusahaan besar dan menengah. Bahkan, konsumen personal pun saat ini sebagian besar mempercayakan sistem penyimpanan datanya pada harddisk komputer.

Sistem back-up dan tindakan preventif pencegahan kerusakan data tidak menjamin keamanan seratus persen. Kebanyakan pemakai komputer terlalu mempercayakan sistem back-up untuk menjaga apabila terjadi kerusakan secara mekanik dan software atas data yang mereka simpan. Dengan kata lain, back-up tetap saja tidak menjamin seratus persen penyelamatan data.

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.